Tampilkan postingan dengan label MUARAENIM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUARAENIM. Tampilkan semua postingan

Siapkan Generasi Emas, Pertamina Energi Negeri (PEN) 7.0 Membangun Semangat Baru di SD N 2 Lembak

 

Muara Enim, Merdekasumsel.com —  Senin (26/8) menjadi hari yang penuh semangat dan inspirasi di SD Negeri 2 Lembak, Kab. Muara Enim. Dalam rangkaian program  “Pertamina Energi Negeri (PEN) ke-7” sekitar 19 Pekerja Pertamina tampil sebagai relawan, memberikan waktu dan pengetahuan. 



Kehadiran para pekerja dari PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 bersama PT Perta Samtan Gas dan PDSI ini membawa angin segar dan suasana baru ke dalam lingkungan sekolah, dengan tujuan menginspirasi dan memotivasi anak-anak sebagai calon generasi penerus bangsa. 



Hadir sebagai bagian dari upacara Senin, kegiatan ini juga menyerahkan bantuan media pembelajaran dan kreatifitas kepada SD N 2 Lembak berupa 10 piano untuk drumband, 3 bola volly, 1 net volly, 3 bola futsal, 6 kipas angin, 1 set proyektor & layar, 1 speaker. 



Pimpinan dan Management hadir dalam kegiatan tersebut dimulai kehadiran General Manager PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Djudjuwanto, General Manager Operation PT Perta Samtan Gas Muhammad Irwan Trimulyono, Manager Rig Operation II PT Pertamina Drilling Services Indonesia Lutfy Faluthi Firdaus dan Sr Manager Prabumulih Field PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah serta para relawan yang juga turut membersamai ke kelas, belajar dan bermain Bersama anak-anak di sekolah. 



General Manager PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 menyatakan, Program PEN 7.0 adalah manifestasi dari komitmen untuk mendukung pendidikan dan pengembangan generasi mendatang. 



“memberikan apresiasi kepada para perwira pertamina yang telah ikut serta dalam kegiatan Pertamina Energi Negeri 7.0. Selamat kepada sekolah SDN 2 Kec. Lembak Kab. Muara Enim yang terpilih menjadi tempak dilaksanakan PEN 7.0, selain itu juga karena Lembak ini merupakan wilayah kerja Pertamina Prabumulih Field yang juga memiliki produksi serta sumur yang beroperasi di sekitar wilayah Lembak.” Ujar Djujuwanto.



Relawan memulai sesi dengan mengenalkan perusahaan Pertamina, menjelaskan tentang peran perusahaan dalam industri energi dan kontribusinya terhadap pembangunan bangsa. Ini memberikan siswa wawasan tentang bagaimana sebuah perusahaan besar beroperasi dan berperan dalam masyarakat.



Siswa terlibat dalam kegiatan praktis yang diselenggarakan oleh relawan, permainan edukatif yang dan diundang untuk mengisi “Pohon Cita-Cita”, yang merupakan kesempatan bagi mereka untuk menetapkan impian mereka.



Perayaan Pertamina Energi Negri (PEN) 7.0 ini serentak dilakukan kepada 79 Sekolah Dasar di seluruh Indonesia yang tentunya inisiatif ini diselenggarakan oleh Pertamina untuk mendukung pendidikan di Indonesia, khususnya di tingkat sekolah dasar. Secara keseluruhan, inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dorongan dan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar, serta menginspirasi siswa untuk mencapai potensi terbaik mereka. (Ril/FAP)




Share:

Safari Ramadhan PT Pertamina EP Limau Field, Jaga Energi Negeri di Bulan Suci

 


MUARA ENIM, Merdekasumsel.com – PT Pertamina EP (PEP) Limau Field sebagai salah satu KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) di bawah SKK MIGAS menggelar Kegiatan Safari Ramadhan 1455 H/2024 di Desa Simpang Tanjung, 20 Maret 2024 tepatnya di Masjid Jami Nurul Iman. Safari Ramadhan tahun ini mengangkat tema“Energi Kebersamaan", kebersamaan perusahaan dengan masyarakat yang berada di wilayah kerja operasi.



Kegiatan Safari Ramadhan ini sekaligus menjadi pembuka rangkaian Safari Ramadhan 1443 Hijriah PEP Limau Field. Dalam kegiatan acara tersebut, disalurkan pula bantuan paket sembako kepada kaum duafa sebanyak 75 paket serta bantuan sarana prasarana masjid.



Senior Manager PEP Limau Field Dadang Soewargono dalam sambutannya berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat untuk pembangunan masjid serta bantuan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu menjadi keberkahan bagi sesama.



Energi kebersamaan, antara perusahaan dan masyarakat lingkungan sekitar wilayah kerja menjadikan titik awal keberhasilan pencapaian perusahaan dalam mengelola kapasitas produksi migas serta mengelola hubungan baik dengan masyarakat. 



PEP Limau Field saat ini menapaki angka produksi minyak mencapai 3898.4 BPOD dan gas 7.16 MMSCFD. Dengan angka kapasitas produksi yang kian meningkat itu, tentunya aset produksi sangat penting untuk dijaga. 



Dadang mengajak masyarakat Desa Simpang Tanjung untuk bersama-sama menjaga aset produksi Migas guna menunjang kebutuhan energi negeri.



"Desa Simpang Tanjung merupakan salah satu wilayah yang bersinggungan langsung dengan perusahaan, kami juga mengajak Bapak Ibu yang hadir untuk bersama-sama kita jaga energi nasional, energi untuk bersama." terang Dadang.



Mike Pineca, Camat Belimbing, Kabupaten Muara Enim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menympaikan apresiasi kepada PT Pertamina EP Limau Field telah memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Desa Simpang Tanjung, atas kegiatan Safari Ramadhan kembali membuka ruang silahturahmi dan berbagi untuk merasakan manfaat dari hadirnya produksi migas di wilayah Desa Simpang Tanjung.



“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Limau Field dan hadirnya manajemen untuk melaksanakan safari Ramadhan di Desa Simpang Tanjung. Agar nantinya silahturahmi kedepan terjalin dengan harmonis." ujar Mike



Hadir dalam kesempatan ini, Kepala Desa Simpang Tanjung, Babinsa dan Babinkabtimas, Manajemen Limau Field serta masyarakat Desa Simpang Tanjung. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, tausiyah, penyerahan paket sembako dan sarana dan prasarana masjid serta ditutup dengan buka puasa bersama menjadi moment kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat. (FAP/ril)


Share:

SKK Migas Sumbagsel - KKKS Sumsel lakukan Field Trip dengan FJM Sumsel di Daerah Mitra Binaan PHR Zona 4

 


Muara Enim, Merdekasumsel.com -- SKK Migas Perwakilan Sumbagsel - KKKS Wilayah Sumsel melakukan kegiatan Media Engagement melalui Field Trip dengan Forum Jurnalis Migas (FJM) di Danau Shuji Lembak, salah satu wilayah mitra binaan PHR Zona 4 pada Rabu, (7/06). 


Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk membina hubungan baik dengan media yang telah membantu memberitakan kegiatan hulu migas khususnya yang dioperasikan oleh KKKS di wilayah Sumsel. Sekaligus untuk mewujudkan komitmen dan program kerja SKK Migas – KKKS kepada mitranya dalam hal ini media.


Ketua PWI Sumsel sekaligus Sekretaris FJM Sumsel, Firdaus Komar menyampaikan bahwa sejatinya SKK Migas – KKKS dan Media memiliki tujuan yang sama dalam memberikan kontribusi untuk mendukung pemerintah dalam hal mewujudka kesejahteraan masyarakat “kita ini satu tujuan stasiun hanya berbeda rel kalau diibaratkan kereta, tujuan kita sama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat namun bentuk usahanya yang berbeda,” ujar Firko sapaan akrabnya. “kalau SKK dan KKKS mencari cadangan migas untuk kedaulatan energi nasional, kami wartawan mendukung pemberitaan agar mengajak masyarakat mendukung kegiatan ini,” lanjut Firko. Sehingga dikatakannya sinergi antara SKK Migas – KKKS dan Media memang harus dijalankan dengan seerat mungkin untuk mewujudkan tujuan Bersama tersebut.


Di tempat terpisah, Head of Comrel Zona 4, Tuti Dwi Patmayanti, menyatakan bahwa "kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun dan harapannya dapat mempererat hubungan antar media dengan perusahaan," ujar Tuti. 


Sementara itu Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe'i Syafri, Menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan sebagai ajang silaturahmi dan juga harmonisasi untuk media di wilayah Sumsel. “Kami SKK Migas dan KKKS mengupayakan kegiatan ini dilakukan rutin agar semakin erat dan kuat sinergi antara SKK Migas – KKKS dengan media” ujar Safeí. 


Ia juga menyampaikan apresiasi atas peran media khususnya Forum Jurnalis Migas yang selama ini telah aktif mendukung kegiatan hulu migas dan aktif menyebarkan informasi yang benar terkait kegiatan hulu migas di daerah provinsi Sumsel khususnya. Sehingga dikatakannya menjadi penting untuk terus memupuk hubungan yang baik ini.


Selanjutnya Safe’i menyampaikan harapannya agar kedepan kerja sama dengan FJM dapat menjadi salah satu modal untuk semua pihak dalam menjalankan tugas dan fungsi mendukung terwujudnya kedaulatan energi nasional serta energi yang berkeadilan, serta pembangunan Indonesia seutuhnya yang selalu dicita-citakan dengan pemberitaan-pemberitaan yang berimbang dan benar yang disampaikan oleh wartawan-wartawan FJM Kepada Masyarakat, karena sejatinya keberhasilan hulu migas adalah keberhasilan kita bersama.


Kegiatan ini diikuti oleh 72 wartawan di wilayah Sumsel yang tergabung dalam Forum Jurnalis Migas dan juga dihadiri oleh perwakilan SKK Migas dan juga KKKS di wilayah Sumbagsel. Bertempat di Danau Shuji, yang merupakan salah satu tempat wisata di wilayah mitra binaan PHR Zona 4, kegiatan ini berlangsung sangat hangat dan ceria. Para wartawan yang hadir juga dapat menikmati wisata alam yang disajikan oleh Danau Shuji sebagai salah satu binaan yang berhasil menjadi kawasan wisata di Lembak Sumsel. (Ril/FAP) 

Share:

Ridho Yahya Disambut Musik Tradisional Tanjidor di Sungai Rotan

 


MUARA ENIM, Merdekasumsel.com -- Ribuan warga Desa Sungai Rotan Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim "arak" Ridho Yahya Walikota Prabumulih, kenapa?


Ternyata, hal tersebut merupakan tradisi turun temurun desa sungai rotan ketika ada hajatan ataupun kemeriahan lainya. nah, arak-arakan itupun di iringi musik tradisional Tanjidor.


Kehadiran Ridho Yahya di desa Sungai rotan itu sangat di nantikan oleh masyarakat, tak kenal anak-anak, para remaja dan dewasa kumpul menjadi satu untuk menyambut kehadirannya.


Tiba di lokasi (desa sungai rotan - red) orang nomor satu di kota nanas itupun langsung di "grumuni"  masyarakat desa sungai rotan mereka hendak mengabadikan moment bersama sosok Ridho Yahya itu.


"Fotoke kami samo pak wali yo mang," ucap salah satu warga kepada tim liputan ini.


Kedatangan Ridho Yahya yang di dampingi beberapa OPD Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih juga kesebelasan Tim Persipra Allstar guna menyambung silaturahmi dan ikut memeriahkan turnamen Sungai Rotan Cup.


"Alhamdullilah kita di undang kembali untuk ikut memeriahkan turnamen sepak bola sungai rotan cup dan ini suatu moment dimana silaturahmi dan persaudaraan itulah hal yang paling utama," kata Kapten Persipra Allstar Ridho Yahya usai babak pertama.


Sementara Zazili selaku Ketua Pelaksana (Ketupel) pada sungai rotan cup itu mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi tinggi atas kembali pertandingannya Persipra di lapangan desa sungai rotan.


"Alhamdullilah masyarakat sangat terhibur atas kehadiran pak wali dengan tim Persipra prabu untuk maen yang ke duo kali ini,"tukasnya.


Pada pertandingan kali ini Persipra jauh mengungguli skor dari tuan rumah, hingga peluit panjang di babak kedua di bunyikan tercatat di papan skor yakni 8-1. (Ril/FAP) 


Sumber : Diskominfo Prabumulih

Share:

SKK Migas-Pertamina EP Limau Panen Raya di Muara Enim: Dukung Ketahanan Pangan Nasional

 


Muara Enim, Merdekasumsel.com – SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Pertamina EP Limau menggelar panen raya jagung di Balai Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim pada Kamis (28/7). Panen raya jagung dalam program ketahanan pangan terpadu ini dihadiri oleh Pj. Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Asisten III Setda Kabupaten Muara Enim, Ir. Maryana dan jajaran OPD dilingkungan Kabupaten Muara Enim, General Manager Zona 4 Agus Amperianto, Sr Manager Limau Field Zulfikar Akbar dan Perwakilan SKK Migas Sumbagsel.

 

Program ini merupakan komitmen SKK Migas-Pertamina EP Limau untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat yang sekaligus juga meningkatkan produktivitas lahan dengan pola tanam tumpang sari pada lahan sawit yang sedang dalam masa re-planting. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 2 tentang menghentikan kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan peningkatan nutrisi, serta mempromosikan pertanian berkelanjutan.

 

Dukungan KKKS Pertamina EP Limau diwujudkan dalam bentuk penyediaan bibit jagung dan pendampingan budidaya jagung pada lahan tanam seluas kurang lebih 15 hektar. Selain itu, KKKS Pertamina EP Limau turut menyediakan alat perontok jagung, dan mendampingi pemasaran hasil panen dengan menggandeng perusahaan penampung. Jumlah petani yang terlibat dalam program ini sejumlah 26 kepala keluarga (KK).

 

Bonggol jagung pasca panen dimanfaatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk budidaya jamur enoki dan batangnya diolah menjadi pakan ternak. Kulit jagung dimanfaatkan untuk bahan dasar kerajinan anyaman. Di samping itu, program ini mendukung penggunaan pupuk organik yang ramah lingkungan; untuk meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan. KKKS Pertamina EP Limau memaksimalkan konsep zero waste dan sejalan dengan SDGs nomor 13 tentang aksi untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.

 

General Manager Zona 4 Agus Amperianto menjelaskan, dengan adanya Program Ketahanan Pangan di Desa Air Enau ini akan mendukung Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. "Keberhasilan program pengembangan masyarakat selain didukung oleh berbagai pihak, yang paling utama karena antusiasme dan inovasi tiada henti dalam melaksanakan pengembangan masyarakat," ujar Agus.


Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menjelaskan bahwa Sebagai industri yang menjalankan kegiatan operasional di daerah SKK Migas bersama KKKS tentu menyadari bahwa ada hal-hal yang harus dipenuhi sebagai tanggung jawab kepada masyarakat disekitar wilayah kerja. Ia menerangkan bahwa pelaksanaan program ini juga tak lepas dari upaya hulu migas untuk meningkatkan peran industri nasional dan juga lokal di seluruh aktifitas industri hulu migas. “Kami juga hendak menciptakan seoptimal mungkin efek berganda hulu migas yang dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah kerja kami,” ujar Anggono.

 

Di Kabupaten Muara Enim dikatakan Anggono terdapat beberapa KKKS yang beroperasi dan dituntut untuk menjalankan Program Pengembangan Masyarakat yang meliputi beberapa pilar diantaranya adalah Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Infrastruktur, Lingkungan, Bencana alam dan Studi social mapping. Kali ini Pertamina EP Limau berkontribusi melalui program ketahanan pangan bagi 26 KK di Desa Air Enau, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Dari sekian banyak efek berganda hulu migas yang dimonitor SKK Migas Sumbagsel, pada program kali ini memiliki nilai kontribusi sebesar 300 juta rupiah. “Program ketahanan pangan ini juga memenuhi terealisasinya program yang melingkupi pilar-pilar tersebut,” lanjut Anggono. Anggaran tersebut dikatakannya dibagi untuk beberapa keperluan diantara dipergunakan untuk sampling tanah, survey serta sosialisasi kegiatan, pembelian bibit jagung beserta pupuknya dan pembelian alat pemipil jagung, pencacah kompos, pencacah pakan organik dan pengayak kompos. Selain itu juga terserap untuk kegiatan pasca panen termasuk untuk seremoni panen raya bersama pemangku kepentingan.

 

Selanjutnya ia mengharapkan agar pemerintah dan masyarakat dapat terus memberikan dukungan kepada SKK Migas dan KKKS untuk kelancaran kegiatan hulu migas. “Besar harapan kami agar kiranya program ini memberikan manfaat yang banyak bagi semua pihak yang turut andil di dalamnya khususnya bagi masyarakat penerima manfaat, kami juga mengharapkan agar pemerintah daerah dan juga masyarakat sekitar wilayah KKKS dapat terus memberikan dukungan untuk kegiatan kami karena keberhasilan hulu migas adalah keberhasilan semua pihak” tutupnya. (Ril/FAP) 


Share:

Tinjau Pembangunan TMMD, Danrem 004/Gapo dan Dandim 0404/ME Minta Warga Rawat Bangunan Yang Telah Jadi

 


Muaraenim, Merdekasumsel.com -Komandan Korem (Danrem) 044/Gapo Brigjen TNI M Naudi Nurdika SIP MSi MTr Han melakukan kunjungan kerja dan meninjau langsung realisasi program TMMD ke 113 Kodim 0404 Muaraenim.


Kunjungan Danrem itu disambut langsung Komandan Kodim (Dandim) 0404/ME, Letkol Arh Rimba Anwar SIP MIP dan Plt Bupati Muaraenim, Kurniawan Ap MSi dan jajaran.


Dalam kunjungannya itu Danrem, Dandim dan Bupati meninjau seluruh pembangunan TMMD di wilayah Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muaraenim.


Pada kesempatan itu Danrem, meminta fasilitas pembangunan TMMD ke 113 untuk dijaga dan dirawat agar bangunan itu bisa bertahan lama serta bisa digunakan terus menerus.



"Sudah dibangun, tolong dijaga dan dirawat. Kalau ada yang mulai rusak nantinya segera pak kepala desa ajak warganya dirawat atau diperbaiki lagi agar daya guna bisa lama kedepannya," kata Danrem.


Danrem 044/Gapo menuturkan, kelemahan dalam setiap pembangunan selama ini adalah bisa membangunan tetapi tidak mampu merawat akhirnya tidak bertahan lama.


"Ini adalah bentuk kepedulian TNI, tugas TNI dalam TMMD adalah membantu masyarakat yang kesulitan. Dan kepada warga desa yang mendapatkan bantuan sumur bor dan pembangunan MCK dalam program TNI Manunggal Air dari bapak KSAD agar kiranya digunakan sebaik-baiknya untuk keperluan warga mendapatkan air bersih, dirawat dan dijaga bersama," terang Jenderal Bintang Satu ini kepada awak media.


Senada Komandan Distrik Militer (Kodim) 0404 ME, Letkol Arh Rimba Anwar SIP MIP mengungkapkan, pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 tahun 2022 yang sudah berjalan dan akan selesai 9 Juni nanti semoga lancar dan aman dan semoga manfaatnya dirasakan masyarakat.



"Kedepan ini akan dilanjutkan terutama kata pak Bupati tadi program RTLH. Sebab, sangat menyentuh sekali ke masyarakat. Pembangunan jalan dan pembukaan jalan, pembangunan air bersih dan kita akan mendorong pemerintah daerah," bebernya.


Terpisah PLT Bupati Muara Enim, Kurniawan mengungkapkan, dengan adanya TMMD Ke 113 di Muara Enim sangat membantu sekali terutama program air bersih dan program RTLH.


"TMMD ini banyak sekali manfaatnya buat masyarakat. Harapan kita akan terus bersinergi dengan TNI dan mendukung semua kegiatan TNI. Kalau untuk anggaran yang disiapkan yakni mencapai Rp 1,9 miliar oleh Pemda Muara Enim dan tahun depan kita liat lagi seperti apa programnya, pak Danrem juga sudah berbicara nanti ada karya bhakti, nah bisa kita anggarkan buat pengentasan kemiskinan,"  tegasnya.(05)



Share:

Pertamina EP Resmikan Stasiun Pengumpul, Tingkatkan Produksi Gas Hingga 15 MMSCFD

 

Muara Enim, Merdekasumsel.com – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina EP meresmikan Stasiun Pengumpul (SP) Beringin A di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, pada Senin (30/5). Di bawah manajemen Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 4, pembangunan SP Beringin A bertujuan meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas bumi (migas) hingga mencapai 15 million standard cubic feet per day (mmscfd) untuk gas dan 382 barrel per day (bpd) untuk kondensat. SP Beringin A akan menampung dan mengolah gas dan kondensat dari delapan sumur yang akan dikembangkan KKKS Pertamina EP. Pengoperasian SP Beringin A akan dilakukan oleh Prabumulih Field.


SP Beringin A dapat dimanfaatkan onstream sesuai jadwal dengan tetap memitigasi resiko penyebaran COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Di samping itu, tercapai jam kerja selamat 1.088.204 jam per tanggal 17 Mei 2022, tanpa ada satupun lost time incident (LTI).


Dengan kondisi COVID 19 yang merebak di seluruh dunia, dinamika pelaksanaan proyek ini pun mengalami banyak turbulensi. Namun dengan menerapkan kaidah manajemen proyek yang baik serta senantiasa melakukan koordinasi dengan SKK Migas, maka proyek ini dapat berjalan dengan baik. 


Paralel proses pengadaan dan pemasangan compressor yang akan selesai pada Q2 2023, tim proyek melakukan inovasi yaitu dengan melakukan gas onstream tanpa menggunakan gas compressor melalui balance of plant yang sudah selesai dibangun. Dengan merevisi kembali desain, ketelitian, dan best engineering practices, SP Beringin A dapat mengalirkan fluida sumur – sumurnya. Inovasi ini selain bermanfaat agar tetap onstream tepat waktu juga menghindarkan proyek dari biaya preservasi tambahan. 


General Manager Zona 4 Agus Amperianto menyampaikan komitmen meningkatkan produksi migas dari wilayah Sumatra Selatan dengan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To Grow, Efficient, Resilient, dan Aggressive) sehingga operasi migas berjalan dengan selamat, efektif, dan unggul, serta dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional. “Pembangunan SP Beringin A menjadi salah satu upaya kami untuk meningkatkan produksi migas. Keberhasilan pembangunan ini mendorong semangat kami untuk terus berkontribusi meningkatkan produksi migas dari Sumatra Selatan,” ujar Agus. 


"Kendala yang dihadapi justru memacu kami untuk melakukan inovasi dan terobosan dalam penyelesaian proyek tersebut. Sehingga SP Beringin A dapat dioperasikan dan memberikan tambahan produksi minyak dan gas, meskipun ada salah satu peralatan yaitu kompresor yang baru akan terpasang di Q2 2023. Inovasi ini selain mampu menjaga proyek dapat beroperasi, juga tidak ada beban biaya preservasi tambahan", kata Agus.


Manajer Senior Manajemen Proyek SKK Migas Noezran Azwar menyampaikan perlu diperhatikan komitmen dari PT Pertamina EP untuk melakukan upaya yang lebih optimal dalam pelaksanaan proyek guna terpenuhinya target onstream pada tahun 2022 khususnya untuk PT Pertamina EP Zona 4 lainnya, seperti EPF SP TMB (Prabumulih). Disamping itu Noezran juga menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi proyek “Upaya optimal dapat dicapai dengan optimasi terhadap sinergitas di internal KKKS antara fungsi teknis, fungsi manajemen asset dan fungsi pengadaaan sehingga menghasilkan pemenuhan kebutuhan proyek yang sesuai jadwal dan tepat sasaran dan sacara aktif mencari inovasi dengan memberdayakan opsi pemanfaatan peralatan idle yang merupakan asset dari material di lapangan lain atau bahkan dari KKKS lain," ungkap Noezran


Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatra Bagian Selatan Anggono Mahendrawan menyampaikan apresiasi terhadap KKKS Pertamina EP yang berhasil memanfaatkan onstream SP Beringin A. “Pembangunan SP ini meningkatkan kapasitas produksi migas hingga mencapai 15 mmscfd untuk gas dan 382 bpd kondensat. Peningkatan ini sejalan dengan upaya mencapai target produksi migas nasional sejumlah 1 juta bopd untuk minyak dan 12 bscfd untuk gas pada tahun 2030, untuk mendukung ketahanan energi nasional. Kami berharap Pertamina EP terus melakukan berinovasi, melalukan efisiensi, dan meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan proyek, kompetensi sumber daya manusia, dan keteknikan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan kerja,” terang Anggono.(Ril/FAP) 


Share:

Pertamina Berhasil Temukan Cadangan Migas Baru di Sumatera Selatan

 


Muara Enim, Merdekasumsel.com -- Pertamina Subholding Upstream, melalui PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) - Regional Sumatera Zona 4 berhasil temukan cadangan minyak dan gas pada sumur eksplorasi Wilela (WLL)-001 yang berlokasi di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, sekitar 15 km dari Stasiun Pengumpul (SP) Merbau dan 25 km dari SP Limau. 


Sumur WLL-001 ditajak pada 28 Maret 2022 dan mencapai kedalaman akhir 1.358 meter Measured Depth (mMD) pada 19 April 2022. Sumur ini dapat menemukan gas dan kondensat melalui Uji Kandungan Lapisan (Drill Stem Test/DST) pertama (DST#1) yang dilakukan pada reservoir batu pasir Formasi Air Benakat pada interval 880-886 m. “Dari hasil Uji Kandungan Lapisan pertama diperoleh laju aliran gas sebesar 5,69 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan kondensat 482,7 barel per hari (BCPD). Selanjutnya akan dilakukan Uji Kandungan Lapisan kedua dan ketiga pada interval batu pasir lain di Formasi Air Benakat,” ujar Direktur Utama PHR-Regional Sumatera, Jaffee Arizon Suardin.


Lebih lanjut Jaffee mengatakan temuan ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan cadangan dan upaya memenuhi kebutuhan gas yang semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri di Sumatera Selatan, serta mendukung pencapaian target produksi migas nasional. “Dengan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive), PHR-Regional Sumatera akan terus menjalankan operasi migas yang selamat dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan dan berkelanjutan,” ujar Jaffee.


Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE)-Subholding Upstream, Medy Kurniawan, berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat pekerja Pertamina di Regional Sumatera untuk terus berupaya menemukan cadangan-cadangan migas baru. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para pemangku kepentingan. “Subholding Upstream menpunyai rencana kerja yang masif dan agresif pada tahun 2022 antara lain pengeboran eksplorasi sebanyak 29 sumur serta pengeboran sumur pengembangan sebanyak 813 sumur dan 500 sumur di antaranya berada di wilayah PHR. Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, maka aktivitas operasi perusahaan dalam mencari dan memproduksi migas dapat berjalan lancar dan kebutuhan energi di Indonesia dapat terpenuhi. Terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung operasi Zona 4, sehingga pengeboran sumur eksplorasi WLL-001 berjalan lancar dan berhasil menemukan cadangan migas,” ujar Medy.


Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, menyebutkan bahwa temuan ini merupakan pencapaian yang sangat baik sebagai hasil dari upaya yang selama ini dilakukan oleh PHR. “Sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang memiliki target pengeboran paling banyak di tahun 2022 ini, PHR memang harus berupaya lebih banyak untuk menemukan cadangan-cadangan migas di wilayah operasi,” ujar Anggono.


Anggono juga menyampaikan bahwa SKK Migas selanjutnya akan memberikan dukungan terhadap rencana-rencana pengeboran yang dijalankan oleh semua KKKS, khususnya di wilayah Sumbagsel, termasuk PHR. “Penemuan ini akan berkontribusi pula terhadap pencapaian target produksi migas nasional, harapannya semua target yang diberikan kepada PHR dapat terpenuhi dan produksi terus meningkat. Kita wajib optimis bahwa target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada tahun 2030 dapat diwujudkan,” tutup Anggono.


Pengeboran eksplorasi sumur Wilela-001 dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE yang tinggi, menerapkan protokol pencegahan COVID-19 secara ketat, serta menerapkan operational excellence. (Ril/FAP) 


Share:

Tikam Bapak-bapak 23 Tusukan, Seorang Pemuda Diringkus Tim Puma Polsek Gelumbang

 


Gelumbang, Merdekasumsel.com - Satu dari dua pelaku pengeroyokan dengan penikaman 23 tusukan dengan senjata tajam terhadap Wendi (40), berhasil diamankan oleh Satuan Reskrim  Team Puma Polsek Gelumbang Polres Muara Enim. 


Pelaku yang diamankan berinisial MJP (18) warga Lingkungan I Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. 


Sedangkan untuk satu pelaku berinisial PA (25) belum tertangkap dan masih dalam pengejaran petugas Satreskrim Polsek Gelumbang.


Kapolres Muara Enim Aris Rusdiyanto SIK melalui Kapolsek Gelumbang AKP Morris Widhi Harto SIk didampingi Kanit Reskrim Iptu Syawaluddin SH membenarkan telah mengamankan satu tersangka dalam perkara pengeroyokan. 


"Berdasarkan penyidikan petugas kita, pelaku melakukan tindak pidana karena motif dendam," ungkapnya.


Kapolsek menuturkan, modus dua pelaku melakukan penusukan yakni dengan mengikuti korban menggunakan sepeda motor lalu menghentikan motor korban. "Lalu tanpa basa basi langsung mengeroyok korban serta menusuk korban dan kabur meninggalkan korban," terangnya.


Korban saat itu sempat ditolong warga sekitar lokasi dan dilarikan ke medis dengan mengalami 23 tusukan dengan senjata tajam. "Korban dilarikan ke rumah sakit AR Bunda kota Prabumulih untuk menjalani perawatan," lanjutnya.


Atas peristiwa itu, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Syawaluddin dan Team Puma melakukan pengejaran terhadap dua pelaku dan berhasil meringkus satu pelaku sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur. 


"Kami imbau satu pelaku lainnya menyerahkan diri, pelaku akan dijerat pasal 170 Ayat (2) ke-2 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara," tegasnya.


Ditambahkan Kapolsek, adapun sejumlah barang bukti yang kita amankan yaitu 1 (satu) Bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang lebih kurang  27 cm bergagang kayu warna coklat milik TSK M. Jopi Pratama dan 1 (satu) Bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang lebih kurang 30 cm bergagang kayu warna coklat milik PA.


Untuk diketahui, Wendi (40) tercatat sebagai warga Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir nyaris tewas ditusuk dua pelaku kejahatan.


Peristiwa terjadi dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) disimpang Patra Tani Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim pada Jum'at (11/02) lalu, sekitar pukul 03.30 WIB.  (Junai)



Share:

Pelakor Dibunuh Istri Sah, Sebelum Tewas Dikebun Karet Sempat Duel


Muaraenim, Merdekasumsel.com - Diduga sakit hati suaminya diganggu oleh perebut laki orang (pelakor), Yeni (35) warga Desa Tapus Kecamatan Lembak Kabupaten Muaraenim, nekat menusuk Beni Aryani (35) warga sedesanya hingga tewas di kebun karet, Selasa (17/8/2021).

Pelaku awalnya menanyakan apa hubungan korban dengan suaminya dan meminta agar menjauhi sang suami.

"Dem lah kau ganggu laki aku (sudahlah kamu mengganggu suami saya-red," ungkap Yeni dihadapan polisi ketika diamankan.

Namun kata Yeni, bukannya menuruti permintaannya tapi korban malah balik menantang dan membuat dirinya naik pitam.

Korban malah mengatakan 'nak ngapo kau, itu urusan aku' (mau apa kamu, itu urusan saya). Mendengar kata-kata itu, Yeni yang hendak pulang lalu berbalik dan terjadi duel alias perkelahian antar keduanya.

Yeni lalu mengeluarkan pisau yang disimpannya di pinggang dan menusuk korban membabi buta beberapa kali di bagian tubuh korban hingga membuat Aryani tewas ditempat kejadian.

Usai melakukan aksi pembunuhan itu pelaku lalu menyerahkan diri ke Polsek Lembak.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Lembak AKP Sigit Widodo didampingi Kanit Reskrim, Ipda Heri Defriansyah membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya telah mengamankan tersangka.

Turut diamankan barang bukti berupa satu buah Pisau golok panjang lebih kurang 30 Cm, satu buah baju Kaos hitam motif garis Putih lengan panjang, satu buah celana dasar panjang Coklat panjang, satu pasang sepatu bot Hitam, satu helai jilbab warna Ungu, satu buah Baju Kaos partai, satu buah celana pendek Biru,
satu pasang sendal selop warna Cream, satu unit SPM Yamaha Vega milik tersangka dan satu unit SPM Viar milik Korban.

"Pelaku telah kami amankan, untuk motifnya tersangka sakit hati dan emosi dengan Korban yang diduga telah menganggu rumah tangganya," ujarnya. (FAP)
Share:

Jelang Ramadhan 1442 H, PTBA Makmurkan 74 Masjid Dan 62 Musholla

 


Lawang Kidul, Merdekasumsel.com -- Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) memakmurkan 74 masjid dan 64 musholla dengan memberikan bingkisan Ramadhan 1442 Hijriah.


Pendistribusian Bingkisan Ramadhan 1442 Hijriah secara simbolis dipusatkan di masjid Jamik Bukit Asam Tanjung Enim, Senin (12/04/2021).


Acara itu dihadiri oleh General Manajer (GM) Layanan Operasional PTBA, Venpri Sagara didampingi Senior Manajer Pengadaan, Zulfikar Azhar, Senior Manajer Hukum dan Regulasi, Nugraha Nurtyasanta, dan Manajer Humas, Iko Gusman, Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, serta Unsur Tripika Lawang Kidul.


Pembagian bingkisan ini diperuntukkan untuk wilayah ring 1 Perusahaan meliputi Kecamatan di Kabupaten Muara Enim yaitu kecamatan Lawang Kidul, Tanjung Agung dan Muara Enim serta Kecamatan di Kabupaten Lahat yaitu Merapi Timur. 


Sedangkan penerima simbolis pembagian bingkisan dari PTBA diterima Perwakilan Pengurus masjid Al-barokah Tungkal Muara Enim, Ahmad Waris Alfauzi.


Saat memberikan sambutan, GM PTBA, Venpri Sagara, berharap bingkisan yang diberikan PTBA bisa dimanfaatkan dengan baik selama bulan Ramadhan di kegiatan - kegiatan masjid dan musholla.


Ia mengatakan bahwa jelang Idul Fitri 1442 Hijriah nanti PTBA akan memberikan bantuan untuk hari raya yang belum tahu besaran jumlahnya. Tahun ini, PTBA juga meminta maaf karena tidak melakukan safari Ramadhan seperti tahun sebelumnya, karena masih dalam pandemi Covid-19. Insya Allah tahun depan bisa terlaksana safari Ramadhan untuk menjalin hubungan yang lebih dekat antara PTBA dengan masyarakat ring 1 khususnya.


"Kami dari Manajemen PTBA memohon doa dari masyarakat agar apa yang ditargetkan PTBA berjalan sesuai dengan yang diharapkan," pinta Venpri.


Ketua Panitia Ramadhan 1442 H PTBA, Ichsan Aprideni, menambahkan bahwa tujuan pemberian bingkisan ini yaitu untuk membantu operasional kegiatan di masjid dan musholla selama bulan Ramadhan sampai hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Untuk masjid mendapat bantuan sebesar Rp 3 juta sebanyak 74 masjid total nilai Rp.222.000.000 juta dan untuk 62 musholla menerima Rp.1,8 juta total nilai sebesar Rp.111.600.000 juta.


Sementara itu, Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, mewakili masyarakat Lawang Kidul mengucapkan terima kasih atas kepedulian PTBA yang membantu meringankan pengelolaan masjid dan musholla untuk keperluan selama bulan suci Ramadhan sebagai bentuk apresiasi kepada Ustadz, Ustadzah, dan Pengurus Masjid / Musholla.


Diakuinya selama menjabat Camat Lawang Kidul, PTBA sudah banyak berbuat untuk warga Lawang Kidul, baru - baru ini PTBA telah membantu Kecamatan Lawang Kidul dalam mengikuti ajang kompetisi MTQ ke-37 tingkat Kabupaten Muara Enim.


 "Alhamdulillah, Kecamatan Lawang Kidul meraih peringkat ke-2 pada MTQ ini, dan ini menjadi kebanggaan kita semua," ucapnya.


Ditempat yang sama, Ahmad Waris Alfauzi, Pengurus Masjid Albarokah dari Tungkal Muara Enim, merasa sangat bersyukur adanya bantuan ini untuk keperluan ibadah selama bulan Ramadhan.


"Insya Allah bantuan ini akan digunakan sebaik - baiknya dan akan menambah semangat jamaah untuk beribadah. Tidak lupa kami mendoakan PTBA semoga diberikan kemajuan dan jaya. Semoga bantuan seperti ini bisa berlanjut di tahun depan," ungkap Ahmad. (Ril) 

Share:

12 Desa dan 12 BPD di Muara Enim Keluhkan Limbah PT TEL Bakal Gelar Aksi Demo

 


MUARA ENIM, MERDEKASUMSEL.COM -- Pengelolaan limbah oleh perusahaan PT TEL (Tanjung Enim Lestari) kembali menjadi sorotan masyarakat. Buruknya penggelolaan limbah hasil produksi perusahaan penghasil kertas ini terungkap dalam rapat rencana aksi damai, yang dilakukan oleh 12 kepala desa bersama 12 BPD di Desa Banuayu, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, Rabu (18/03/2021) sore.

“Aksi ini murni dari dan untuk masyarakat, karena sudah mengancam keselamatan masyarakat. Sudah 20 tahun lebih selama beroperasi pihak TEL tidak pernah melakukan normalisasi limbah miliknya,” ujar Harnison SE, selaku ketua aksi damai dari 12 desa dan 12 BPD, dibincangi usai rapat dikediamannya.

Dikatakan Harnison, permasalahan tersebut sudah mereka sampaikan dari semenjak September 2020 lalu. Namun sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pihak PT TEL, dan bahkan terkesan selalu menghindari.

“Untuk itu kita sepakat akan melakukan aksi damai, pada Senin, 12 Maret 2021 nanti, jika hasil pertemuan besok (Hari ini, red) tidak ada keputusan dari pihak TEL, ungkap pria yang juga menjabat Ketua Bumdes Banuayu tersebut.

Menurut dia, ada 2 tuntutan yang harus dipenuhi dan dilaksanakan oleh PT TEL. Kedua tuntutan itu, di antaranya; segera melakukan normalisasi limbah, dan mengembalikan tenaga kerja lokal seperti semula.

“Lakukan normalisasi dan kembalikan tenaga kerja lokal yang telah pensiun,” tandasnya, seraya menambahkan aksi dilakukan oleh 10 desa dari Kecamatan Empat Petulai Dangku, 1 desa dari Kecamatan Rambang Niru, dan 1 desa lagi dari Kecamatan Belimbing (Area Ring 1, 2, dan 3).

Disinggung terkait penyaluran dana CSR terhadap tanggung jawab social dan lingkungan atau TJSL dari PT TEL, dijelaskan Harnison, masih sangat minim. Bahkan, selama 1 tahun terakhir dari beberapa ajuan, pihaknya hanya mendapat 1 unit AC untuk kantor Bumdes.

“Alhamdulillah, semenjak ditunjuk jadi ketua Bumdes, dan 1 tahun mati-matian berusaha hanya dikasih 1 unit AC utk kantor bumdes, dengan produksi 8 juta ton per tahun,” pungkasnya.

Dari pantauan, selain diikuti Kepala Desa Banuayu, Abdul Haris Nasution SH, rapat rencana aksi damai ini juga diikuti langsung oleh belasan kepala desa lainnya, dan 12 BPD dari 3 kecamatan di Muara Enim. (Ril/FAP)

Share:

RSUD Muaraenim Terbakar Pasien dan Keluarga Kocar Kacir, Wakapolres Turun Langsung Lakukan Evakuasi


Muaraenim, Merdekasumsel.com - Ruang Operasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr HM Rabain Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, dilalap si jago merah pada Rabu (17/3/2021) sekira pukul 09.00 WIB.


Belum diketahui penyebab api membakar di ruangan operasi rumah sakit kebanggan warga Kabupaten Muaraenim itu namun dugaan sementara disebabkan oleh konseleting arus listrik.

Pantauan Merdekasumsel.com di lapangan, seluruh pasien dan keluarga serta para petugas medis berhamburan keluar ruangan menyelamatkan diri dari kobaran api.

Pasien yang diselamatkan mulai dari menaiki kursi roda, di tempat tidur hingga berlari menggunakan tongkat penopang maupun tiang infus.

Tidak hanya petugas medis namun Wakapolres Muara Enim, Kompol Agung Aditya Prananta SH SIk MH bersama sejumlah personel bahkan turun langsung melakukan evakuasi terhadap pasien dan keluarga di sejumlah ruangan.


Petugas kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran, namun diduga kuat kebakaran akibat korsleting listrik. Sementara informasi yang diterima, sumber api diduga berasal dari sebuah ruangan di lantai 2 RSUD tersebut.

Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar SIk melalui Wakapolres, Kompol Agung Aditya Prananta SH SIk MH yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian kebakaran RSUD Muara Enim.

Menurut Kompol Agung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran terjadi pun masih dalam penyelidikan Polres Muara Enim.

"Korban tidak ada. Untuk dugaan penyebabnya konsleting instalasi listrik. Pasien dievakuasi di Polres semua," singkatnya. (CK)

Share:

Lakukan Pembinaan Kekuatan Pada TNI AD, Batalyon Kavaleri 5/DPC Karang Endah Gelar YTP di Puslatpur Baturaja

 


MUARA ENIM, MERDEKASUMSEL.COM -- Batalyon Kavaleri 5 Dwipangga Ceta telah melaksanakan latihan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) selama 7 hari di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan (Sumsel).


Pelaksanaan latihan yang dimulai tanggal 01 – 07 November 2020 tersebut dalam rangka untuk meningkatkan profesionalisme para prajurit Yonkav-5 DPC yang merupakan satuan militer lapis baja yang bernaung di bawah Komando Daerah Militer II/Sriwijaya.


Komandan Yonkav-5/DPC Karang Endah, Mayor Kav Muslim Rahim Tompo, S.H., M.si. mengatakan, kegiatan latihan YTP ini merupakan bagian dari pembinaan kekuatan TNI AD.


"Latihan YTP ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para personel Yonkav-5 DPC dalam melaksanakaan tugas operasi yang mencakup hal-hal keterpaduan, kerjasama dan koordinasi dalam pengambilan keputusan, taktik dan teknik, pengintegrasian semua kemampuan satuan yang dimiliki. Serta prosedur serta komando dan pengendalian operasi," terangnya, Sabtu (7/11/2020).


Selain untuk meningkatkan kemampuan bertempur satuan dalam melaksanakan tugas di medan operasi, Mayor Kav Muslim Rahim Tompo, S.H., M.si. juga menjelaskan bahwa latihan YTP ini juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban atas anggaran yang diberikan oleh negara.


Latihan bagi prajurit TNI sambungnya, adalah kebutuhan yang paling hakiki. "Dengan berlatih, maka prajurit akan mampu melaksanakan tugas secara optimal dan profesional" tandas Danyonkav-5/DPC Karang Endah. (Ril/FAP) 

Share:

Pengurus SMSI Muara Enim Masa Bakti 2020-2023 Resmi Dilantik, Ini Pesan Plt Bupati Muara Enim

 


Muara Enim, Merdekasumsel.com -- Kepengurusan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)  Muara Enim resmi dilantik oleh pengurus SMSI Sumatera Selatan yang langsung dilakukan Ketua SMSI Sumsel Jon Heri dan dihadiri oleh Plt.  Bupati Muara Enim,  Forkopimda,  Ketua Bawaslu Muara Enim Suprayitno,  SKPD dilingkup Pemkab Muara Enim, Manajer Humas PTBA Iko Gusman,  Ketua SMSI se-Indonesia Sumsel,  dan Pengurus SMSI Muara Enim yang dilantik,  Selasa (03/11/2020)  di Balai Agung Serasan Sek undang (BASS)  kabupaten Muara Enim. 

Dalam sambutannya ketua SMSI Muara Enim Hafizul Ahkam menyampaikan kesiapan SMSI Muara Enim menjalun hubungan baik dengan semua elemen yang ada di kabupaten Muara Enim demi terciptanya pembangunan yang kondusif di kabupaten Muara Enim. 

"Hadirnya SMSI di kabupaten Muara Enim sebagai wadah berkumpulnya para pemilik media Siber di kabupaten Muara Enim sebagai cerminan dan kontrol sosial pembangunan di kabupaten Muara Enim terkhusus terkait pemberitaab.  Apalagi SMSI merupakan organisasi yang resmi menjadi konstituen Dewan Pers setelah PWI sebagai wadah organisasi profesi wartawan yang hadir di kabupaten Muara Enim,"ungkap Hafizul dalam sambutannya. 

Sementara itu ketua SMSI Sumsel Jon Heri menguraikan hadirnya SMSI berawal dari pemikiran para senior dan pimpinan PWI seluruh Indonesia melihat maraknya media online yang ada saat ini dan berada diluar jalur kaedah jurnalistik. 

" SMSI dan PWI ini dia organisasi yang sama-sama konstituen Dewan Pers dan SMSi terlahir dari pikiran para petinggi PWI yang menganggap perlunya pelurusan pemberitaan dibidang siber yang sudah sangat jauh dari kaedah dan aturan jurnalistik,"uratnya.

Selanjutnya Jon Heri menyatakan SMSI ini diresmikan ditahun 2015 di Pusat dan bertugas membimbing media siber yang ada untuk memenuhi syarat-syarat yang disyaratkan Dewan Pers menuju perusahaan media yang profesional. 

"SMSI ini mempunyai wewenang melakukan bimbingan bagi para pilih media siber untuk melengkapi segala bentuk kelengkapan sebagai media hingga tidak terjerat UU ITE.  Maka itu mari bagi kawan-kawan yang memiliki website untuk melengkapi segala persyaratan yang ada hingga medianya memiliki akta Perusahaan dan berbagai persyaratan lainnya, " terang Jon. 

Sementara Plt Bupati Muara Enim H.  Juarsah  SH mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus SMSI Muara Enim dan dia berharap sinergitas antara PWI Muara Enim dan Pemkab Muara Enim dapat terjalin dengan baik terkhusus dibidang pemberitaan. 

"Dengan semangat profesionalisme jurnalis dan berpegang pada kode etik jurnalistik, maka dalam kesempatan ini saya berharap kepada rekan-rekan sekalian untuk konsisten menyajikan pemberitaan yang berimbang, proporsional dan bertanggungjawab. Memberi nilai manfaat bagi masyarakat dengan pemberitaan yang informatif dan edukatif, serta tentunya menghindari pemberitaan yang bersifat bohong (hoax), fitnah maupun provokatif. Sehingga terciptanya sinergitas antara SMSI selaku Organisasi Media dan PWI selalu organisasi profesional wartawan yang ada di kabupaten Muara Enim bersama Pemkab Muara Enim," harapnya. 

Lanjut Juarsah dirinya juga mengajak awak media untuk dapat berkontribusi langsung didalam melaksanakan pembangunan di kabupaten Muara Enim. 

"Sayapun mengajak rekan-rekan media untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui perannya sebagai kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan menjembatani antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam sebuah demokrasi, terdapat empat pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu eksekutif sebagai fungsi pemerintahan, legislatif sebagai fungsi aspirasi rakyat, yudikatif sebagai fungsi hukum dan yang terakhir adalah pers yang menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial," pungkasnya.

Adapun Kepengurusan SMSi Muara Enim yang dilantik Ketua:  Hafizul Ahkam,  S. Pd. I (Muara Enim news.com),  Sekertaris:  Taufik Firdaus ( Ini Muara Enim.com),  Bendahara:  Endang Saputra,  S. Pd (Palugada News. Com) dan 11 Pengurus Lainnya. (FAP) 


Laporan : Rilis SMSI Sumsel 

Share:

Penuhi Keinginan Masyarakat, Gubernur Sumsel Resmikan Booster Signalnya Di Danau Shuji

 


LEMBAK, MERDEKASUMSEL.COM -- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru secara video confrence meresmikan Launching Booster Signal (penguat sinyal) yang di pasang di empat titik di Sumsel salah satunya di Danau Shuji yang berada di Desa Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, Rabu (28/10/2020).

Peresmian tower penguat sinyal hasil karya siswa SMK Sumatera Selatan di hadiri oleh seluruh Kepala Sekolah Kabupaten Muara Enim, Prabumulih, Pali, dan unsur pemerintahan Kabupaten Lembak, Kepolisian, beberapa siswa SMP, SMA, SMK Lembak serta masyarakat sekitar danau Shuji.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan pemasangan booster signal di empat titik di Sumsel salah satunya danau Shuji bertujuan untuk membantu siswa belajar daring di masa pandemi, sehingga ini dimanapun di Sumsel tidak ada lagi kawasan Blank Spot.

"Saya sangat mengapresiasi inovasi siswa SMK yang mampu membuat Booster signal ini, semoga dengan inovasi ini tidak ada lagi daerah Blank Spot di Sumsel. Dan semoga kedepannya , kalau bisa ada habibi-habibie yang lahir dari sekolah di Sumsel," ungkapnya dengan semangat.

Sementara itu Freni Listiyan SPd MH, salah satu kepala sekolah SMA di Prabumulih yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan siap menjadikan inovasi siswa ini sebagai motivasi bagi dirinya dan rekan-rekan Pendidikan lainnya untuk terus bersemangat dalam berbuat yang terbaik dalam dunia pendidikan.

"Hasil karya siswa SMK ini luar biasa, selain bermanfaat mengatasi blank spot, hal ini juga menjadi tantangan bagi kita selaku kepala sekolah untuk lebih banyak lagi berinovasi sehingga menghasilkan karya siswa dan guru terutama dimasa pandemi saat ini, diharapkan tdk mengurangi semangat kita semua terus berkarya, hal ini sejalan dg visi gubernur kita yg sangat kita banggakan "sumsel maju untuk semua" katanya. 

Sementara itu, Bob Permana selaku Pengelola Danau Shuji menyampaikan ucapan terimakasih nya atas support dan dukungan serta perhatian dari Pemerintah Sumatera Selatan dalam melengkapi kekurangan fasilitas dan dukungan moril untuk kemajuan destinasi wisata Danau Shuji.

"Semoga Booster Signal ini bisa bermanfaat untuk warga di sekitar Danau Shuji terkhusus warga desa Lembak. Kedepan kami berharap Danau Shuji bisa menjadi salah satu objek wisata kebanggaan Sumatera Selatan, " ungkapnya. (FAP) 

Share:

Gedung Yonkav-5 DPC Karang Endah Ditetapkan Sebagai Salah Satu Cagar Budaya di Indonesia


MUARA ENIM, Merdekasumsel.com -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melalui Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi menetapkan dua situs bangunan di Kabupaten Muara Enim sebagai cagar budaya di tahun 2020 ini.

Salah satunya, gedung Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5 Dwi Pangga Ceta (DPC) di Desa Karang Endah Kecamatan Gelumbang. Bangunan markas Kavaleri ini dinilai sangat bersejarah.

Kemudian, Kantor Corporate Social Responsibility (CSR) milik PT Bukit Asam (Persero) yang berlokasi di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim. Penetapan ini didasarkan atas rekomendasi tim ahli cagar budaya Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019 lalu.

Danyonkav-5/DPC Letkol Kav Shawaf Al Amien, S. E melalui Pasi Intel, Letda Kav. TNI Rizky Adhitya, S Tr mengaku sangat bangga dengan ditetapkannya gedung markas Yonkav-5 DPC masuk sebagai salah satu cagar budaya yang ada di Indonesia.

"Dari komandan beliau senang dan bangga bahwa kantor Yonkav-5 DPC masuk dalam cagar budaya ini," ungkap Letda Kav. TNI Rizky Adhitya, S Tr, Jumat (31/7/2020).

Disampaikan Pasi Intel, penyerahan sertifikat cagar budaya tingkat Kabupaten Muara Enim diterima pihaknya secara langsung dari Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Irawan Supmidi SPd S Mn MM.

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 22 Tahun 2020 tentang Cagar Budaya Tingkat Muara Enim yang diserahkan di Kantor Bupati Muara Enim pada Rabu (29/7/2020).

"Penyerahan sertifikat cagar budaya ini hari Rabu (29/7/2020) kemarin di Muara Enim," katanya.

Diketahui, dalam kegiatan acara penyerahan tersebut, Bupati Muara Enim, Plt Bupati Muara Enim, H Juarsah SH berharap agar bangunan cagar budaya yang telah ditetapkan tersebut dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai objek pembelajaran, wisata sejarah maupun wisata budaya.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk peduli terhadap bangunan tua dan bersejarah di Kabupaten Muara Enim ini. Untuk itu, kita menginisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim untuk lebih menggali keberadaan bangunan bersejarah lain di wilayah Kabupaten Muara Enim ini," tandasnya. (Rel/FAP)

Share:

Mencuri Hingga Belasan Juta, Seorang Remaja Berinisial 'AS' Berhasil Ditangkap Team Alap-Alap Reskrim Polsek Semendo


MUARA ENIM, Merdekasumsel.com -- Jajaran kepolisian Sektor (Polsek) Semendo telah berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan seorang remaja bernama AS (17), Rabu kemarin (29/7/2020) di Jalan Jend. Sudirman Kota Prabumulih.

Diketahui Pelaku ini membongkar pintu salah satu rumah warga dan berhas mengambil Uang lebih kurang Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), Rokok surya 1 tim, Rokok Sampoerna 1 tim, 5 Slop rokok Surya Putih, 1 tim Rokok Surya Pro Merah, 1 tim Rokok Magnum. Sehingga Pelapor mengalami Kerugian Lk Rp. 13.900.000,- (tiga belas juta sembilan ratus ribu rupiah) yang terjadi pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan bersama pelaku berupa 1 Unit Mobil Toyota avanza warna biru No Pol BG 1598 QS, 2 (dua) buah baju Kaos warna putih bertuliskan Brooklyn nine -nine, 1 (satu) buah Sweater warna Hijau bertuliskan I Need More Space, 2 (dua) Buah Sweater merk Cover warna putih bertuliskan Forget To Rules, 1 (satu) Buah Sepatu Merk Nike Warna Putih, 5 Slop Rokok Surya, 2 Slop Rokok Magnum, 3 Slop Rokok Surya Pro warna Merah, 2 Slop Rokok Sampoerna, sisa Uang hasil Penjualan Rokok Rp. 150.000,-, 1 ( satu) buah batang besi berbentuk Sutil dan 1 (satu) buah Besi segitiga Motor digunakan untuk merusak Pintu rumah.

Baca juga : http://www.merdekasumsel.com/2020/07/pertamina-ep-kembali-datangkan-calon.html

Atas kejadian itulah Korban atas nama Septian melaporkan kejadian Pencurian tersebut, sehingga Team Alap-Alap Reskrim Polsek Semendo melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku yang berada di Palembang.

“Setelah mengetahui identitas pelaku dan keberadaannya anggota kita dari Reskrim Polsek Semendo langsung melakukan Pengejaran Ke Palembang untuk menangkap pelaku,” ungkap Kapolres Muara Enim AKBP. Doni Eka Syaputra melalui Kapolsek Semendo AKP. Feri Firdayanto, Kamis (30/7/2020) melalui siaran persnya.

Lanjut Feri sesampai di Kecamatan Lembak Anggotanya melihat 1 (satu) Unit Mobil yang diduga dikendarai Pelaku mengarah ke arah Prabumulih kemudian dilakukan pengejaran sehingga tepatnya di pasar kota Prabumulih Anggota Reskrim Polsek Semendo langsung mendahului mobil yang dikendarai pelaku.

“Tepatnya di jalan jendral Sudirman kota Prabumulih dilakukan Penangkapan terhadap Pelaku pada saat ditangkap pelaku tidak melakukan Perlawanan kemudian pelaku beserta barang bukti kita bawa ke Polsek Semendo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”jelasnya.

Terakhir Kapolsek Semendo menambahkan bahwa pelaku ini sudah sering meresahkan warga sekitar.“Tersangka AS sudah sering melakukan tindak pidana pencurian di wilayah hukum polsek Semendo ini dan merupakan target kita yang sudah cukup lama,” pungkasnya. (Rel/FAP)
Share:

Terus Genjot Produksi, Pertamina EP Kembali Tajak Sumur Di Lembak


Muara Enim, Merdekasumsel.com -- Dalam upaya pencarian dan peningkatan produksi energi, Pertamina EP kembali melakukan pengeboran sumur LBK INF 2 yang berlokasi di desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara EnimEnim, selasa (7/7/2020).

Turut hadir dalam acara syukuran dan sosiali tajak Camat Lembak diwakili Sekretaris Camat Didi Haryanto SKom, Kapolsek Lembak Iptu Desi Azhari SH MSi, Asmen Goverment dan PR PEP Asset 2 Setyo Puji Hartono, Asisten Manager Legal & Relation Prabumulih Field PT Pertamina EP Asset 2 Tuti Dwi Padmayanti, Danramil 404-01 Gelumbang diwakili Batibung Pelda Irwanto, Kepala Desa Lembak, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, sebagai bentuk kepedulian dan juga perhatian kepada masyarakat di wilayah kerjanya, Pertamina EP Asset 2 Prabumulih pada acara syukuran sekaligus sosialisasi tersebut turut memberikan bantuan sembako sebanyak 200 paket kepada masyarakat sekitar.

Pengeboran yang diencankan hingga kedalaman akhir sumur 1.718 meter ini menargetkan produksi minyak 250 barel per hari (BOPD) dan gas 0.5 Juta standard Kaki Kubik per hari (MMSCFD). Tim teknis perusahaan melaksanakan pemboran dari lapisan talang Akar ini secara directional drilling (Bor miring) dengan perkiraan total 49 hari kerja.

Setelah pengeboran selesai dan sukses, nantinya pengelolaan sumur akan dilanjutkan oleh unit di Asset 2 yaitu Prabumulih Field.

Commander man/ pimpinan pengeboran, Piter Benson menyampaikan, dalam acara syukuran dan sosialisasi di lokasi sumur, bahwa pengeboran kali ini dilaksankan dengan prosedur yang lebih ketat terutama pengaplikasian protokol kesehatan.

“Selama pemboran kita tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat, semoga proses pemboran berjalan lancar dan menghasilkan," ujarnya.

Karena, hasil produksi akan bermanfaat bagi perusahaan. Lalu, masyarakat dan negara. “Produksi dihasilkan bisa menambah target produksi perusahaan,” tambahnya.

Prabumulih Field Manager (FM), Ndirga Andri Sisworo dalam sambutannya berharap, agar pengeboran dapat berjalan lancar dan menghasilkan. "Dengan pengeboran di sumur LBK-2 INF, setidaknya bisa menambah produksi minyak sebesar 250 BOPD dan 0,5 MMSCF bagi perusahaan,” ujarnya.

Dikatakan Ndirga, untuk memenuhi kebutuhan energi negara mohon dukungan semua stakeholder, termasuk Pemerintah Kecamatan dan masyarakat Lembak. “Kita harapkan, pemboran ini berjalan lancar dan aman. Tanpa kendala dan halangan,” harapnya.

Sementara itu, Sekertaris Camat (Sekcam) desa Lembak, Didi Haryanto mengungkapkan adanya pemboran sumur ini di wilayah Lembak. “Pemkab bisa mendapatkan PAD, dan bermanfaat bagi masyarakat Lembak khususnya,” terangnya seraya mengharapkan kepada warga untuk mendukung proses pemboran tersebut agar berjalan lancar dan menghasilkan.(FAP)
Share:

Silahtruahmi di Curup Irigasi Campang , Bujang Gadis Kisam Raya ajak Lestarikan Wisata Alam


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Silahturahmi di Curup Irigasi, Bujang Gadis Kisam Raya ajak bersama menjaga tempat wisata bertempat di Desa Simpang Campang Kecamatan Kisam Ilir Kabupaten OKU Selatan

Kegiatan tersebut dipandu oleh Karang Taruna dari Tiga Kecamatan yakni Kisam Ilir, Muaradua Kisam dan Kisam Tinggi

Terpantau Media Merdekasumsel.com Ratusan Bujang Gadis Kisam Raya Beserta Karang Taruna menyambangi destinasi tersembunyi yakni Curup Irigasi yang masih sangat alami karena jarang terjamah oleh masyarakat juga tepat berada didalam hutan.

Selain itu air Curup Irigasi tersebut berada didalam hutan dan jarak tempuh lebih kurang 30 menit untuk masuk wisata alam air terjun tersebut dengan akses jalan yang bisa dilewati kendaraan roda dua

Gadis OKU Selatan Nira Agustina Mewakili Dinas Pariwisata OKU Selatan mengatakan bersama untuk menjaga silahturahmi dan melestarikan tempat wisata

"Curup irigasi campang masih sangat alami dan masih banyak yang belum tau dengan Curup ini, maka bujang gadis OKU selatan bersama bujang gadis kisam raya bermaksud untuk melestarikannya dan memperkenalkannya kepada parawisatawan," Ungkap Nira Agustina Gadis OKU Selatan 2020

Nira juga berharap Semoga dengan kegiatan ini wisata-wisata OKU Selatan semakin  dikenal di kalangan masyarakat dan menumbuhkan rasa peduli kepada generasi muda untuk menjaga dan melestarikannya.

“Saya berharap semoga nantinya wisata alam Curup Irigasi ini menjadi salah satu primadona wisata yang di kunjungi oleh wisatawan,”tutup nya. (PAN)
Share: