Bupati Meninggal - Wakil Tersangka Ditahan, Ini Penjelasan Kemendagri Siapa Bakal Pimpin Kabupaten OKU



OKU, Merdekasumsel.com - Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis tutup usia pada Senin (8/3/2021) sekitar pukul 07.00.

Meninggalnya Kuryana Aziz membuat posisi kepala daerah di Kabupaten OKU menjadi kekosongan pemimpin alias tidak ada pimpinan.

Mengingat Wakil Bupati Kabupaten OKU yakni Johan Anuar berhalangan memimpin lantaran masih berstatus terdakwa dugaan korupsi tanah kuburan dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pakjo Palembang.

Menanggapi hal itu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan, kekosongan kepala daerah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akan ada yang mengisi.

Menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan, dengan Bupati dan Wabup OKU saat ini berhalangan, maka tugas- tugas Bupati akan diemban oleh Sekretaris Daerah (Sekda) setempat.

"Sesuai mekanisme yang ada, Sekda akan melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah," kata Benni dikutip dari Tribunsumsel.com, Senin (8/3/2021).


Dijelaskan Benni, untuk sampai kapan Sekda itu menjalankan tugas kepala daerah yang kosong di OKU, hal itu setelah ada Penjabat yang menggantikannya, dan melanjutkan kepemimpinan di OKU.

"Sampai ada Penjabat yang ditunjuk oleh Mendagri (Menteri dalam negeri)," ucapnya.

Untuk diketahui, Bupati Ogan Komering ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis meninggal dunia pada Senin (8/3/2021) di RS RK Charitas Palwmbang.

Kuryana Azis dan Johan Anuar dilantik pada Jumat (26/2/2021). Keduanya menang melawan kotak kosong pada Pilkada 9 Desember 2020 silam.

Saat pelantikan, Kuryana Azis tidak hadir karena sedang menjalani isolasi akibat terpapar covid-19 dan ikut pelantikan hanya melalui video zoom.

Sementara Johan Anuar yang menjadi terdakwa dugaan korupsi lahan kuburan menghadiri pelantikan di Griya Agung Palembang oleh Gubernur Sumsel Herman Deru. (05)


Share:

0 komentar:

Posting Komentar