Walikota Prabumulih : Keluarkan Jika Ada Atlet Prabumulih Yang Bertengkar

Jelang seluruh pertandingan Porprov XII 2019 Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM memastikan Pemerintah akan memberikan reward kepada peraih medali.

Warga Prabumulih Rela Antri Panjang Demi Mencoba Sensasi Dari Richeese Factory

Beragam macam kuliner baru semakin meningkat di kota Seinggok Sepemunyian ini, baru-baru ini salah satu tempat makan yakni Richeese Factory membuka cabang terbarunya di Prabumulih.

Berkunjung Ke Kota Prabumulih, Walikota Salatiga Akan Terapkan P2SP Pada Lingkungan

Wali Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah Yuli Yanto SE MM melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus Study Banding ke Kota Prabumulih.

Prabumulih Kembali Sumbang Dua Emas Lewat Cabor Soft Tenis


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Perjuangan para atlet Prabumulih dalam mengumpulkan medali emas di ajang Porprov XII tahun 2019 ini nampaknya tak sia-sia.

Atlet Prabumulih dari cabor Soft Tenis berhasil menyumbang 2 medali emas dari nomor pertandingan tunggal putra dan ganda campuran.

Hal itu terbukti pada saat acara penyerahan medali kepada para pemenang yang dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH. Dan dihadiri oleh Ketua Pesti Provinsi Sumatera Selatan Iskandar Syarianto, Pimpinan Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Robert, Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih H Muhammad Ali, dan Camat Prabumulih Utara Hendri Donan.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH menyampaikan, inilah kota Prabumulih, kota yang memisahkan diri dari Kabupaten Muara Enim sejak 18 tahun silam. "Pada tahun ini kita dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini.

Dan seperti yang sering Walikota Prabumulih ucapkan walau kita masih belum siap secara keseluruhan tapi kita harus siap untuk mensukseskan Porprov XII 2019 ini yang tentunya itu semua dapat terwujud dengan adanya dukungan dari segala pihak dan masyarakat," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Fikri sapaanya tampak turut berpesan kepada para atlet yang berhasil meraih juara agar kiranya kedepan dapat terus mempertahankan prestasi tersebut. "Dan yang terpenting jangan menyombongkan diri. Sedangkan bagi atlet yang belum berhasil jangan berkecil hati tapi jadikan ajang ini untuk mengevaluasi diri," tegasnya.

Ditempat yang sama, Zaenab Endang Kurniati selaku Ketua Pelaksana Cabor Soft Tenis mengatakan, adapun nama-nama kontingen yang berhasil memperoleh medali di Cabor Soft Tenis yang digelar selama 5 hari tersebut yakni kota Prabumulih dengan mendapatkan 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.

"Lalu, Kabupaten Muara enim dapat 1 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Kabupaten Muba mendapatkan 1 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Lahat dapat 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu, Mura 1 emas dan 2 perunggu. Sedangkan, kota Palembang memperoleh 1 emas dan 1 perunggu,” ungkapnya.(FAP)
Share:

Tuan Rumah Sumbang Mendali Emas Dari Cabor Hockey


Prabumulih, Merdekasumsel.com  - Konsistensi dan semangat dari tim putri Cabang olahraga (Cabor) Hockey yang ternilai baru di kota Prabumulih kini berhasil meraih mendali emas di Porprov Sumsel ke XII.

Meski ternilai baru, cabor pendatang baru di Porprov terkhusus Hockey Kota Prabumulih ini mampu menunjukkan kelasnya dengan menyumbangkan satu medali emas untuk Prabumulih di babak Final yang mempertemukan Prabumulih VS Ogan Ilir di kelas putri.

Untuk kemenangan yang diraih Kota Prabumulih mengalahkan Ogan Ilir yakni 2-0, jelas dengan kemenangan yang diraih tim putri dapat menambah perolehan medali tuan rumah sekaligus mencatatkan cabor Hockey sebagai salah satu penyumbang medali emas di Porprov XII Sumsel 2019.

Diketahui, selain medali emas, hockey Prabumulih juga mampu menyumbangkan satu medali perunggu di kelas campuran dan berhasil mengalahkan tim hockey campuran Banyuasin.

Adapun nama-nama pemenang cabang olahraga Hockey Porprov XII tahun 2019 tersebut yakni untuk kategori Mix, juara III diraih kontingen asal kota PRABUMULIH, Juara II kabupaten Banyuasin, dan juara I diraih atet asal kota Palembang.

Sedangkan untuk kategori putra, juara III diraih OGAN ILIR, juara II Ogan Komering Ilir, dan juara I Musi Rawas. Kemudian untuk kategori Putri, juara III yakni Musi rawas, juara II Ogan Ilir dan juara I diraih Prabumulih.

Pelatih Cabor Hockey Prabumulih Ismail, SPd.i. Pria lulusan ilmu Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri mengatakan sejauh ini pihaknya sudah maksimal dalam berlatih dan juga bertanding. Namun di beberapa pertandingan ada beberapa strategi yang tidak terlaksana dilapangan dan kedepan bakal menjadi bahan evaluasi club ini untuk menjuarai event-event yang diselenggarakan baik ditingkat lokal maupun nasional.

"Di Cabor Hockey banyak hal yang perlu dipahami untuk meraih sukses. Berbeda dengan cabang olahraga lainnnya yang dipertandingkan di Porprov tahun ini. Selain skil dan kemampuan para pemain dilapangan, peralatan tentu menjadi sarana vital yang wajib di perhatikan. Kemudian membaca kemampuan lawan serta memicu semangat para atlit agar mampu bermain menggunakan insting sesuai yang diterapkan pelatih" ujarnya.


Ismail menuturkan, pada beberapa part pertandingan babak akhir pola yang diterapkan tidak berjalan dengan baik sehingga aliran bola di lapangan terkesan berat sebelah saat melawan Musi rawas di perempat final.

"Ada beberapa pola yang diinstruksikan tidak diterapkan dilapangan sehingga pemain kita terkesan kelabakan melayani serangan yang diterapkan Palembang di lapangan. Namun begitu kita tetap legowo menerima hasil pertandingan di babak akhir. Dan alhamdulilah kekalahan yang kita alami tidak begitu fatal karena tim putri mampu bermain maksimal dan berhasil meraih medali emas serta medali perunggu di kelas campuran" tandasnya seraya menambahkan kekalahan yang dialami tim putra kedepan menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk ditingkatkan.

Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH dalam menyerahkan medali mengatakan sangat  bersyukur selama pertandingan hockey berjalan dengan lancar meskipun masih terdapat banyak kekurangan.

 "Selaku tuan rumah, Pemerintah kota Prabumulih mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota cabang olahraga Hockey dan permohonan maaf sebesar besarnya kepada seluruh peserta serta kabupaten/kota yang telah mengikuti Porprov XII 2019, apabila dalam pelaksanaan Porprov di Prabumulih masih ada kekurangan," katanya saat itu menyerahkan medali yang didampingi Ketua Cabang Olahraga Hockey Prabumulih H. Eddy Rianto.(FAP)
Share:

Baku Hantam Antar Tim Sepak Bola Pali Dan Mura, Kiper Dilarikan Ke RS


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Heboh pertandingan final cabang olahraga (Cabor) sepak bola antara Musi Rawas (Mura) melawan Pali dalam ajang pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII berlangsung ricuh.

Menurut hasil pantauan Merdekasumsel.com dalam pertandingan kedua tim pemain beserta official saling serbu dan baku hantam di lapangan sepak bola Ria Jaya Pertamina EP Asset 2 Prabumulih tempat pertandingan diselenggarakan, Rabu (20/11/201)

Akibat kejadian tesebut kiper kontingen asal Kabupaten Musi Rawas dengan nomor punggung 21 tersungkur mengalami luka di bagian kepala dan terpaksa dilarikan tim medis menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.

Kejadian baku hantam antara para pemain dan official itu bermula ketika pertandingan antara Musi rawas dan Pali telah memasuki masa tambahan waktu 3 menit. Skor sendiri saat itu 1 : 0, skor 1 diraih oleh kontingen pali dan 0 diraih oleh kontingen Musi Rawas.

Namun pada menit ke dua tambahan waktu terjadi pelanggaran yang dilakukan tim sepakbola dari Kabupaten Pali hingga harus dilakukan tendangan bebas dari tengah lapangan.

Saat para pemain pali dan Mura tengah mempersiapkan untuk menendang merebut bola tendangan bebas, tiba-tiba kiper pemain Mura dengan kostum putih lari dari gawang menuju gawang Pali atau kerumunan pemain.

Setelah tiba berlari kencang, sang kiper kemudian langsung memukul kepala salah satu pemain tim sepak bola Kabupaten Pali. Melihat teman mereka dipukul, para pemain Pali langsung mendorong dan memukul sang kiper Mura.

Kemudian terjadilah aksi saling dorong yang berakhir dengan saling pukul dan tendang antara pemain kedua kesebelasan. Suasana mendadak mencekam, para official maupun polisi langsung berlarian ke lapangan berusaha memisahkan para pemain yang saling hantam.

Ketika petugas kepolisian memisahkan para pemain dan mulai kondusif kembali, pertandingan pun dimulai kembali. Dua pemain masing-masing dari Pali dan Mura mendapat kartu merah. Selanjutnya tendangan bebas tim Mura dilakukan namun tidak berhasil menjebol jala tim Pali dan wasit pun meniup peluit panjang tanda waktu pertandingan telah habis.

Pertandingan final sepak bola Porprov XII Sumsel itu dimenangkan tim Kabupaten Pali sebagai peraih emas dan tim Kabupaten Mura juara kedua sebagai peraih Perak. Sedangkan peraih perunggu atau juara ketiga diraih oleh tim sepak bola asal Kabupaten Musi Banyuasin.(FAP)

Share:

Buka Stand Pameran, PT Pertamina EP Berikan Doorprize Untuk Pengunjung


Prabumulih, Merdekasumsel.com - PT Pertamina EP (PEP) turut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Prabumulih yang ke- 18 dengan membuka stand pameran yang berlokasi di taman kota Prabumulih kelurahan Prabujaya Kecatamatan Prabumulih Timur.

Dalam rangka peringatan HUT kota Prabumulih serta turut menyukseskan Porprov Sumsel XII tahun 2019 Pameran pembangunan yang diselenggarakan lebih kurang selama dua minggu itu diikuti oleh lebih dari tiga puluh lima stand yang terdiri dari kategori pemerintah, BUMN hingga umum.

Stand PT Pertamina EP dimulai dari hari pertama malakukan pembagian doorprize harian melalui kuiz pengunjung dan doorprize undian kuisioner pengunjung. Selain itu juga, stand PEP juga mengundang siswa dan siswi utk bisa ikut edukasi hulu migas.

Pameran PT Pertamina EP sendiri sengaja mengandeng beberapa mitra binaan untuk jadi promosi berbagai produk yang dihasilkan khususnya di wilayah Prabumulih Field dan Limau Field

"Iya jadi memang selama pameran berlangsung kita mengundang adik-adik sekolah untuk memberi pengetahuan tentang industri hulu migas, industri hilir migas dan juga hemat penggunaan energi fosilfosil, kalau tadi kita telah memberikan penjelasan kepada pelajar dari SMK Negri 1 Prabumulih," kata Ari Fahlupi selaku Government & Public Relation Analyst PT Pertamina EP Asset 2.

Ari mengatakan, didalam pengarahan yang disampaikan pelajar juga diberikan penjelasan tentang produksi minyak bumi yang ada di Indonesia sekitar 850.000 bopd, sedangkan konsumsi minyak 1.600.000 bopd yang artinya besar pasak dari pada tiang.

Lebih lanjut, Ari menjelaskan kepada pelajar harus berhemat dan pindah menggunakan energi terbaru, seperti energi matahari, energi angin, energi air dan energi panas bumi.

Selain menjelaskan tentang Migas, Ari memberikan edukasi bagi pelajar agar tidak membuang sampah sembarangan dan juga tidak mengunakan air dalam kemasan akan tetapi mulai membawa botol minum sendiri-sendiri.

"Kita juga menargetkan pengunjung untuk pelajar, kami juga memberikan arahan agar mereka mulai sekarang mengurangi penggunaan sampah plastik demi kelestarian lingkungan," ujarnya.(FAP)
Share: