Prabumulih, Merdekasumsel.com - Tim Penggerak PKK Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan, terus mematangkan kesiapan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di wilayahnya guna menghadapi Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Salah satu fokus utama penguatan saat ini diarahkan pada Posyandu di Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.
Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Persiapan Lomba yang digelar secara terpadu. Upaya pembinaan lintas sektor tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek administrasi, kualitas pelayanan, hingga aspek inovasi Posyandu telah memenuhi indikator standar penilaian yang ketat di tingkat provinsi.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Pembina Posyandu Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan, didampingi oleh Sekretaris Posyandu, Hj Reni Indayani SKM MSi. Turut serta dalam peninjauan ini Lurah Mangga Besar beserta seluruh jajaran perangkat kelurahan. Proses pendampingan teknis di lapangan dikawal ketat oleh kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Prabumulih serta Dinas Kesehatan Kota Prabumulih.
Evaluasi Menyeluruh Pelayanan Dasar
Dalam pembinaan ini, tim gabungan melakukan evaluasi mendalam terhadap aspek-aspek krusial penunjang indikator keberhasilan Posyandu. Fokus utama penilaian meliputi tertib administrasi, efektivitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), pemantauan gizi buruk atau tengkes (stunting), hingga sejauh mana partisipasi dan pemberdayaan masyarakat setempat telah berjalan.
Selain melakukan peninjauan fisik pada fasilitas pelayanan, tim pembina berdialog dengan para kader untuk memberikan masukan terkait penyempurnaan dokumen pendukung. Penguatan koordinasi antara kader Posyandu, pemerintah kelurahan, dan instansi teknis terkait dinilai menjadi kunci utama agar fungsi Posyandu berjalan optimal dan tidak sekadar formalitas kompetisi.
Melalui persiapan yang matang ini, Posyandu Kelurahan Mangga Besar diharapkan mampu memberikan performa terbaik dalam ajang penilaian tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Lebih dari sekadar mengejar predikat juara, standardisasi ini ditargetkan mampu membentuk pos pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas, inovatif, serta berkelanjutan bagi masyarakat di akar rumput.(Ven)







0 komentar:
Posting Komentar