Walikota Prabumulih Berikan Pembekalan Kepada 1.800 Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com -- Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, mendapat penghormatan dan diminta memberikan pembekalan kepada 1.800 mahasiswa tingkat akhir Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Selasa (5/7/2022). 


Acara yang diselenggarakan di Aula Islamic Center, komplek UIN Raden Fatah, Palemban dan dibuka oleh Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, Dr Hj Hamidah M.Ag, Prof Edi Burlian, dan Wakil rector I Dr Muhammad Adil itu, Wali kota Prabumulih dua periode ini berharap agar semua mahasiswa yang menjalankan kuliah kerja nyata (KKN), dapat beradaptasi serta mengimplementasikan ajaran Islam di kota Prabumulih.


Ridho juga menyampaikan harapan besarnya bagi pembangunan dan kehidupan masyarakat kota Prabumulih khususnya, dari mahasiswa umumnya. “Karena ini merupakan mahasiswa UIN, Islam Negeri. Jadi harapan kita karena mereka lebih mengerti Islam, jangan sampai UIN ini merusak agama kita Islam. Mereka akan menjadi pelopor untuk syiar agama Islam. Baik dalam KKN, omongnya dan perbuatan selama mereka melaksanakan tugas KKN di Prabumulih,” ujar Ridho, usai memberikan pembekalan.


Karena itu, lanjutnya, pemerintah kota Prabumulih akan membekali dari awal bahwa pemerintahan jika berpedoman kepada Al Qur’an, maka mudah-mudahan akan aman dan selamat.


“Ini dapat dibuktikan. Ketika pemerintah berpedoman pada Al-Qur’an, maka akan selamat semuanya,” ujar Ridho.


Dia juga menggambarkan, bahwa jangan sampai mahasiswa bisa membaca Al-Qur’an, bisa ngaji dan salat. Tetapi mereka sama sekali tidak melaksanakan isi yang terkandung dalam Al-Qur’an tersebut.


“Jadi buat mahasiswa yang tahu akan kandungan Al-Qur’an. Jika berbuat melanggar Al-Qur’an, maka dosa yang akan ditanggung double. Makanya dalam hal ini tugas berat dari mahasiswa. Karena UIN Raden Fatah, merupakan salah satu Lembaga yang memberikan Pendidikan bidang agama. Tugas mahasiswa juga ketika dimasyarakat untuk dapat meneruskan Pendidikan beragama dimasayarakat,” imbuhnya.


Dalam kesempatan itu, Ridho juga tak segan membandingkan dirinya. Di mana dia dipilih oleh rakyat, sudah sepatutnya dia juga menjadi pelayan masyarakat. Tentu salah satu cara yakni memberikan program-program kerakyatan. Seperti apa?


“Program saya, oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat. Dalam keseharian juga saya kerjakan mulai bangun pukul 04.00 Wib pagi hari. Usai subuh biasanya saya melayat ketempat warga yang terkena musibah. Dari hal itu pula kita dapat pelajaran berharga, ternyata kalau mati dak katek yang kita bawa. Jadi kita latih semua sama dimata Allah,” jelasnya, seraya menyebutkan kebiasaannya turun ke masyarakat, dirinyapun sering mendapatkan serta mendengar aspirasi atau keluhan masyarakat langsung.


Tak sampai di situ, adik kandung Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ini juga mengungkapkan hal lain terkait di tengah minimnya APBD kota Prabumulih, Namun kota Prabumulih masih tetap bisa membangun.


“Akan halnya bangunan mercusuar yakni fly over, bangun gas kota, BLK. Adanya program Akamigas. Mengurangi angka pengangguran dengan mengirim ratusan tenaga kerja ke PT Sritex. Kenapa pembangunan terus dilaksanakan. Padahal dana APBD minim?” lanjut Suami Ngesti Rahayu ini.


Acara yang juga diisi dengan tanya jawab sekitar 20 menit ini, berakhir pada surah Al Araf ayat 96.


“Yah jawabnya simple, surah Al Araf 96 artinya : Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan,” ucap Ridho menerangkan arti dan kandungan dalam surat Al Araf tersebut.


Masih dikatakan Ridho, apabila mengajak pada kebaikan-kebaikkan, mudah-mudahan pahala akan mengalir terus.


“Alhamdulillah saat ini ada ribuan rumah yang sudah direnovasi. Dengan menebarkan kebaikkan, banyak CSR yang ikut. Baik Pertamina, BRI, Bank Sumsel Babel, Bank Mandiri, Bank Syariah, Koramil dan Polres. Akhirnya kami mendapat rekor MURI, bahkan Pemkot Prabumulih, juga memberikan rumah kepada 223 penyapu jalanan,” katanya.


Selanjutnya, pada kesempatan itu, Wali kota Prabumulih ini juga sedikitnya menyampaikan sebanyak 18 program kerja di pemerintahannya. Di mana pada intinya, apa yang dia sampaikan tak lain untuk menginspirasi para mahasiswa agar dapat bekerja keras serta kerja ikhlas.


Sementara itu, dari 1.800 mahasiswa yang akan melakukan giat KKN di kota Prabumulih, akan di tempatkan di 37 lokasi, yakni 25 kelurahan serta 12 desa.


Acara pembekalan mahasiswa KKN ini, selain dihadiri Wali kota Prabumulih, juga dihadiri Wakil Rektor III UIN Raden Fatah, Dr Hj Hamidah M.Ag. Prof Edi Burlian, Wakil Rektor I Dr Muhammad Adil serta pemateri lainnya, Titi Sumardi. (Ril/FAP) 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar