Kapolres Prabumulih Resmikan Satkamling KARLA, Minta Warga Jaga Kamtibmas

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Polres Prabumulih kembali menggelar kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan kali ini berpusat di Pos Satkamling Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, pada Jumat malam (15/5/2026).

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 21.10 WIB tersebut. Kehadiran Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, Kasat Binmas AKP Sardinata, dan Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan. Turut hadir Camat RKT Satria Karsa, Kepala Desa Karangan Yayan Kurniawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota linmas, serta warga setempat. 

Peresmian Satkamling KARLA

Dalam suasana penuh kehangatan, Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dari pihak kepolisian. Ia mengumumkan bahwa pos keamanan di wilayahnya kini resmi diberi nama Satkamling KARLA (Karangan Lama).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Prabumulih beserta jajaran yang telah bersilaturahmi. Kami siap terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Yayan.

Apresiasi dan Evaluasi Kapolres

Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana memberikan pujian tinggi kepada warga Desa Karangan yang dinilai aktif menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan secara mandiri. Menurutnya, satkamling merupakan garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan.

Meski demikian, Kapolres memberikan catatan evaluasi terkait aspek keselamatan petugas jaga. Mengingat posisi Pos Satkamling KARLA berada terlalu dekat dengan jalan lintas yang ramai, ia menyarankan agar posisinya digeser sedikit ke belakang demi keamanan.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kembali Satkamling. Kami juga berharap masyarakat tetap aktif bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan pihak kepolisian," tegas AKBP Bobby.

Penyerahan Sarana Pendukung Pos Ronda

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan swakarsa, Kapolres meresmikan Satkamling KARLA sekaligus menyerahkan bantuan operasional berupa dispenser dan senter untuk menunjang kebutuhan petugas ronda malam.

Kegiatan Samling ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan sesi foto bersama. Melalui program ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah RKT.(BR)

Share:

Tetap Produktif di Usia Senja, 115 Lansia di Desa Pangkul Resmi Wisuda

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.comSebanyak 115 ibu-ibu dan bapak-bapak lanjut usia (lansia) resmi menyandang status wisudawan. Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Harapan Bunda, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, pada Selasa (12/5/2026).
Prosesi wisuda untuk Standar 1 (S1), Standar 2 (S2), dan Standar 3 (S3) ini berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Desa Pangkul. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih, H. Arlan, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dr. Anos Saplis, serta Ketua TP PKK Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan.
Dalam sambutannya, Walikota H. Arlan memberikan apresiasi tinggi terhadap program besutan BKKBN ini. Menurutnya, sekolah lansia menjadi solusi agar warga senior di Prabumulih tetap aktif dan tidak sekadar berdiam diri di rumah.
"Pemerintah Kota Prabumulih menyambut baik program ini. Kami berharap dengan adanya sekolah lansia, para orang tua kita tetap aktif dan produktif sehingga tubuh menjadi sehat," ujar Arlan. Ia juga berharap program serupa dapat dikembangkan di desa-desa lain di wilayah Prabumulih karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan fisik, mental, maupun sosial para lansia.
Sementara itu, Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda dibentuk sebagai wadah pemberdayaan. Tujuannya agar para lansia bisa mandiri dan tetap memiliki aktivitas positif di masa tua.
"Kami ingin mereka tidak merasa sendiri. Materi pembelajaran yang diberikan pun disesuaikan, mulai dari edukasi kesehatan, aktivitas fisik ringan, pembinaan mental spiritual, hingga keterampilan sederhana," jelas pria yang akrab disapa Jaka ini.
Jaka menambahkan, tenaga pengajar yang dilibatkan merupakan orang-orang berpengalaman di bidangnya. Kehadiran sekolah ini terbukti memberikan dampak positif bagi kebugaran dan kualitas hidup masyarakat lansia di Desa Pangkul.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya, perangkat desa, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.(BR)
Share:

Jelang Idul Adha, Warga Mulai Ramai Beli Hewan Kurban, Eki Prabu Jual Hewan Kurban Sesuai Syariat

 



Prabumulih, Merdekasumsel.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pedagang hewan kurban di Kota Prabumulih mulai ramai menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota. Pantauan di lapangan pada Selasa (12/5/2026), para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak dagangan di kawasan Cambai, Jalan Lingkar Timur, pasar Prabumulih dan sejumlah titik lainnya.

Hewan kurban jenis sapi dan kambing dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran tubuh serta usia, untuk kambing dijual mulai harga Rp 2 juta per ekor hingga harga Rp 5 juta bahkan lebih. Sedangkan untuk hewan kurban jenis sapi dijual mulai harga Rp 14 juta hingga mencapai Rp 50 juta lebih.

Berbagai promo diterapkan para pedagang dalam menjual hewan kurban mulai promo harga murah, promo beli 3 sapi gratis kambing untuk konsumsi panitia kurban dan promo lainnya. Hal itu yang membuat warga mulai ramai membeli hewan kurban baik jenis sapi maupun kambing.

Eki, satu diantara pedagang hewan kurban ketika diwawancarai di lapak dagangan di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari Tugu Air mancur mengaku antusiasme masyarakat tahun ini tergolong tinggi. Menurut Eki, meski hari raya masih masih cukup lama, namun banyak warga yang memilih untuk memesan hewan kurban lebih awal.

"Alhamdulillah saat ini pembeli sudah mulai ramai. Dari total 30 ekor hewan yang kami sediakan, saat ini sudah lebih dari separuhnya laku terjual dipesan masyarakat," ujar Eki saat ditemui di lapak dagangannya.

Eki menuturkan, pihaknya akan kembali menambah stok dagangan sebanyak 25 hewan kurban untuk dijual karena melihat animo masyarakat untuk membeli cukup banyak. "Hewan kurban ini kita datangkan dari peternak-peternak di kota Prabumulih dan dari Lampung. Untuk kualitas, kami menjamin seluruh hewan yang dijualnya dalam kondisi sehat dan memenuhi kriteria syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban," ungkapnya.

Hal ini lanjut Eki, menjadi prioritas utama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon pekurban. Sedangkan untuk urusan harga, masyarakat memiliki pilihan yang cukup beragam. Hewan jenis kambing dibanderol mulai dari harga Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Sementara untuk sapi, harga dipatok mulai dari Rp14 juta hingga menembus angka Rp30 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

"Untuk harga kita murah meriah, harga itu termasuk gratis mengurus dan gratis antar hingga jelang penyembelihan, hewan kami jamin dirawat dan diantar sesuai keinginan pembeli," katanya seraya mengajak warga Prabumulih yang sedang mencari hewan kurban dengan kualitas terjamin bisa datang ke lapak Eki Prabu di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari tugu air mancur Prabumulih. 

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Iswan Hadi ketika dikomfirmasi mengakui saat ini pedagang hewan kurban mulai ramai dan pihaknya terus melakukan pendataan tidak hanya ke pedagang namun juga jumlah hewan. 

"Meskipun keterbatasan anggaran namun tim kita tetap turun lapangan melakukan pendataan hewan-hewan kurban dan pedagang hewan kurban di kota Prabumulih," ujarnya. Iswan Hadi mengimbau kepada para pedagang untuk menyediakan hewan kurban sesuai syariat baik kesehatan, umur dan lainnya sehingga masyarakat yang membeli tidak merasa tertipu. "Kepada para pembeli juga hendaknya membeli itu memperhatikan hewan sudah sesuai syariat atau belum, jangan tergiur harga murah dan tidak memperdulikan kesehatan hewan, umur hewan dan syarat kurban lainnya," imbau Iswan. (05)

Share:

Evi Susanti Terpilih Jadi Formatur, Peluang Kuat Pimpin DPC PPP Prabumulih


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Musyawarah Cabang (Muscab) VI Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Prabumulih yang digelar di Fave Hotel pada Selasa (5/5/2026) berlangsung alot. Setelah melewati dinamika persidangan hingga Pleno ke-VII, Evi Susanti SE akhirnya terpilih sebagai salah satu anggota tim formatur, sebuah posisi strategis yang membukakan jalan baginya untuk menduduki kursi Ketua DPC PPP Prabumulih.
Pelaksanaan Muscab yang berakhir pukul 16.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Ketua DPW PPP Sumatera Selatan, H Ahmad Palo SE beserta jajaran pengurus wilayah lainnya.
Komposisi Tim Formatur
Dalam musyawarah tersebut, ditetapkan lima anggota tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan periode mendatang:
  1. Evi Susanti SE (Perwakilan pengurus harian DPC)
  2. Dalison (Perwakilan PAC)
  3. Sumiarna (Perwakilan PAC)
  4. H Ahmad Palo SE (Ketua DPW PPP Sumsel)
  5. Jabal Idris (Wasekjen DPP PPP – menjabat sebagai Ketua Formatur)
Ketua DPW PPP Sumsel, H Ahmad Palo SE menjelaskan bahwa tim ini memiliki mandat penuh untuk menyusun kepengurusan dari tingkat ketua hingga pengurus harian.
"Kami diberikan waktu untuk menyusun kepengurusan. Meskipun target awal satu minggu, kami sudah berkoordinasi dengan Wasekjen DPP agar proses ini rampung setidaknya pada akhir Mei 2026," ujar Palo saat diwawancarai usai acara.

Sinyal Kuat Ketua DPC
Mengenai peluang Evi Susanti menjadi Ketua DPC, Palo memberikan sinyal positif meski tetap menghormati mekanisme partai. Ia menyebutkan bahwa anggota formatur biasanya mencerminkan dukungan arus bawah untuk menjadi pimpinan.
"Secara mekanisme, formatur yang akan menentukan. Namun, secara tersirat (peluang Evi Susanti) memang besar karena hal ini merupakan bentuk dukungan pengurus. Kecil kemungkinan posisi ketua jatuh ke luar formatur, meski secara teori itu bisa saja terjadi. Kami tidak ingin mendahului proses," tegas anggota DPRD Sumsel tersebut.
Palo berharap Muscab ini menjadi momentum konsolidasi agar PPP Prabumulih kembali berjaya dan merebut kursi pimpinan di DPRD pada pemilu mendatang.
Misi Penyatuan Kader
Di sisi lain, Evi Susanti SE menyatakan kesiapannya untuk merangkul seluruh elemen partai. Ia menekankan pentingnya menghilangkan perbedaan pasca-Muscab demi kemajuan organisasi.
"Tugas kami sekarang adalah menyusun kepengurusan dan menyatukan visi-misi bersama seluruh kader. Saatnya konsolidasi, bersatu, dan menghilangkan perbedaan untuk mencapai target-target besar partai ke depan," ungkap Evi.
Penutupan Muscab diwarnai dengan suasana hangat saat para kader dan pengurus memberikan ucapan selamat kepada Evi Susanti atas terpilihnya ia sebagai anggota formatur.(05)
Share:

Jelang Muscab PPP Prabumulih, Dukungan Akar Rumput ke Evi Susanti Menguat

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih dijadwalkan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Selasa (5/5/2026) di Fave Hotel Prabumulih. Agenda ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Muscab kali ini mengusung tema 'Merawat Persatuan, Meneguhkan Perjuangan Umat' dengan fokus pada konsolidasi internal dan penguatan peran partai. Salah satu agenda utama adalah penetapan formatur yang akan menentukan Ketua DPC PPP Prabumulih beserta jajaran pengurus.

Menjelang pelaksanaan, dinamika internal mulai menghangat. Sejumlah nama mencuat sebagai kandidat Ketua DPC, di antaranya Evi Susanti, Heri Gustiwan, Ahmad Riza Diswan, H Kholid, serta Afandy.

Dari sejumlah nama tersebut, dukungan kader di tingkat akar rumput disebut-sebut menguat kepada Evi Susanti. Politisi perempuan yang telah dua periode menjadi anggota DPRD itu dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memimpin partai. "Kami tidak memandang gender, yang penting kemampuan dan komitmen memajukan partai. Jika itu ada pada Ibu Evi, kami siap mendukung," ujar salah satu kader kepada wartawan, Senin (4/5/2026).


Kader lainnya juga menilai rekam jejak Evi Susanti sebagai legislator menjadi nilai tambah. "Dengan pengalaman di partai dan sebagai anggota DPRD, beliau sangat layak memimpin. Kami siap memberikan dukungan penuh," katanya.

Meski demikian, persaingan diperkirakan tetap berlangsung dinamis. Nama-nama lain yang muncul juga memiliki basis dukungan masing-masing, sehingga keputusan akhir akan ditentukan melalui mekanisme formatur dalam muscab.

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC) Muscab, H Kholid memastikan persiapan pelaksanaan muscab hampir rampung. "Persiapan sudah hampir 100 persen. Semua kebutuhan telah kami siapkan, dan pelaksanaan sesuai jadwal," ujarnya. Ia menegaskan seluruh kader yang memiliki kapasitas berpeluang menjadi Ketua DPC. "Kita serahkan sepenuhnya pada mekanisme yang ada," tambahnya.

Muscab PPP Prabumulih dinilai strategis dalam menentukan arah kebijakan partai ke depan, sekaligus mengukur soliditas internal menjelang agenda politik mendatang. Diharapkan, forum ini berjalan lancar dan demokratis serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran partai di tengah masyarakat.(BR)

Share: