Meriahkan HUT ke 25, Pemkot Prabumulih Bersama IOF dan IMI Gelar Off Road

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Para pecinta olahraga otomotif khususnya speed off-road, hendaknya mendaftarkan diri di ajang Speed Off-Road 'Sedulur Sejalur Selumpur' di kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan.

Penyababnya, Pemerintah kota Prabumulih bekerjasama dengan Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Prabumulih dan IMI Prabumulih menggelar Speed Off-road yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober 2026 di Terminal Talang Jimar kota Prabumulih.

Tak main-main, panitia menyediakan hadiah satu unit mobil dan tiga unit motor, sepeda gunung, sepeda listrik serta berbagai hadiah lainnya dalam perlombaan bergengsi tersebut. Hingga saat ini sendiri persiapan sudah mencapai 60 persen lebih.

Ketua Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Prabumulih, Oka Ginanjar SH ketika diwawancarai mengungkapkan hingga saat ini persiapan sudah mencapai lebih dari 60 persen dan trek atau jalur telah disiapkan panitia.

Oka Ginanjar mengatakan, kegiatan yang mengusung 'Safety No Compromise' ini mengutamakan keselamatan peserta dan dalam penyiapan jalur trek pihaknya langsung bersama jajaran IMI Sumsel. "Hingga saat ini yang mendaftar sudah mencapai 50 peserta, tidak hanya dari Sumatera namun yang mendaftar ada dari Sulawesi, Makasar, Bali dan lainnya," bebernya seraya mengatakan target peserta 100 peserta.

Lebih lanjut Oka menjelaskan, dalam kegiatan itu panitia menyediakan dua kelas yang dapat diikuti peserta antara lain kelas Tubular G1, G2, G3 dan G4 serta kelas Standart Winch. "Berdasarkan hasil rapat kita hadiah utama door prize satu unit mobil dan ada tiga motor, sepeda listrik, sepeda gunung dan banyak lainnya," tuturnya.

Oka menambahkan, untuk para peserta sendiri diwajibkan mengikuti scrutineering pada 9 Oktober 2026, sebelum memasuki rangkaian perlombaan. Pemeriksaan teknis tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kendaraan yang digunakan peserta memenuhi persyaratan kompetisi.

"Selain ada atlet yang bakal ikut yakni dari Sulawesi, ada juga sejumlah pejabat yang akan turut ambil bagian dalam kegiatan ini seperti bupati Sorolangun, mantan Bupati OI, Empat Lawang dan lainnya. Perlombaan ini speed bukan jelajah atau adventure," tambahnya. 

Sementara itu, Walikota Prabumulih H Arlan sebelumnya mengungkapkan akan ada off road dalam rangka memeriahkan HUT Kota Prabumulih ke 25 yang tepat jatuh pada 17 Oktober 2026 mendatang. 

Arlan menyebut, dalam kegiatan tersebut pemerintah kota Prabumulih mensupport lantaran kegiatan digelar oleh pihak swasta dan tidak ada dalam anggaran pemerintah kota Prabumulih. "Kita sukseskan kegiatan ini apalagi dalam memeriahkan HUT Kota Prabumulih ke 25," kata orang nomor satu di kota Prabumulih itu. (Ven)

Share:

Hari Kesaktian Pancasila: BRI Prabumulih Tegaskan Komitmen Penguatan Ekonomi Kerakyatan


Prabumulih, Merdekasumsel.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Prabumulih menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor cabang Prabumulih, Kamis (1/10/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen perseroan dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan di tengah tantangan ekonomi global.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Branch Office Head BRI Prabumulih RP Rafi Rafsanjani selaku inspektur upacara. Tahun ini, Hari Kesaktian Pancasila mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur".

Saat membacakan amanat tertulis Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Rafi menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diaktualisasikan sebagai pegangan utama dalam bekerja dan melayani seluruh lapisan masyarakat. Semangat keadilan sosial dinilai sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang berfokus pada rakyat kecil.

"Semangat persatuan, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran sejalan dengan tugas kita di BRI untuk memastikan rakyat kecil memiliki kesempatan yang sama untuk maju," ujar Rafi.

* Kontribusi sektor UMKM

Sebagai implementasi nilai Pancasila dalam aspek ekonomi, perseroan mencatatkan penyaluran kredit sektor UMKM sebesar Rp 1.235,4 triliun pada semester I-2026. Angka tersebut merepresentasikan 75,1 persen dari total portofolio kredit BRI. Selain itu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga telah menjangkau lebih dari 2 juta pelaku usaha.

Hingga pertengahan tahun ini, BRI mengelola dana masyarakat (dana pihak ketiga) mencapai Rp 1.580 triliun. Di sektor digitalisasi dan aksesibilitas, pengguna aplikasi BRImo kini telah menembus 49,7 juta orang. Sementara untuk sektor papan, perseroan telah menyalurkan KPR Bersubsidi kepada lebih dari 134.000 keluarga.

Guna memperluas jangkauan ke wilayah pelosok, perseroan mengoptimalkan peran penunjang melalui kehadiran lebih dari 1,13 juta Agen BRILink yang tersebar di 60.000 desa. Penguatan ekosistem ekonomi perdesaan ini juga didukung oleh pembentukan 43.000 klaster usaha serta pembinaan 5.700 Desa BRILiaN.

* Menjawab tantangan modern

Di tengah pesatnya arus informasi, industri perbankan saat ini dihadapkan pada tantangan eksternal seperti maraknya judi online, pinjaman ilegal, hingga penyebaran berita bohong (hoax). Menyikapi fenomena ini, manajemen BRI menginstruksikan seluruh karyawannya untuk menjaga integritas, bekerja jujur, dan memberikan pelayanan tanpa diskriminasi.

Rafi mengingatkan kembali misi historis pendirian BRI di Purwokerto pada tahun 1895, yaitu membebaskan masyarakat dari jerat rentenir dan membangun fondasi ekonomi kerakyatan.

"Melalui peringatan ini, mari kita terus menunjukkan kinerja maksimal. Ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa Pancasila adalah nilai yang hidup dalam setiap tindakan dan pelayanan kita sehari-hari," kata Rafi memungkasi amanat tertulis tersebut.(Ven)

Share:

Gus Wahid Hasyim Pimpin DTD 1 Ansor Banser Prabumulih, Peserta 61 Tahun Paling Semangat



Prabumulih, Merdekasumsel.com – Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Prabumulih sukses menggelar Pendidikan dan Latihan Terpadu Dasar (Diklat Terpadu Dadas) DTD 1 Ansor Banser Tahun 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kota Prabumulih ini dipusatkan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi'en, Jalan Nias Kota Prabumulih, pimpinan KH Solehan Makmun BA.

Diklat berlangsung selama tiga hari, pada tanggal 25 - 27 September 2026, diikuti sebanyak 25 peserta dari berbagai wilayah di Kota Prabumulih.

Pelaksana kegiatan, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kota Prabumulih, Gus Wahid Hasyim MAg MPd yang juga Katib PCNU Kota Prabumulih, mengatakan DTD ini merupakan gerbang awal kaderisasi formal di Ansor Banser.

"DTD adalah proses pembentukan karakter kader yang militan, religius, dan nasionalis. Kita ingin mencetak kader yang faham Ke-NU-an, Aswaja dan cinta Tanah Air," ujar Gus Wahid.

Materi yang diberikan sangat komprehensif, meliputi Ke-NU-an, Aswaja An-Nahdliyah, Wawasan Kebangsaan, Wawasan Hukum, serta penanaman nilai kebersamaan, kekompakan, keberanian dan kemandirian. Peserta juga digembleng fisik dan mental melalui kegiatan hiking dan outbond.

Yang menarik, semangat peserta tidak mengenal usia. Salah satu peserta tertua, Bapak Suradi (61 Tahun) warga Jalan Arimbi Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, menjadi peserta paling antusias dan semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Kegiatan yang dibuka secara resmi pada 23 September 2026 ini, ditutup dengan prosesi sakral pembaiatan kepada seluruh 25 peserta oleh Pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadi'en, KH Solehan Makmun BA.

Dengan dibaiatnya peserta, secara resmi mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor Banser Kota Prabumulih dan siap mengabdi untuk Agama, Bangsa dan Negeri.(05)

Share:

Tangkal Hoaks di Era Teknologi, Anggota MPR RI Tekankan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Anggota MPR RI, Dr HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk terus memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Sosialisasi 4 Pilar mencakup Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam penyampaiannya, Giri Ramanda menekankan bahwa 4 Pilar Kebangsaan tidak hanya perlu dipahami sebagai konsep bernegara, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan demokrasi serta membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Menurut Giri, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi bagian dari kekayaan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Giri Ramanda juga mengajak masyarakat Prabumulih untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menyikapi berbagai persoalan sosial dan perkembangan zaman. Menurut Giri, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berasal dari persoalan politik dan ekonomi, tetapi juga dari derasnya arus informasi, perkembangan teknologi serta potensi penyebaran informasi yang tidak benar di ruang digital.

"Pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan harus terus kita perkuat. Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi yang disampaikan dalam sosialisasi, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Giri Ramanda.

Giri menjelaskan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan ketertiban sosial. Karena itu, pendidikan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, Giri Ramanda berharap pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan semakin kuat sehingga dapat menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kota Prabumulih tersebut sekaligus menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk menyerap pandangan serta memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(05)

Share:

Membanggakan ! SMA Negeri 1 Prabumulih Ukir Prestasi, Tim Dance Raih 3rd Place Aqua DBL Dance 2026

 



Prabumulih, Merdekasumsel.com - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh SMA Negeri 1 Prabumulih melalui tim dance. Tim dance SMA Negeri 1 Prabumulih berhasil meraih 3rd Place atau Juara 3 dalam ajang Aqua DBL Dance 2026.

Pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani para anggota tim. Berbagai latihan intensif, rasa lelah, tantangan, serta dinamika selama masa persiapan menjadi bagian dari perjalanan hingga akhirnya mereka mampu membawa nama SMA Negeri 1 Prabumulih ke atas podium.

Bagi tim dance, raihan Juara 3 bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi. Prestasi tersebut menjadi bukti atas kerja keras, kekompakan, keberanian dan semangat para anggota untuk memberikan penampilan terbaik hingga akhir.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran pelatih Rahmad Wahyudi, yang secara konsisten memberikan arahan, melatih dan membimbing para anggota tim selama proses persiapan menghadapi kompetisi.

Dukungan juga diberikan oleh para guru pendamping yakni Jaliareti, Betty dan Lin yang senantiasa mendampingi, memberikan motivasi serta memberikan dukungan kepada tim sepanjang perjalanan kompetisi.

Tim dance SMA Negeri 1 Prabumulih turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Prabumulih, H Arlan atas dukungan yang diberikan kepada tim.

"Terima kasih atas dukungan dan support Bapak Walikota Prabumulih, H Arlan. Dukungan tersebut menjadi salah satu penyemangat bagi kami untuk terus berjuang, memberikan yang terbaik, dan membawa nama baik SMA Negeri 1 Prabumulih," ujar perwakilan tim dance.

Saat nama SMA Negeri 1 Prabumulih diumumkan sebagai peraih 3rd Place Aqua DBL Dance 2026, suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh anggota tim. Perjuangan yang telah dilalui selama masa persiapan akhirnya terbayar dengan sebuah pencapaian yang membanggakan.

Bagi para anggota tim, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah prestasi tidak hanya berbicara tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses, kebersamaan dan perjuangan yang dilalui bersama.

Setiap latihan, rasa lelah, dukungan, hingga keberanian untuk bangkit dari berbagai tantangan menjadi bagian dari perjalanan yang akan selalu dikenang. Keberhasilan meraih Juara 3 ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi tim dance SMA Negeri 1 Prabumulih untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.

Pengalaman di Aqua DBL Dance 2026 juga menjadi bekal untuk menghadapi berbagai kompetisi dan meraih prestasi lainnya di masa mendatang. Prestasi ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses untuk terus tumbuh, berkarya dan membawa nama baik SMA Negeri 1 Prabumulih serta Kota Prabumulih.(Ven)

Share: