Walikota Prabumulih Terjun Langsung Semprotkan Disinfektan

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM turun langsung memantau penyemprotan disinfektan secara massal

Menipu Mertua Hingga Puluhan Juta, Eko Akhirnya Ditangkap Polisi

Eko Bramantyo (37) warga Kota Palembang ditangkap atas ulahnya melakukan penipuan terhadap mertuanya.

Ditinggal Ke Sawah, Rumah Hamidi Warga Tanjung Kari OKU Selatan Hangus Dilalap Api

Kebakaran yang menghanguskan rumah panggung kayu kembali terjadi di Kabupaten OKU Selatan, Rabu (11/3/2020).

Pemkot Prabumulih Luncurkan 'Prabuku Smart City' Aplikasi Pelayanan dan Pengaduan, Berikut Cara Penggunaannya


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan aplikasi pelayanan dan pengaduan masyarakat, swasta maupun pemerintah.

Aplikasinya adalah Prabuku Smart City yang berlambangkan pemerintah kota prabumulih itu di rilis pada tanggal 30 Januari 2020.

Adapun layanan yang bisa masyarakat dapatkan melalui aplikasi ini antara lain pengaduan Pemerintah yang didalamnya berupa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kecamatan, Kelurahan, Desa, Data Center, E-medic, Berita, Informasi, Potensi Daerah, Lembaga dan Kesekretariatan Wali Kota.

Sementara itu, untuk pengaduan Masyarakat yang didalamnya berupa Layananku, Cek Status Layanan, E-medic, Polisi, Damkar, Pengaduan, Verifikasi Surat, CCTV, Potensi Daerah, Buat Layanan dan akun. Lalu untuk pengaduan Swasta saat ini hanya di isi dengan Linkaja, Nu Jec, Lazizmu.

Salah satu kegunaan yang dapat di akses oleh masyarakat adalah pada bidang kependudukan pengajuan layanan Adminduk meliputi layanan pengurusan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kematian, Perpindahan Keluar dan Kedatangan; Layanan Pengaduan; Cek Status e-KTP, serta e-KTP Digital.mengambil akta cetaknya di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

"Dengan menggunakan aplikasi tersebut masyarakat dapat melakukan pengaduan secara online dan kami juga dapat melakukan pelayanan melalui aplikasi prabuku smart city itu," kata Kepala Disdukcapil Pemkot Prabumulih Haryadi ketika dikonfirmasi via WhatsApp, sabtu (28/3/2020).

Berikut cara penggunaan aplikasi Prabuku Smart City yang dapat anda download di PlayStore atau AppStore atau melalui link https://play.google.com/store/apps/details?id=com.smartGov.warga :

1. Download di Play Store dengan ketik *Prabuku Smart City* di hal pencarian
2. Klik icon dan Aplikasi Smart Prabuku Smart City lalu Install dan Buka aplikasi
3. Klik Masyarakat dan klik Daftar
4. Silakan isi biodata dan nik untuk pendaftaran lengkap dengan password dan e-mail jangan sampai salah
5. Kalau sudah daftar akan ada pesan Sukses dan sudah dapat melalukan Pelayanan dan Pengaduan dengan memilih icon yang ada
6. Pilih jenis layanan dan submit untuk dan tunggu serta cek status layanan yang ada di dashboard atas respon dari Petugas Pemerintah.





Share:

Bantu Tim Medis Atasi Covid 19, Walubi Prabumulih Berikan Bantuan APD Kepada Tim Medis


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Peduli terhadap minimnya Alat pelindung diri yang digunakan oleh tim medis dalam melakukan tugasnya menangani virus Corona atau Covid 19, Walubi kota Prabumulih membantu pemerintah terhadap Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis di Prabumulih.

Sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian antar umat beragama ketua perwakilan umat budha Indonesia (Walubi) Indonesia menyumbangkan seribu jas hujan dan 10 dus susu beruang untuk diberikan kepada tim medis yang betugas di rumah sakit prabumulih.

Hal itu diungkapkan secara langsung ketua Walubi Kota Prabumulih Suandi. Menurut Suandi, dengan merebaknya virus corona yang saat ini sudah memasuki wilayah sumatera selatan tim medis menjadi pejuang yang sangat mengkhawatirkan tim diantaranya tim medis.

"Karena mungkin masih minimnya APD bagi tim medis, untuk tahap pertama ini kita hanya bisa menyumbangkan seribu jas hujan dan 10 dus susu beruang sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi kita terhadap tim medis yang saat ini berjuang melawan covid-19 demi menyelamatkan nyawa orang lain," jelasnya saat dikonfirmasi melalui via wa, Jumat (27/03/2020).

Suandi mengatakan, jika bantuan ini sebagai tahap pertama karena untuk bantuan hand sanitizer dan sarung tangan akan dilakukan tahap kedua.

"Untuk sekarang bantuan kita lakukan di tahap pertama karena nantinya akan ada tahap kedua berupa sarung tangan dan hand sanitizer karena pemerintah saat ini memerlukan APD bagi tim medis dan untuk bantuan kedua harus di order terlebih dahulu karena terbilang langkah," jelas ketua walubi kota Prabumulih.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Prabumulih, Ir Hj Suryanti Ngesti Ridho melalui Wakil Ketua Bidang UTD, dr Hesti mengungkapkan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan walubi Prabumulih.

"Karena saat ini yang sangat kita butuhkan APD untuk tim medis bantuan ini sangat berharga dan meringankan tenaga kesehatan kita yang bertugas dirumah sakit," ucapnya.

Hesti selaku Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih menuturkan, bantuan tersebut akan didistribusikan langsung rumah sakit yang ada di prabumulih, puskesmas, maupun PSC 119.

"Untuk bantuan yang diterima kita akan langsung distribusikan ke seluruh rumah sakit yang ada di prabumulih, puskesmas, maupun PSC 119 dengan menyesuaiakan jumlah tenaga medis dan kasus yang dirawat saat ini," tuturnya.

Harapan kita juga dapat bantuan seperti ini dapat terus dilakukan yang tak hanya untuk tenaga medis namun juga kepada masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan," harapnya.
Share:

Antisipasi Panic Buying, Pemerintah Bakal Batasi Pembelian Sembako


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Panic buying akibat virus Corona atau Covid-19 tentunya berdampak kepada seluruh masyarakat terutama bagi pedagang, dengan merebaknya virus ini menyebabkan kelangkaan barang hingga meningkatnya harga sembako dan bumbu dapur.

Diketahui, meningkatnya harga sembako dan bumbu dapur telah terjadi di semua pasar terutama pasar Prabumulih, bahkan bukan hanya di pasar yang mengalami kenaikan harga tetapi pedagang kelontongan rumahan pun ikut merasakan kenaikan harga.

Seperti dikatakan Lisnawati (46) salah satu pedagang kelontong rumahan mengatakan jika yang paling terlihat kenaikan harganya adalah Gula dari harga Rp 14 ribu meningkat menjadi Rp 18 ribu rupiah bahkan bumbu dapur seperti Bawang.

"Sudah berapa minggu belakangan ini harga sembako meningkat karena virus Corona dan ini terasa kenaikan harganya bahkan pembeli juga makin sepi karena banyak menetap dirumah saja, biasanya walupun harganya meningkat pembeli tetap ramai. Takutnya nanti setelah harganya naik sering sekali kesulitan stok barangnya," ungkap Lisnawati ketika dibincangi di toko kelontongnya, jum'at (27/3/2020).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Prabumulih, Ir H Pribadi Roso Sarosa melalui Kabid Perdagangan Hj Eviana SST mengatakan pada hari kamis (26/3/2020) kemarin telah melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa retail atau agen besar yang ada di pasar prabumulih bersama dengan dengan Kasat Intel Polres prabumulih dan kanit polres prabumulih dan Staf ahli bidang pemkot prabumulih.

"Dari hasil sidak yang kami lakukan kemarin, hanya saja tidak tersedianya gula yang berupa kemasan yang biasa dijual dengan Harga eceran tetap Rp 12.500 rupiah di pasaran, gula yang biasanya dijual dengan harga Rp 14 ribu kini mencapai harga Rp 18 ribu rupiah per kilogramnya" tutur Evi ketika diwawancari diruang kerjanya, jumat (27/3/2020)

Lebih lanjut, Evi juga mengatakan untuk saat ini produksi gula dalam negeri hanya bisa mengcover 40 persen dari kebutuhan masyarakat, sementara 60 persen import dari luar negeri.

"Penyebabnya ini karena adanya pandemik Covid-19, import gula belum bisa dilakukan, karena negara yang menyediakan belum bisa melakukan pengiriman karena mengantisipasi penyebaran virus mematikan itu," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Suranti SP mengatakan jika untuk persedian gula pasir hanya cukup sampai bulan maret ini, lalu untuk stok beras dan terigu di prabumulih ini akan aman sampai tiga bulan kedepan.

"Dari hasil sidak di beberapa agen besar kemarin, untuk beras Prabumulih ada stok sebanyak 2390 ton dari kebutuhan 1561,8 ton per bulan, terigu tersedia 921 ton dari total kebutuhan sebesar 244,3 ton per bulan, jadi untuk beras dan terigu akan aman sampai tiga bulan kedepan," jelasnya.

Menghindari harga bahan pokok agar tidak makin melonjak, pemerintah saat ini sudah melakukan himbauan melalui agen, retail dan masyarakat untuk tidak Panic buying, sehingga ditetapkan aturan satu keluarga hanya bisa membeli beras 10 kg, gula 2kg, minyak 4L dan mie instan sebanyak 2 dus saja.

"Jika dilihat dari jumlah stok dan total kebutuhan tentu saja hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan selama satu minggu atau hanya aman sampai akhir maret," jelasnya.(FAP)

Share:

Yonkav-5 DPC dan Polsek Gelumbang Bersinergi Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum


KARANG ENDAH, Merdekasumsel.com - Batalyon Kavaleri-5 / Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah melaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah rumah ibadah, lingkungan sekolah serta perkantoran di Desa Karang Endah Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, jumat (27/3/2020).

Selain fasilitas umum, penyemprotan dilakukan pada ruang publik yang banyak dikunjungi masyarakat guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Penyemprotan langsung dipimpin oleh Danyonkav 5/DPC Letkol Kav Shawaf Al Amien, S.E didampingi Wadanyonkav 5/DPC Mayor Kav Chandra Alit Saputra bersama Kapolsek Gelumbang AKP Prayitno SH SIk dan dinas kesehatan serta kepala desa setempat.

"Penyemprotan ini berguna menanggulangi menyebarnya virus corona terutama di fasilitas umum, dan memberikan rasa nyaman khususnya bagi masyarakat di wilayah kecamatan Gelumbang," kata Danyonkav 5/DPC Letkol Kav Shawaf Al Amien, S.E.

Selain itu juga, dengan terlaksananya kegiatan ini, Danyonkav-5 DPC berharap kepada seluruh masyarakat supaya menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, dan bersama-sama bersatu melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 ini

"TNI dan Polri beserta perangkat desa Karang Endah khususnya akan selalu waspada menyikapi penyebaran virus covid-19 dengan menjaga kebersihan terutama di fasilitas umum," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gelumbang AKP Prayitno SH SIk menambahkan, selain upaya untuk mencegah penyebaran virus covid-19 kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi serta wujud sinergitas TNI-Polri dengan Pemerintahan khususnya di wilayah desa Karang Endah.

"Kami juga mengingatkan kembali kepada seluruh warga masyarakat soal kewaspadaan menghadapi virus corona ini dengan mengurangi aktivitas kerumunan. Diharapkan warga agar mengikuti imbauan pemerintah untuk melakukan sosial distancing," tegasnya. (FAP)
Share: