Assisten III Pemkot Prabumulih Tinjau Langsung Beberapa Titik Lokasi Banjir

Walikota Prabumulih melalui Asisten III bidang Pemerintahan Umum Setda Kota Prabumulih Drs. Amilton didampingi Kepala Dinas Kominfo Drs. Mulyadi Musa, M.Si meninjau langsung lokasi banjir. Senin 1/5/2023

Tokoh Pemuda Kritisi Pelaksanaan Festival Pacu Perahu di Tebo

Pelaksanaan Festival Pacu Perahu yang dilaksanakan di Danau Riak Tebakang, Desa Cermin Alam Kabupaten Tebo Provinsi Jambi pada 26-27 April 2023 lalu, menyisakan banyak kritikan.

Lantik Puluhan Pejabat, Sekda : Pejabat Dilantik Harus Bisa Mengemban Amanah Sebaiknya

sebanyak 25 pejabat di lingkungan Pemkot Prabumulih, khususnya eselon III dan eselon IV. Termasuk, lurah dan kasek dilantik ulang karena tidak hadir pada pelantikan sebelumnya.

Pj Wako Prabumulih Salurkan Bantuan Untuk Dua Korban Kebakaran di Patih Galung dan Karang Raja

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com — Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran, Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih H Elman ST MM turun langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan ke korban kebakaran di dua lokasi berbeda yakni di Kelurahan Karang Raja dan Kelurahan Patih Galung, Jumat (01/3/2024). 



Menurut informasi dilapangan, sebelumnya telah terjadi kebakaran hebat pada bulan Januari lalu menyebabkan tiga orang sempat dirawat di RS Pertamina, dan menyebabkan 4 rumah bedeng hangus terbakar di belakang Mayonzipur 2/SG komplek DKT, Jumat dini hari, 12 Januari 2024, sekitar pukul 02.30 WIB.






Ketiga korban sempat menjalani perawatan, akibat luka bakar. Yaitu, Muktar Abdul Gani (48 tahun), Yuni Susanti (46 tahun), dan Hasnah (14 tahun).



Namun, karena luka dialami cukup parah, akhirnya Muhtar Abdul Gani sempat dirujuk ke RS Palembang. Karena lukanya dikategorikan berat akhirnya korban tersebut meninggal dunia. 



Kemudian ditempat berbeda pada pekan lalu, 24 Februari 2024 sekitar pukul 18.00 WIB kebakaran juga dialami oleh Wahyu Saputra (33), warga Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur yang menghanguskan rumahnya yang ditaksir  menimbulkan kerugian ratusan juta. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, hanya ada kerugian materil.






Lantas dalam hal ini, Pj Walikota Prabumulih didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Heriyanto, Lurah dan Camat setempat yang turut dalam rangka berbela sungkawa dan memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran.



"Bencana ini tentu menjadi pelajaran bagi kita semua masyarakat termasuk saya. Artinya, kita harus waspada dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kita ketahui bersama, bahwa kita tidak menginginkan bencana ini terjadi. Maka dari itu, pesan saya terus waspada dalam beraktivitas," kata Pj Walikota Prabumulih, H Elman ST disela-sela memberikan bantuan kepada korban kebakaran.



Adapun bantuan yang diberikan diantara peralatan rumah tangga, pakaian sekolah anak-anak serta uang tali asih yang diberikan langsung kepada korban kebakaran atas nama Wahyu yang berlokasi di Kelurahan Karang Raja serta Rahmad Awaludin, Yuni Susanti dan Maria Ulfa berlokasi di Kelurahan Patih Galung. 






“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa langsung digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kita akan upayakan untuk membantu meringankan beban warga yang sedang terkena musibah," ujarnya.



Lebih lanjut, Elma menuturkan bantuan yang akan di serahkan ini akan bertahap sehingga bisa ringankan beban kepada korban yang tertimpa musibah.



“Ini adalah Komitmen kami Pemerintah Kota Prabumulih,di dalam menjalankan program pelayanan kepada masyarakat,termasuk dalam pemberian bantuan” tukasnya. (FAP)


Share:

PKB Sumsel Laporkan Dugaan Penggelembungan Suara Oleh Penyelenggara Pemilu



Musi Banyuasin, Merdekasumsel.com - Pengurus DPW PKB Sumsel melaporkan adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu di tingkat Kecamatan ke Bawaslu Kabupaten Musi Banyuasin pada kamis (29/02/2024).


Wakil Sekretaris DPW PKB Sumsel, Agus Syahputra pada kesempatan ini mengatakan bahwa adanya dugaan penggelembungan suara yang dilakukan oleh PPK Kecamatan Keluang dengan modus diduga memindahkan suara tidak sah ke Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).


“Berdasarkan data C1 yang kami himpun, penggelembungan terjadi di 14 desa dengan jumlah total sebanyak 523 suara. Semestinya PKN hanya memperoleh 1.605 suara, berubah menjadi 2.128” jelas agus kepada wartawan.


Agus kemudian menyebutkan contoh kasus yang terjadi di desa Mekar Jaya, Tegal Mulyo dan Cipta Praja. Semestinya suara PKN berjumlah 116, 310, dan 142 bertambah menjadi 258, 356, dan 212.


“Dalam catatan kami, contoh kasus di tiga desa, Mekar Jaya, suara tidak sah semula berjumlah 233 berkurang menjadi 138, Desa Tegal Mulyo, suara tidak sah semula berjumlah 144 berubah menjadi 100 dan Desa Cipta Praja, semula berjumlah 278 berubah menjadi 208. Berkurangnya suara tidak sah tersebut dipindahkan ke Partai PKN,” ungkapnya.


Menurutnya kejadian ini merupakan kejahatan demokrasi yang luar biasa karena melibatkan penyelengggara pemilu. Untuk itu, ia meminta agar Bawaslu segera bergerak cepat menindak lanjuti laporan dan merekomendasikan untuk penghitungan suara ulang.


“Kasus ini merupakan kejahatan demokrasi yang luar biasa. Kami minta Bawaslu segera menindaklanjuti laporan kami dan merekomendasikan untuk penghitungan suara ulang untuk Kecamatan Keluang,” tegasnya.


Lebih lanjut, Agus mengingatkan kepada penyelanggara pemilu yang dengan sengaja atau lalai, sehingga berdampak pada hilang atau berubahnya berita acara rekapitulasi hasil perolehan penghitungan suara akan dikenakan sanksi pidana pemilu. 


“Silahkan dibaca lagi pasal 505 dan 551 UU No. 7 Tahun 2017 tentang pemilu. Jangan dianggap main-main, jika terbukti bisa dipenjara selama 2 tahun. Hati-hati loh,” pungkasnya.(Sri)

Share:

Pj Walikota Prabumulih Tinjau dan Berikan Bantuan ke Penderita Stunting

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com -- Penjabat Walikota Prabumulih H. Elman, ST, MM didampingi Penjabat Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Windriana Elman bersama Dinas Kesehatan melakukan kunjungan ke beberapa rumah penderita stunting. 



Hal ini dilakukan sebagai bentuk monitoring terhadap anak yang mengalami stunting yang menjadi perhatian Pemerintah guna mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Kota Prabumulih, Rabu (28/02/2024).



Ada 5 lokasi penderita stunting yang dikunjungi antara lain Rumah Bapak Zulkarnain Jl. Jend. Sudirman No. 59 RT 02 RW 02 Kel Prabumulih, Rumah Ibu Suryani Jl. anggrek RT 02 RW 03 Kel. Prabumulih, Rumah Bapak Adam Munawir Jl. Srikandi RT 05 RW 05 Kel. Prabumulih, Rumah Ibu Cahaya Nursita Jl. Rambutan RT 11 RW 03 Kel. Muntang Tapus dan Rumah Bapak Alekat Priyadi Jl. Kop A Wahab RT 06 RW 02 Kel. Muntang Tapus.



Dalam kunjungan tersebut dihadiri pula oleh seluruh Kepala OPD, Camat Prabumulih Barat, Lurah Kelurahan Prabumulih, Lurah Muntang Tapus.



Perlu diketahui stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi. Hal ini ditandai dengan kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya dan memiliki penyebab utama kekurangan nutrisi.



Elman sapaan familiar Pj Walikota Prabumulih ini tak henti-hentinya mengedukasi para orang tua dengan balita stunting yang dikunjunginya. Sembari berdialog dalam suasana penuh kekeluargaan, memastikan kepada para ibu lebih intens memperhatikan asupan gizi dan memeriksakan buah hatinya ke layanan kesehatan Posyandu atau Puskesmas.



Dalam kesempatan tersebut H. Elman memberikan bantuan berupa beras, telur, hingga susu dan makanan tambahan balita.



"Kita datang bersama kepala OPD tidak hanya ingin memecahkan permasalahan stunting saja tetapi permasalahan lainnya seperti mendata untuk mendapatkan bantuan PKH, KIS, pembuatan akte kelahiran, renovasi rumah, bantuan pangan, dan bantuan lainnya. Jadi kita bentuk tim dan kita selesaikan permasalahan tersebut bersama para OPD," ujar H. Elman usai melakukan kunjungan. (Ril/FAP) 



Sumber : Diskominfo Prabumulih

Share:

Serahkan CPB Tahap 1, Pj Wako Prabumulih : Mudah-mudahan Ini Sedikit Meringankan Bebas Masyarakat

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com — Penjabat Walikota Prabumulih H. Elman,ST,MM  menghadiri Penyerahan Simbolis Bantuan Cadangan Pangan Beras Pemerintah ( CPB ) Tahap I Bulan Februari Tahun 2024. Di Kantor Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat. 



H. Elman dalam sambutannya mengungkapkan " bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat kurang mampu,mudah- mudahan ini akan sedikit membantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari- hari ,dan insyaallah  kedepan akan dibagikan lagi." Ucapnya Pj.Walikota Prabumulih



Lanjut kata Pj.Walikota Prabumulih menambahkan , " Saya minta kiranya agar Lurah terus menggalakkan lagi kegiatan KWT (Kelompok Wanita Tani), Berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bantuan bibit cabe dll, yang mana para ibu-ibu tidak usah ke pasar lagi, lebih menghemat anggaran dapur," tandasnya. 



Turut hadir  Kajari Kota Prabumulih, Kapolres Prabumuli, Perwira Penghubung  Danramil, Bulog, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Prabumulih Barat, Lurah Kelurahan Prabumulih, dan  warga penerima bantuan pangan. (Ril/FAP)



Sumber : Diskominfo Prabumulih 

Share:

Manfaatkan Lahan Kosong Untuk Budidaya Kebutuhan Rumah Tangga

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com — Memiliki sebidang lahan kosong tentunya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan sayur mayur, untuk mendukung program ketahanan pangan.



Seperti halnya yang dilakukan oleh Triningsih (55) Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Kemuning Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel). 



Dirinya menceritakan berawal dari adanya program Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih yang ditujukan untuk ibu-ibu yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga untuk menanam sayur mayur untuk kebutuhan rumah tangga. 



Anggota KWT Kemuning yang berjumlah 30 orang ini telah terbentuk sejak Tahun 2019 dengan luas lahan 20 x 40 Meter dan sudah beberapa kali melaksanakan panen sayur mayur jenis kangkung, bayam, katu, bawang dan bawang daun di lahan kosong itu.



“Berawal dari lahan kosong milik salah satu anggota yang mengizinkan untuk ditanam sayur sayuran, lalu dari situ kita ajak ibu-ibu untuk setiap sorenya membersihkan lahan untuk ditanam bibit sayur,” kata Ketua KWT Kemuning Triningsih didampingi anggota KWT Kemuning Wenny dan Linarni ketika dibincangi Merdekasumsel.com, rabu (28/02/2024).



Tri mengatakan penanaman sayur mayur pada lahan KWT Kemuning itu hasilnya sudah bisa dipetik dan dinikmati langsung oleh anggota serta warga yang ada di sekitar lokasi penanaman sayur mayur itu untuk membantu kebutuhan pangan warga sekitar yang dekat dengan lokasi penanaman sayur mayur.



“Warga sekitar bisa langsung memetik tanaman sayur mayur tersebut, untuk konsumsi sehari-hari seperti bawang, cabai, terong, sayur kangkung, katu dan bayam,”katanya. 



Ibu dari tiga anak ini juga menuturkan sejak tahun 2022 KWT Kemuning telah dilirik oleh PT Pertamina EP Field untuk dibantu dengan program CSR. 



“Tahun 2022 lalu KWT Kemuning diberi bantuan berupa traktoe mini untuk dilahan, bantuan pelatihan dan bimbingan untuk ibu-ibu anggota dalam menaman dan membuat pupuk dengan bahan seadanya,” ujarnya. 



Selain mengelola sayur mayur, Tri mengatakan terdapat juga lahan seluas 15 x 18 meter yang ditanam jagung batik dan jahe merah. “Itu juga hasil dari pengembangan lahan sebelumnya alhamdulillah kita menanam jagung batik dan jahe, dan sejak 5 bulan belakang audah kita panen dan olah menjadi jamu. Dan itu juga merupakan hasil pelatihan ibu-ibu para anggota yang diselenggarakan oleh PT Pertamina EP Field,” tukasnya. (FAP)

Share: