BNNK Prabumulih Ciduk Seorang Ibu Rumah Tangga Diduga Sebagai Pengedar Narkotika

BNNK Prabumulih mengamankan perempuan berinisial MH (35) diduga terlibat jaringan peredaran Narkoba.

Menghina Masyarakat dan Pemerintah di Sosmed, Bagas Ultras Klarifikasi dan Mengaku Akun Sosmednya Dibajak

Masyarakat Prabumulih sempat dihebohkan atas postingan salah satu pengguna akun sosial media yang diduga adanya anjuran kebencian, ini lengkapnya...

Puluhan Wartawan Prabumulih Bentuk Jurnalis Pencinta Bonsai (JPB)

puluhan wartawan serta wartawati yang merupakan pencinta tanaman hias jenis bonsai membentuk wadah organisasi yakni Jurnalis Pencinta Bonsai (JPB) kota Prabumulih


Prabumulih Dikepung Banjir, Ratusan Rumah Terendam

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Prabumulih dikepung banjir. Demikianlah kalimat yang santer terdengar baik di tengah masyarakat maupun di berbagai media sosial. 


Penyebabnya, sejak Sabtu sore hingga Minggu (7/3/2021) pagi ratusan rumah masyarakat di berbagai wilayah di kota Prabumulih terendam banjir. 


Banjir masuk ke rumah dan toko warga mulai dari ketinggian mata kaki hingga ketinggian pinggang pria dewasa. 


Beberapa wilayah yang terendam banjir antara lain di Kelurahan Gunung Ibul antara lain di Prumnas Vina Sejahtera atau Prumnas 3 dan 4, Dusun Gunung Ibul, Jalan Sumatera, Jalan Padat Karya, Jalan Nias, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kelurahan Muaradua, Kelurahan Sukajadi, Kelurahan Tugu Kecil, Karang Raja, Cambai dan beberapa kawasan lainnya di Bumi Seinggok Sepemunyian. 


Banjir disebabkan drainase atau siring tersumbat sampah dan mengalami dangkal akibat banyak tanah serta rumput. 


Tidak hanya itu di sungai Kelekar bahkan mengalami penyumbatan akibat sampah rumah tangga khususnya sampah plastik dan mengalamu pendangkalan. 


Akibatnya air yang mengalir dari rumah-rumah warga tak bisa masuk ke sugai kelekar dan bahkan sungai kelekar meluap lalu kembali memasuki rumah serta perkampungan warga. 


"Banjir disebabkan sungai kelekar meluap, sungai dipenuhi sampah khususnya sampah plastik. Kami menyusuri sungai banyak sekali sampah," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Prabumulih Elman ST MM dan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sriyono ketika meninjau korban banjir dan menyusuri sungai kelekar, Minggu (7/3/2021). 


Elman mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai dan ke drainase agar tidak menyebabkan banjir.

"Jangan buang sampah ke sungai tapi ke tempat sampah, nanti kita akan perintahkan Perkim agar mengangkut sampah tapi jangan buang ke sungai," bebernya. 


Kalaksa BPBD Prabumulih, Sriyono mengakui jika keseluruhan korban banjir mencapai ratusan rumah yang terendam banjir. "Hasil pantauan kita banjir akibat pendangkalan sungai, banyak sampah plastik begitupun drainase-drainase," tuturnya. (FAP)

Share:

Update COVID-19 Muba: Bertambah 2 Kasus Sembuh


Sekayu, Merdekasumsel.com - Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (7/3/2021) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus sembuh dari virus corona. 


"Ada penambahan 2 kasus sembuh per 7 Maret 2021," ungkap Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. 


Untuk diketahui, hingga 7 Maret 2021 ada sebanyak 1039 kasus terkonfirmasi covid 19 dan 975 kasus diantaranya sembuh. 


Selain itu dari data tersebut sebanyak 22 kasus masih dirawat baik di rumah sakit maupun isolasi mandiri dan 42 kasus meninggal dunia. 


Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 7 Maret 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP, 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau.


Lalu sebanyak 1.199 kontak erat dan 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 191 PDP, 1 proses pengawasan dan 190 selesai pengawasan.(Sri)

Share:

Wagub Sulbar Enny Anggrainy Ucapkan Terima Kasih ke Warga Muba

 



Muba,Merdekasumsel.com- Awal tahun 2021 menjadi beban berat bagi warga di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Januari 2021 lalu provinsi ini diguncang gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR. 


Atas musibah ini, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA tergerak berbuat. Kepala Daerah Inovatif ini langsung bergerak mengumpulkan donasi. 


"Ada uang mencapai Rp580.167.000 dan pakaian layak sebanyak satu truk, serta alat kesehatan berhasil kita kumpulkan dari hasil donasi jajaran Pemkab Musi Banyuasin bersama warga Muba dan alhamdulillah hari ini secara langsung kita serahkan ke Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeny Anwar," ungkap Dodi Reza Alex Noerdin di sela Penyerahan Donasi Kemanusiaan Pemerintah Kabupaten

Musi Banyuasin Kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeny Anwar, Sabtu (6/3/2021). 


Dodi memahami  beban berat yang dirasakan warga Sulbar pasca musibah gempa di tengah  situasi pandemi COVID-19. "Semoga bantuan yang disalurkan ini bermanfaat dan berguna bagi warga Sulbar, serta donasi ini menjadi ladang amal ibadah pegawai Pemkab Muba serta warga Muba," ucapnya. 


Bukan kali ini saja, lanjut Dodi, dirinya terus mengajak kalangan pegawai dan masyarakat di Muba untuk lebih peka membantu sesama yang sedang dihadapkan musibah. Sebelumnya Dodi Reza juga menggagas donasi untuk korban gempa di Sigi serta donasi untuk warga Palestina. 


"Sebelumnya hasil donasi Sigi saya antarkan langsung ke Sigi, dan donasi untuk masyarakat Palestina kita adakan kegiatan amal dengan berbagai macam rangkaian, alhasil bantuan tersebut juga direalisasikan dengan pembuatan infrastruktur jalan perbatasan di Palestina," ulasnya. 


Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini menambahkan, gerakan gerakan kemanusiaan ini terus digencarkan semata-mata demi menggerakan lagi semangat kemanusiaan pegawai dan masyarakat di Muba. "Alhamdulillah dalam perjalan pegawai dan warga Muba antusias mengikuti kegiatan donasi," ungkapnya. 


Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeny Anwar, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dr Dodi Reza yang telah peduli dan peka dengan semangat kemanusiaan yang tinggi untuk membantu kebutuhan warga Sulbar pasca dihadapkan pada musibah gempa. 


"Bantuan ini sangat meringankan beban warga Sulbar, saya mewakili seluruh warga masyarakat Sulbar mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Muba dan inisiatif gerakan kemanusiaan pak Bupati," ucapnya. 


Enny tidak menyangka, Musi Banyuasin meski level kabupaten namun mengumpulkan  donasi dengan nilai yang sangat besar. "Hasil donasi yang dikumpulkan sangat besar jumlahnya, kami tidak menyangka Muba meski tingkat kabupaten tetapi kepekaan gerakan kemanusiaannya sangat luar biasa," ungkap Enny. 


Kabag Kesra Pemkab Muba, Opi Palopi merinci, dana hasil donasi yang terkumpul sebesar Rp580.167.000. 


"Tidak hanya uang, bantuan yang terkumpul juga berhasil mengumpulkan pakaian layak pakai sebanyak satu truk cargo, dan ada juga alat kesehatan," ungkapnya.(Sri)

Share:

Benahi Tata Kelola Keuangan Kota Bekasi Belajar ke Muba


Muba, Merdekasumsel.com - Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Beni Hernedi telah banyak menuai keberhasilan diberbagai bidang atas kegigihan dalam menjalankan roda pemerintahan.


Tercatat penyampaian Laporan keuangan Muba menjadi yang tercepat empat tahun berturut-turut 2017-2020 dan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) kepesertaan BPJS Kesehatan.


Lewat prestasi-presetasi ini Muba banyak menjadi rujukan belajar bagi kabupaten dan kota dari berbagai penjuru baik dalam maupun luar Pulau Sumatera.


Seperti pada Kamis (4/3/2021) lalu Kota Bekasi yang dipimpin oleh Walikota Dr H Rahmat Efendi bersama segenap jajaran Kepala Perangkat Daerah Kota Bekasi datang ke Bumi Serasan Sekate dalam rangka Studi Tiru Laporan Keuangan Daerah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan Program Kesehatan UHC.


Kunjungan disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi didampingi Asisten I Setda Muba H Yudi Herzandi SH MH, Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah Mars dan Kepala Bappeda Muba Drs Iskandar Syahrianto di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba.


Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengucapkan terimakasih dan menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Bekasi ini yang bertujuan sharing dalam mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi untuk kesejahteraan masyarakat.


"Tujuan kehadiran disini adalah untuk sharing dua kegiatan tersebut. Kabupaten Muba dibawah kepemimpinan Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Beni Hernedi sangat konsen di sektor kesehatan, pendidikan dan pengelolaan SDM terkait dengan pembenahan tata kelola keuangan," tutur Apriyadi.


Lebih lanjut Sekda menjelaskan, selain komitmen dari Bupati serta jajaran, keberhasilan Pemkab Muba dalam tata kelola keuangan yakni menjalin hubungan yang harmonis dengan legeslatif.


"Selain itu tentu yang paling penting itu taat terhadap aturan, Alhamdulillah kita bisa menjadi yang tercepat penyampaian laporan keuangan empat tahun berturut-turut," imbuhnya.


Terkait program kesehatan UHC, diungkapkan Sekda jika sebelum mengikuti program BPJS Kesehatan seluruh masyarakat Kabupaten Muba dapat berobat secara gratis ditiap layanan kesehatan dengan bermodalkan KK dan KTP. Pada tahun 2019 Pemkab Muba mulai mengikuti program BPJS dan hingga saat ini 97 persen penduduk Muba sudah tercover BPJS Kesehatan.


"Disamping BPJS kami juga tetap alokasi anggaran pendampingan. Karena tidak semua bisa dilayani oleh BPJS. Alhamdulillah kami melakukan itu dengan support DPRD. Memang anggaran kami cukup besar karena di support dengan dana bagi hasil migas sehingga kami bisa mengalokasi anggaran ini sesuai mandatori," tandas Apriyadi.


Sementara Walikota Bekasi Dr H Rahmat Efendi mengatakan tujuannya untuk belajar dan mengadopsi kebijakan-kebijakan Pemkab Muba terkait laporan keuangan dan program kesehatan UHC.


"Mudah-mudahan kami mendapatkan ilmu untuk diterapkan di Kota Bekasi," pungkasnya.(Sri)

Share:

Popo Ali Sampaikan Visi Misi Periode Kedua Jadi Bupati, Ajak Semua Jadikan OKU Selatan Bersinar


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo BCom membeberkan target dan visi misi menjadi Bupati periode kedua di hadapan jajaran dewan dalam paripurna di gedung DPRD OKU Selatan, pada Selasa (02/03/2021) lalu.

Popo mengungkapkan, dalam 100 hari pertama kerja, dirinya dan Wakil Bupati akan lebih focus penanganan dan memprioritaskan untuk meminimalisir risiko penyebaran Covid-19 agar perekonomian masyarakat kembali meningkat.

"Kita juga akan fokus terhadap dampak bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan beberapa masalah lainnya," kata Popo.

Suami Isyana ini mengaku selain persoalan itu pihaknya juga akan terus komitmen memajukan sektor pariwisata di Kabupaten OKU Selatan, pengembangan wisata alam dan sport touris untuk lebih memberikan rasa nyaman ketika berkunjung ke Kabupaten OKU Selatan.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pertumbuhan Ekonomi dan penuntasan angka kemiskinan serta lainnya menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten OKU Selatan kedepan," jelasnya seraya menuturkan akan terus berusaha mewujudkan Kabupaten ‘OKU Selatan Bersinar’.

Pria yang menyelesaikan study atau lulusan universitas di Australia ini menuturkan, visi OKU Selatan Bersinar memiliki artian bahwa Pemkab OKU Selatan dapat menerangi dan memberikan cahaya serta harapan besar bagi masyarakat dalam setiap gerak pembangunan yang aspiratif dan responsif untuk masa depan yang cerah.

"Untuk mencapai visi ini kita telah merumuskan dan menetapkan empat target makro antara lain Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menjadi indikator yang penting dalam melihat sisi lain dari pembangunan, IPM juga dapat menentukan peringkat atau level pembangunan wilayah," terangnya.

Sejak tahun 2015 IPM Kabupaten OKU Selatan secara umum terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, pada tahun 2018 mencapai 64,84 persen dan termasuk dalam kategori sedang atau menengah.

"Pada tahun 2026 IPM OKU Selatan ditargetkan sebesar 69,00 persen, IPM dan Indeks Gini ini diharapkan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten OKU Selatan yang pada tahun 2026 pertumbuhan ekonomi ditarget mencapai 5,45 persen. Berbagai hal ini pula, diharapkan juga dapat berimbas pada penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan berada pada sekitar angka 8,45 persen pada 2026," jelasnya.

Bupati OKU SelatanSelatan itu menjelaskan, untuk mencapai misi OKU Selatan Bersinar ini juga ada empat visi yang akan ditempuh diantaranya mengembangkan ekonomi rakyat berbasis agro wisata, jasa dan sumber Daya Alam, mewujudkan reformasi birokrasi berdasrakan pelayanan masyarakat, menciptakan kondisi investasi yang kondusif yang dapat membantu perekonomian masyarakat serta meningkatkan kondisi infrastruktur yang baik.

"Untuk itu mari berkomitmen bersama, karena kemajuan dan kesejahteraan masyarakat OKU Selatan merupakan tanggungjawab kita bersama, kita tentunya berharap kedepan OKU Selatan akan semakin bersinar," bebernya.

Visi dan misi tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pambangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai Pasal 19 ayat 3 UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional paling lama tiga bulan setelah kepala daerah dilantik.

"Untuk mencapai visi dan misi ini, tentunya kami sangat mengharapkan bimbingan dari Gubernur Sumsel serta dukungan dari semua pihak baik jajaran Pemerintah Daerah, Forkopimda maupun seluruh elemen masyarakat agar kami dapat melaksanakan dan menjalankan amanah ini dengan baik," harapnya.

Popo Ali juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah bekerjasama mensukseskan pilkada serentak di Kabupaten OKU Selatan dan mewujudkan Pilkada OKU Selatan yang kondusif. "Kami ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak yang berperan aktif sehingga pilkada di Kabupaten tercinta ini kondusif dan aman," tambahnya. (PAN)
Share: