Kormi Sumsel Minta Kormi Prabumulih Baru Dilantik, Terus Sosialisasikan Olahraga Masyarakat Ubah Prilaku Generasi Muda Sering Main Gawai


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Prabumulih diminta dapat hadir membantu Kormi Sumsel untuk mensosialisasikan olahraga masyarakat kepada generasi muda sehingga mampu merubah prilaku yang gemar main gatget menjadi gemar berolahraga.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Kormi Sumsel, Hj Samanta Tivani Herman Deru saat melantik pengurus Kormi kota Prabumulih Masa Bakti 2026-2030 di Gedung Kesenian Walikota Prabumulih, Kamis (13/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Puspita Sugiartie STr Kep dilantik memimpin Kormi Prabumulih dan pelantikan tersebut dihadiri Staf Ahli Walikota Prabumulih, H Abdullah Abadi AP MH yang mewakili Walikota Prabumulih.

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus Kormi kota Prabumulih, kami berharap kepengurusan baru dilantik terus mensosialisasikan dan memperkenalkan olahraga ini ke masyarakat khususnya generasi muda," ungkap Samanta dalam kegiatan itu.

Samanta Tivani menjelaskan saat ini generasi muda kebanyakan selalu bermain gatget atau gawai dan jarang melakukan kegiatan bermain serra berolahraga. Kehadiran Kormi Prabumulih diharap dapat memperkenalkan olahraga masyarakat ke sekolah-sekolah dan generasi muda sehingga kecenderungan bermain gatget dapat diatasi.

"Saat ini generasi muda lebih sering bermain gatget, untuk itu kami berharap Kormi Prabumulih terus bersama Kormi Sumsel mensosialisasikan olahraga masyarakat sehingga mereka tidak kecanduan bermain gatget," harapnya.

Lebih lanjut Samanta mengatakan, Kormi Sumsel memiliki dua agenda penting yang akan diikuti yakni event olahraga tingkat provinsi yang akan diselenggarakan November 2026 di Muaraenim dan agenda nasional. "Kami harap Kormi Prabumulih bisa mengirim penggiat sehingga bisa membawa mendali dan mengharumkan nama kota Prabumulih. Setelah agenda provinsi nantinya Kormi Provinsi akan memberangkatkan beberapa penggiat untuk tampil di tingkat nasional dan kami berharap Sumsel tetap diperingkat 10 besar," katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Prabumulih, H Abdullah Abadi AP MH yang mewakili Walikota Prabumulih mengucapkan selamat dan apresiasi atas dilantiknya kepengurusan baru Kormi kota Prabumulih. "Kami ucapkan selamat atas pelantikan Kormi Prabumulih dan Pemerintah kota Prabumulih siap bersinergi," katanya.

Sedangkan Ketua Kormi kota Prabumulih, Puspita Sugiartie STr Kep mengatakan Kormi kota Prabumulih akan berupaya menghadirkan berbagai olahraga masyarakat yang kreatif dan inovatif. 

"Kami ingin olahraga ini menjadi wadah kebersamaan yang mampu membangun karakter, mempererat persarudaraan, meningkatkan kesejahteraan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif dan inovatif," ujarnya.

Puspita juga meminta kepengurusan yang baru dilantik untuk bekerja profesional dan menjalankan amanah yang telah dipercayakan dengan baik dan diharap menjadi ladang pengabdian. "Kami berharap selalu kompak, saling dukung dan mementingkan kepentingan organisasi diatas kepentingan organisasi dan pribadi," tambahnya.(Ven)

Share:

Semarak HUT ke-81 RI, Maxim Gratiskan Perjalanan dengan 81 Mobil Berdekorasi Merah Putih di 19 Kota Indonesia



Jakarta, Merdekasumsel.com - Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perusahaan transportasi daring Maxim Indonesia menghadirkan program spesial untuk memeriahkan suasana kemerdekaan. Sebanyak 81 unit Maxim Car akan dihias dengan desain bertema kepulauan di Indonesia dan beroperasi di 19 kota. Khusus pada 17 Agustus, pengguna yang mendapatkan mobil dengan desain khusus tersebut saat melakukan pemesanan akan memperoleh perjalanan gratis. 

Apabila belum mendapatkan mobil berdesain kemerdekaan, penumpang juga dapat menikmati potongan harga sebesar 17 persen yang berlaku mulai tanggal 11 Agustus hingga 21 Agustus 2026 di seluruh Indonesia.

Masyarakat di 19 kota, mulai dari Jakarta hingga Timika, dapat melakukan pemesanan seperti biasa. Jika sistem secara kebetulan menugaskan mobil yang telah dihias khusus untuk memperingati HUT RI, pengguna akan mendapatkan perjalanan secara gratis.

Mobil dengan desain khusus tersebut akan beroperasi di Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Ambon, Makassar, Kendari, Cilegon, Serang, Kupang, Balikpapan, Bandar Lampung, Batam, Palembang, Jayapura, Malang, Pekanbaru, Timika, Bukittinggi, dan Bau-bau. Kehadiran program ini menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Setiap mobil akan dihiasi dengan stiker bergambar kepulauan Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus persatuan bangsa.

Head of Subdivision Maxim Jakarta, Muhammad Richie Rafsanjani mengatakan program tersebut diberikan sebagai momen untuk merayakan persatuan dan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia.

"Kami mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Ini adalah momen untuk merayakan persatuan dan rasa bangga sebagai bagian dari Indonesia. Karena itu, kami ingin berbagi kebahagiaan sederhana melalui perjalanan gratis dengan mobil yang tampil berbeda dan membawa semangat Indonesia. Semoga ini bisa menjadi kontribusi kecil Maxim untuk memeriahkan suasana 17 Agustus," ungkapnya.

Richie menambahkan bahwa Maxim hadir di sebuah kota bukan semata-mata menjalankan layanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan dan aktivitas masyarakatnya. Melalui kampanye ini, perusahaan ingin menunjukkan bahwa layanan Maxim juga dapat menjadi bagian dari budaya perkotaan dan tradisi masyarakat dalam merayakan momen nasional. Ke depan, Maxim akan terus mengintegrasikan berbagai inisiatif sosial dan budaya dalam aktivitasnya.

Bagi Maxim, luasnya jangkauan layanan di berbagai wilayah Indonesia bukan hanya menjadi bagian dari perkembangan bisnis, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar masyarakat dan berkontribusi dalam berbagai momen yang berarti bagi Indonesia. (05/Ril)

Share:

Menjaga Koridor Hukum di Daerah: Sinergi Tanpa Sekat DPRD Prabumulih dan Korps Adhyaksa


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di tingkat daerah memerlukan komitmen serta kolaborasi yang kuat antarinstansi. Roda pemerintahan tidak dapat berjalan optimal jika fungsi pengawasan legislatif dan penegakan hukum berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya keselarasan visi.

Semangat membangun jembatan komunikasi tersebut tecermin saat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, Deni Victoria, menghadiri undangan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih, Asvera Primadona. Pertemuan lintas sektoral ini dikemas dalam agenda formal Konsolidasi dan Focus Group Discussion (FGD) Jaksa Agung Muda Tahun 2026.

Pertemuan penting tersebut berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting. Walau terpisahkan oleh layar digital, keseriusan kedua belah pihak dalam membahas isu-isu krusial di daerah tidak berkurang. Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan unsur kejaksaan dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) pemerintahan daerah, termasuk jajaran lembaga legislatif di tingkat kabupaten dan kota.

Membangun Komunikasi Preventif

Kehadiran pimpinan DPRD Kota Prabumulih dalam forum ini menjadi sinyal positif bagi iklim birokrasi di kota bermotto Seinggok Sepemunyian tersebut. Langkah Deni Victoria menghadiri FGD ini menegaskan komitmen parlemen daerah untuk terus membuka ruang koordinasi yang sehat dengan aparat penegak hukum, khususnya Kejari Prabumulih.

Dalam praktiknya, sinergi tripartit yang melibatkan lembaga legislatif, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dinilai sangat vital. Kolaborasi ini bukan untuk saling mengintervensi kewenangan, melainkan sebagai langkah preventif (pencegahan) agar seluruh produk kebijakan publik, penganggaran, hingga pelaksanaan program pembangunan di daerah tetap berjalan di dalam koridor hukum dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui komunikasi yang intens, potensi deviasi atau pelanggaran aturan dalam tata kelola keuangan daerah dapat ditekan sejak dini. Hal ini penting demi menjamin bahwa setiap rupiah anggaran daerah benar-benar dialokasikan untuk kepentingan masyarakat luas, bukan berujung pada masalah hukum di kemudian hari.

Gaung Berskala Nasional

Dinamika diskusi dalam FGD ini terasa kian berbobot karena cakupannya yang tidak hanya melokalisir isu sektoral regional semata. Forum yang diinisiasi oleh jajaran Jaksa Agung Muda ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia (Adeksi).

Kehadiran organisasi induk yang menaungi legislator tingkat kabupaten dan kota seluruh Indonesia itu memperluas spektrum pembahasan. Ruang dialog menjadi lebih komprehensif dalam memetakan tantangan hubungan kerja antara korps adhyaksa dan lembaga legislatif di berbagai daerah di Indonesia.

Melalui forum berskala nasional ini, jajaran kejaksaan dan DPRD dari berbagai wilayah dapat saling bertukar pikiran dan berbagi pengalaman terkait dinamika pengawasan pembangunan. Hubungan kelembagaan yang harmonis namun tetap profesional diharapkan mampu mendorong terciptanya iklim investasi yang aman, kepastian hukum di daerah, serta tata kelola pemerintahan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat luas.(Ber)

Share:

Jaga Work-Life Balance, Karyawan BRI Prabumulih Rutin Olahraga Futsal Bersama



Prabumulih, Merdekasumsel.com - Ditengah padatnya rutinitas pelayanan perbankan dan tuntutan performa kerja yang tinggi, menjaga kondisi fisik tetap prima menjadi sebuah keharusan. 

Menyadari pentingnya aspek kesehatan tersebut, segenap karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Prabumulih secara konsisten menggelar kegiatan olahraga rutin. Salah satu program yang paling diminati dan aktif berjalan adalah latihan futsal bersama.

Aktivitas olahraga ini diselenggarakan setiap hari pasca-jam operasional kantor, bertempat di salah satu lapangan futsal di Kota Prabumulih provinsi Sumatra Selatan.

Kehadiran para pegawai di lapangan hijau ini mencerminkan komitmen tinggi untuk menyeimbangkan antara beban kerja profesional (work-life balance) dengan gaya hidup sehat. Komitmen para pekerja yang akrab disapa Insan Brilian ini ternyata tidak hanya terbatas pada olahraga futsal semata. Guna mengakomodasi minat dan hobi yang beragam dari seluruh lini pegawai, pihak BRI Cabang Prabumulih juga memfasilitasi berbagai jenis olahraga lainnya. 

"Karyawan kita pasca jam kerja rutin menggelar olahraga bersama khususnya olahraga futsal," ungkap Branch Office Head BRI Prabumulih, RP Rafi Rafsanjani kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).

Rafi Rafsanjani mengatakan, tidak hanya olahraga futsal namun para karyawan juga kerab melakukan kegiatan olahraga lain untuk tetap menjaga stamina meskipun sudah seharian bekerja di kantor.

Variasi cabang olahraga ini dijadwalkan secara bergantian setiap harinya, mulai dari olahraga kardio hingga permainan ketangkasan, sehingga seluruh elemen karyawan dapat berpartisipasi aktif tanpa merasa jenuh. Secara filosofis, agenda olahraga harian ini mengusung misi ganda yang sangat krusial bagi keberlangsungan organisasi.

"Kami mengapresiasi para karyawan yang terus menjaga stamina dan tetap bekerja keras melayani para nasabah. Melalui olahraga ini diharapkan selain badan sehat, juga sebagai wadah untuk terus mempererat kekompakan dan kekeluargaan," tuturnya.

Tujuan utama yang ingin dicapai tentu saja adalah aspek kesehatan jangka panjang, memastikan imunitas tubuh para pekerja tetap terjaga di tengah cuaca dan tekanan kerja yang dinamis. Tubuh yang bugar diyakini menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan prima dan ramah kepada para nasabah setia BRI. (Ven)

Share:

Satu Pelajar Tewas Terseret Arus Sungai Selabung, Satu Korban Masih Dicari


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Duka mendalam menyelimuti warga Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan. Dua orang pelajar kelas 4 sekolah dasar dilaporkan tenggelam saat memancing di Sungai Selabung, kawasan Desa Kota Agung, Kecamatan Tiga Dihaji, pada Rabu (5/8/2026) siang.

Hingga Kamis (6/8/2026) siang, satu dari dua korban bernama Rahmat Kuncoro (10) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tim gabungan beserta warga masih terus melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai untuk mencari korban lainnya, Ardiansyah (10), yang masih dinyatakan hilang.
Spontan Mengejar Alat Pancing
Peristiwa naas tersebut bermula ketika Rahmat dan Ardiansyah pergi memancing ke Sungai Selabung pada Rabu sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka berdua ditemani oleh dua orang adiknya, yakni Andri (9) dan Nolo Apriyanto (6).
Sekitar pukul 14.00 WIB, seekor ikan besar menyambar umpan pada alat pancing milik Ardiansyah. Kuatnya tarikan ikan tersebut membuat gagang pancing terlepas dari genggaman dan hanyut terbawa arus sungai.
Secara spontan, Ardiansyah dan Rahmat langsung melompat ke dalam aliran sungai untuk mengejar alat pancing tersebut. Namun, diduga karena tidak bisa berenang, kedua bocah tersebut langsung terseret arus sungai yang deras dan tenggelam.
Melihat kedua kakaknya timbul tenggelam, Andri segera berlari meminta pertolongan kepada Lahmudin, seorang warga yang kebetulan sedang mandi tidak jauh dari lokasi kejadian. Lahmudin sempat langsung menceburkan diri ke sungai, namun tubuh kedua korban sudah tidak terlihat. Ia kemudian meminta Andri berlari ke permukiman Desa Kota Agung untuk memberi tahu warga.
Warga yang datang langsung melakukan penyisiran manual secara mandiri. Setelah dua jam pencarian, tepatnya pukul 16.00 WIB, jasad Rahmat Kuncoro akhirnya ditemukan mengapung sekitar 30 meter dari titik awal lokasi tenggelam.
Pencarian Diperluas
Camat Tiga Dihaji, Muhamad Yamin, mengonfirmasi bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan serta Tim SAR untuk memperluas radius pencarian. Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, dan masyarakat setempat telah mengintensifkan pencarian darat dan perairan sejak Kamis pagi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh Tim Puskesmas Tiga Dihaji yang dipimpin Kamijo serta Tim Identifikasi Polres OKU Selatan, fisik luar jasad Rahmat bersih dari tanda-tanda kekerasan. Korban dipastikan murni meninggal dunia akibat gagal napas karena tenggelam.
Saat ini jenazah Rahmat telah disemayamkan di rumah duka di Desa Sukabumi dan direncanakan dimakamkan pada Kamis ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah, menolak otopsi, dan berkomitmen tidak melakukan tuntutan hukum.
Kepolisian sektor setempat kini masih mengamankan sejumlah barang bukti milik korban, berupa selembar baju kaos lengan panjang merah bertuliskan "Argentina" dan selembar celana panjang abu-abu, sembari melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP).(05)
Share: