Lantik PAC Se-Prabumulih, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Targetkan Kursi Ketua DPRD Prabumulih Direbut Pada Pileg Mendatang


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Prabumulih resmi melantik dan mengukuhkan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta jajaran kepengurusan tingkat bawah masa bakti 2025–2030. Agenda yang berlangsung di Fave Hotel Prabumulih, Minggu (25/10/2026) sore, menjadi momentum penguatan mesin partai guna menghadapi agenda politik ke depan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Prabumulih Ir Dipe Anom menjelaskan, pembentukan struktur kepengurusan sebenarnya telah rampung beberapa bulan lalu. Namun, prosesi pelantikan formal baru digelar saat ini untuk memberikan legitimasi organisasi yang kuat bagi seluruh kader dalam menjalankan roda partai.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan surat keputusan (SK) kepengurusan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan Devi Suhartoni.

Dipe Anom menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi pijakan penting untuk menyongsong Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. PDI-P Kota Prabumulih secara terbuka membidik target politik yang signifikan. "Target PDI Perjuangan Kota Prabumulih ke depan adalah meraih delapan kursi DPRD. Dengan capaian tersebut, kami berharap bisa memperjuangkan posisi Ketua DPRD Kota Prabumulih," ujar Dipe.

Target delapan kursi tersebut, lanjut Dipe, dirumuskan berdasarkan kalkulasi politik yang matang dan pemetaan sebaran suara di setiap daerah pemilihan (dapil). Kendati demikian, partai tetap mengantisipasi dinamika regulasi pemilu, termasuk potensi perubahan atau pemekaran dapil. Selain mengejar target baru, PDI-P berkomitmen mempertahankan basis kursi yang sudah ada.

Untuk merealisasikan target tersebut, DPC PDI-P Prabumulih menginstruksikan seluruh kader dan pengurus hingga tingkat akar rumput untuk aktif bergerak di tengah masyarakat. Kader diminta tidak hanya hadir, tetapi juga menyerap langsung keluhan dan aspirasi warga. Aspirasi tersebut nantinya akan disalurkan secara kelembagaan melalui fraksi PDI-P di DPRD Kota Prabumulih maupun DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

"Pengurus dan kader harus merangkul masyarakat, membangun komunikasi, serta memperjuangkan aspirasi dan keinginan warga di wilayah masing-masing," tegas Dipe.

Di sisi lain, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan Devi Suhartoni mengingatkan pentingnya soliditas internal sebelum melangkah pada strategi eksternal. Usai pelantikan PAC, ia meminta konsolidasi segera diturunkan ke tingkat ranting dan anak ranting guna memastikan seluruh struktur terisi penuh.

"Sekarang kita konsolidasi ke dalam dulu. Kita lantik PAC, kemudian PAC turun ke ranting dan anak ranting. Semuanya harus terisi. Kalau internalnya sudah bagus, insyaallah yang lain akan melihat bahwa organisasi kita berbeda dan lebih baik," kata Devi.

Terkait peta politik lokal dan hubungan dengan pemerintah daerah, Devi menyatakan fraksi PDI-P di parlemen tetap menjaga kemitraan yang harmonis dengan pihak eksekutif, tanpa harus mengintervensi ranah kebijakan pemerintah secara langsung.(Ven)

Share:

PKB Prabumulih Ingin Lebih Dekat dengan Rakyat, Muskercab Jadi Momentum Penguatan Organisasi



Prabumulih, Merdekasumsel.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) 2026, geliat konsolidasi internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Prabumulih kian menguat. Tidak sekadar agenda rutin lima tahunan, Muskercab kali ini diproyeksikan menjadi momentum strategis dalam menentukan arah perjuangan partai ke depan.

Pengurus DPC PKB kota Prabumulih secara masif mengajak seluruh kader untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Muskercab yang dijadwalkan berlangsung di Hall 2 RM Siang Malam, Cambai Prabumulih, Senin (26/10/2026). 

Seruan ini bukan tanpa alasan, mengingat Muskercab akan dilakukan usai beberapa agenda seperti orientasi politik, pengukuhan pengurus DPC PKB digelar yang menjadikan forum penting dalam merumuskan kebijakan, strategi politik, hingga penguatan peran partai di tengah masyarakat.

Ketua DPC Prabumulih, H Efri Oganda SH melalui Bendahara, Rifki Baday, SH MKn didampingi Sekretaris DPC PKB, IR Yogi Astrada, ST MSi menegaskan bahwa Muskercab merupakan titik krusial dalam perjalanan organisasi.

"Mari bersama rapatkan barisan, kita sukseskan Muskercab PKB kota Prabumulih. Ini bukan sekadar agenda formal, tetapi momentum untuk memperkuat arah perjuangan partai ke depan," ujar Rifki Baday, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, orientasi politik, hingga agenda Muskercab yang digelar nantinya akan menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan strategi menghadapi berbagai agenda politik ke depan, mulai dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Legislatif (Pileg), hingga program-program sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Namun demikian, Rifki yang merupakan seorang Notaris dan PPAT muda yang sukses ini menekankan bahwa esensi PKB tidak semata-mata terletak pada kontestasi politik. Lebih dari itu, PKB harus tetap konsisten hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi.

"PKB bukan partai yang hanya muncul lima tahun sekali saat Pileg. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran PKB di Prabumulih kedepan akan lebih dirasakan setiap saat oleh masyarakat, baik melalui kegiatan politik maupun sosial," tegasnya.

Sementara, Sekretaris DPC PKB kota Prabumulih IR Yogi Astrada ST MSi menambahkan, komitmen tersebut menjadi pondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. PKB, kata dia, terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi warga

Di lapangan, semangat yang sama juga terlihat dari para kader PKB di sejumlah wilayah kota Prabumulih. Mereka bergerak aktif melakukan sosialisasi orientasi politik dan Muskercab, sekaligus memperkuat komunikasi politik dengan masyarakat akar rumput. "Kehadiran PKB harus membawa manfaat. Harapan kami, PKB tetap konsisten dalam komitmennya untuk peduli umat dan melayani rakyat," terang Yogi. 

Dengan semangat kebersamaan dan konsolidasi yang semakin solid, orientasi politik hingga Muskercab PKB Kota Prabumulih 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan kepemimpinan kepengurusan PAC PKB di seluruh wilayah yang ada di Prabumulih yang kuat, tetapi juga mempertegas posisi PKB sebagai partai yang responsif, inklusif dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (05)

Share:

Wakil Walikota Prabumulih Hadiri Kumpul Bareng Scooter Sumatera (KBSS) Ke-XXII Dalam Rangka Hut Ke-25 Kota Prabumulih Tahun 20


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Wakil Walikota Prabumulih, Franky Nasril SKom MM menghadiri acara Kumpul Bareng Scooter Sumatera (KBSS) ke-XXII dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Kota Prabumulih Tahun 2026 di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih, Sabtu, 24 Oktober 2026.

 Dalam sambutannya, Wakil Walikota Prabumulih menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Scooter Sumatera dan komunitas scooter dari berbagai daerah di Indonesia di Kota Nanas, Kota Prabumuli. Beliau berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta membangun kebersamaan antarkomunitas scooter.

Wawako juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Prabumulih. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah promosi produk lokal, khususnya kuliner dan berbagai produk unggulan khas Kota Prabumulih, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, H Indra Bangsawan SH MM menyampaikan salam serta ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Scooter di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kota Prabumulih. Beliau berharap kegiatan ini dapat memperkuat jalinan silaturahmi dan persaudaraan di antara seluruh komunitas yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H Elman ST MM, Ketua Pelaksana KBSS Rodi Ahyanto SH, para pendiri dan anggota KBSS Se-Sumatera, utusan Wali Kota Prabumulih H. Hermanto, Kepala DKOP, Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Satpol PP, Lurah Sukaraja, serta tamu undangan terkait lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas antarkomunitas scooter semakin kuat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah dan produk UMKM lokal kepada masyarakat luas.(Ber)

 

Share:

Pertama dalam Sejarah Prabumulih, Paripurna HUT Kota Ke-25 Diundur Dua Hari ke 19 Oktober, Padahal Berbarengan HUT Prabowo


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan pada 17 Oktober 2026 mendatang akan memasuki usia ke 25 tahun. Berbagai acara telah digelar dan akan digelar termasuk Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Prabumulih.

Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pertama dalam sejarah kota Prabumulih jika paripurna istimewa HUT Kota Prabumulih justru akan diundur dari hari jadi yakni 17 Oktober namun momen sakral itu justru diundur dan dijadwalkan pada Senin 19 Oktober 2026.

Hal ini mengundang protes dari berbagai pihak mulai dari para tokoh masyarakat hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, mempertanyakan kebijakan penundaan tersebut.

Langkah ini dinilai mencederai tradisi yang sudah mengakar kuat. Sejak Kota Prabumulih resmi berdiri, agenda sakral rapat paripurna peringatan hari jadi selalu diselenggarakan tepat pada tanggal kelahiran kota yakni 17 Oktober. 

Kebijakan menggeser jadwal ke tanggal 19 Oktober ini tercatat sebagai peristiwa pertama dalam sejarah pemerintahan Kota Prabumulih. Padahal pada tanggal 17 Oktober itu menjadi hari spesial apalagi berbarengan dengan Ulang Tahun Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

"HUT Prabumulih itu pada 17 Oktober dan setiap tahun penanda ulang tahun kota otu ya Paripurna istimewa, kenapa justru diundur. Apa di pemerintahan sekarang ini HUT Kota Prabumulih berubah jadi 19 Oktober 2026," ungkap salah satu tokoh di Gunung Ibul kepada wartawan ketika dibincangi.

Hal yang sama disampaikan Susanto, warga kota Prabumulih lainnya yang menyayangkan pelaksanaan HUT kota Prabumulih justru diundur dari hari jadi kota nanas tersebut. "Sudah pernah pariourna HUT Kota dilakukan hari libur bahkan Minggu, itu karena momen sakralnya pada tanggal 17 Oktober. Kenapa harus diundur, dari dulu kita berbarengan dengan Kota Lubuklinggau," tuturnya.

Banyak tokoh menegaskan bahwa esensi dari perayaan ulang tahun sebuah daerah terletak pada ketepatan nilai historis tanggal tersebut, bukan sekadar seremonial yang bisa diganti hari.

Meskipun pada tahun ini tanggal 17 Oktober jatuh pada hari libur akhir pekan (Sabtu/Minggu), para tokoh menilai hal tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk memundurkan jadwal paripurna. Tradisi khidmat yang melibatkan masyarakat dan sejarah kota dinilai jauh lebih penting daripada menyesuaikan hari kerja normatif.

"Jika isu menyebutkan pengunduran jadwal karena harus menyesuaikan agenda kehadiran Gubernur Sumatera Selatan, kan selama ini pernah dihadiri wakil gubenur, sekda atau asisten. Jangan gara-gara jadwal gubernur lalu merubah jadwal," kata para tokoh.

Terpisah, Anggota DPRD Prabumulih, Feri Alwi SH MH juga mempertanyakan pengunduran jadwal paripurna istimewa dalam rangka HUT kota Prabumulih yang dijadwalkan pada 19 Oktober 2026 tersebut. "Prabumulih ini hari jadinya tanggal 17 Oktober bukan 19 Oktober, kenapa harus diundur. Selama ini pernah dilakukan pada hari libur Sabtu atau Minggu," ungkap Feri Alwi kepada wartawan.

Ketua DPD PAN Prabumulih itu mengaku jika memang harus diundur jadwal paripurna peringatan HUT Kota Prabumulih maka tentu pemerintah kota harus memiliki alasan serta penjelasan. "Harus ada alasan dan penjelasan terkait pengunduran jadwal itu," katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM ketika dikonfirmasi terkait pengunduran jadwal paripurna istimewa bukan tepat pada HUT Prabumulih 17 Oktober mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti.

Namun menurut informasi diketahui Franky jika pengunduran jadwal tersebut berdasarkan hasil koordinasi pemerintahan kota Prabumulih dengan pemerintah provinsi Sumatera Selatan. "Itu hasil dari koordinasi Pemerintah kota Prabumulih dengan pemerintah provinsi," tuturnya kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, gelombang penolakan dari berbagai elemen masyarakat Prabumulih masih terus bergulir. Banyak pihak mendesak agar panitia pelaksana dan pihak eksekutif segera meninjau ulang jadwal tersebut dan mengembalikan pelaksanaan rapat paripurna ke tanggal yang semestinya, demi menjaga marwah dan nilai sejarah Kota Prabumulih.

Sedangkan dalam rangkaian acara peringatan HUT Kota Prabumulih yang telah beredar luas di masyarakat disebutkan jika pelaksanaan paripurna istimewa HUT Kota Prabumulih ke 25 akan diselenggarakan pada Senin tanggal 19 Oktober 2026. (Ber)

Share:

Senyum dan Haru Nenek Mursiah Saat Terima Kunci Rumah Baru dari Perta Samtan Gas, Setahun Bangun 10 RTLH


Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Rasa senang bercampur haru nampak di wajah nenek Mursiah yang merupakan warga Jalan Lego RT 003 RW 002 Kelurahan Anak Petai  Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Mursiah mendapatkan program bedah Rumah Tak Layak Huni (RTLH) dari PT Pertamina Samtan Gas berkerjasama dengan Polres dan Pemkot Prabumulih. Rumah kayu dengan atap yang bocor ketika hujan, kini dibangun baru melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan gas tersebut.

Usai dibangun, kunci rumah Mursiah diserahkan secara langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM dan GM PT Perta Samtan-Gas Teguh Eko Purwadi dalam acara penyerahan pada Rabu (14/10/2026).

Dalam sambutannya, GM PT Perta Samtan-Gas Teguh Eko Purwadi mengatakan tahun ini pihaknya membangun 10 rumah tak layak huni jadi layak huni milik masyarakat Kelurahan Anai Petai kota Prabumulih atau di wilayah Operasional. "Tahun ini kita bedah 10 rumah warga dan di kondisi kemarau ini kita telah mememberikan bantuan sumur bor sebanyak 13 titik kepada masyarakat," ungkapnya.

Eko mengatakan bantuan tersebut merupakan CSR dari perusahaan dan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Tidak hanya bedah rumah, melalui program CSR Perta Samtan gas juga terus menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat, memberi bantuan sembako, penghijauan hingga pelatihan-pelatihan serta lainnya. "Kami berharap dengan bantuan dapat meringankan beban masyarakat khususnya hunian yang layak, kami juga mengharapkan dukungan dan bantuan semua masyarakat agar operasional perusahaan terus berlanjut," katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Prabumulih Franky Nasril SKom MM berterimakasih dan mengapresiasi PT Perta Samtan Gas yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat kota Prabumulih khususnya di areal operasional perusahaan. "Harapan kami apa yang dilakukan Perta Samtan Gas ini dapat menjadi contoh perusahaan lain dan dapat memberikan bantuan kepada masyarakat kota Prabumulih melalui program CSR masing-masing," harapnya.

Dalam kesempatan itu selain rumah Mursiah, turut diserahkan kunci rumah milik M Rismanto yang juga telah selesai dilakukan pembangunan menjadi layak huni. "Kami mengucapkan sangat berterimakasih sekali, rumah kami menjadi bagus dan tidak bocor lagi," kata Mursiah penuh haru ketika dibincangi.

Hadir juga dalam kegiatan itu, Kasat Binmas Polres Prabumulih AKP Sardinata, Kapolsek Prabumulih Barat Iptu Tomas Siswo Purnomo SH, Camat Prabumulih Utara Afbrian Delvino SE, Lurah Anak Petai Indratno SPd dan masyarakat setempat.(05)

Share: