Optimalkan Kerja Pendampingan dan Pelaporan, PD dan PLD Ikuti OJT dari TPP OKU Selatan Lakukan OJT

 



OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Untuk lebih mengoptimalkan kerja pendampingan dan pelaporan pelaksanaan kegiatan Dana Desa (DD) di wilayah Kabupaten OKU Selatan, jajaran tenaga ahli (TAPM) TPP Kabupaten OKU Selatan melakukan On the Job Training (OJT) terhadap seluruh tenaga Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) se-Kabupaten OKU Selatan. 

OJT ini dibagi 6 titik yang dipusatkan di Kecamatan BPR Ranau Tengah, Pulau Beringin, Buay Rawan, Muaradua, Kisam Ilir dan Runjung Agung. OJT ini dipandu oleh PIC Pemanfaatan DD Kabupaten OKU Selatan Sri Mulyanto.

Koordinator TA Kabupaten OKU Selatan, Fery Antoni mengatakan OJT yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kinerja para pendamping desa dalam melaksanakan tugas-tugas pendampingan khususnya dalam penyajian pelaporan kegiatan dana desa berdasarkan format pelaporan yang telah ditentukan oleh Kementerian Desa.

"OJT ini kita fokuskan agar TPP bisa menyajikan pelaporan rutin setiap minggu secara berjenjang mulai dari PLD, PD hingga TA Kabupaten. Dan selanjutnya, menjadi pelaporan Kabupaten OKU Selatan," ujarnya.

Menurut Fery Antoni, melalui OJT ini diharapkan seluruh TPP OKU Selatan dapat menyusun dan menyampaikan pelaporan berjenjang secara rutin dan terupdate. Dengan seringnya dilakukan OJT ini juga diharapkan semua TPP dapat melaksanakan tugas pendampingan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yakni mendampingi, memfasilitasi dan mengawal penyelenggaraan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. "Setiap TPP kami berharap dapat memastikan program berjalan partisipatif, transparan dan akuntabel sesuai regulasi Kementerian Desa," harapnya. (02)

Share:

Enam Santri Al-Ittifaqiah Kuripan Lulus Tes Jalur SPAN UM-PTKIN, Satu Diterima di Kairo Mesir

 


OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Prestasi gemilang terus dicetak Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittifaqiah Kampus Kuripan, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan bagi para santri/ti. Pada wisuda dan haflah yang ke-6 ini, salah satu santri berhasil diterima untuk melanjutkan study di perguruan tinggi ke Kairo Mesir. Santri tersebut, Rafliandi Afdal bin Toni Afrizon, berasal dari Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Mudir Al-Itifaqiah Kuripan, Ilhammudin Mhum juga menyebutkan, untuk tahun ini juga enam orang santri berhasil lulus ke perguruan tinggi negeri melalui tes jalur SPAN UM-PTKIN. Keenam santri masing-masing Aldi Riansah, Jonatan, Feril Tri Ziandino, Zakia Delisa, Serli Rumaisa dan M Arif Hiyatullah. 

‘’Keenam santri ini lulus di UIN Randen Fatah Palembang dan UIN Raden Intan Lampung,’’ ujarnya pada acara Haflah dan Wisuda Santri/ti tahun ajaran 2025-2026 yang berlangsung Rabu (17/6) lalu. 

Acara haflah dan wisuda dihadiri Bupati OKU Selatan Abusama SH, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, Mudir’Am Ponpes Al Ittifaqiah Indralaya Dr Drs Mudrik Qori Nuri serta para orang tua wali santri/ti. Kegiatan ini berlangsung cukup meriah dengan adanya berbagai macam suguhan hiburan kesenian dan kebudayaan hingga malam hari.

Lebih lanjut Ilhammudin mengatakan, jebolan Al Ittifaqiah juga telah melakukan tes di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. ‘’Dan mudah-mudahan juga akan lulus dan kembali melanjutkan study ke perguruan tinggi. Prestasi demi prestasi yang ditorehkan para santri ini tentunya sebuah kebanggaan yang tak terhingga bagi Al Ittifaqiah,’’ jelasnya.

Terlebih lagi, jebolan Al Ittifaqiah tidak hanya masuk di berbagai perguruan tinggi. Akan tetapi berkiprah dan menjalani pendidikan menjadi Abdi Negara. ‘’Salah seorang alumni tahun sebelumnya, Rio Alfarizi, juga lulus di TNI AD dan kini masih menjalani pendidikan,’’ tambahnya.  

Berkaitan dengan Wisuda Santri/ti tahun ini, Ilhammudin juga menjelaskan, pihaknya juga telah mewisuda 65 santri Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah. Tak hanya itu, pihaknya juga mewisuda 17 orang santri/ti tahfidz Al Quran mulai dari 1-15 jus. Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para santri yang telah menghafal Al-Quran serta menjadi juara favorit tersebut, pihak Ponpes juga memberikan piala dan uang pembinaaan. 

Menurut Ilhammudin, dalam masa setahun terakhir pihaknya juga terus berupaya untuk menyempurnakan berbagai sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan ponpes. Hal ini tentunya demi untuk membuat para santri/ti agar dapat nyaman dan sehat tinggal di Ponpes sesuai dengan standar pendidikan nasional. 


Sementara itu, Bupati OKU Selatan Abusama SH pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Ponpes Al Ittifaqiah yang terus berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta pemahaman agama yang kuat.

‘’Pondok Pesantren memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis,’’ ujarnya.

Bupati juga berharap para santri dapat menjadikan ilmu yang diperoleh dalam menempuh pendidikan di Ponpes menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi maupun mengabdi di tengah masyarakat. ‘’Semoga para santri dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa dan masyarakat,’’ jelasnya.

Haflah tahun ini juga ditandai dengan pengguntingan pita sebagai tanda diresmikannya Ikon Al Ittifaqiah Kampus Kuripan oleh Bupati OKU Selatan Abusama SH didampingi Mudir Al Ittifaqiah dan para pejabat yang hadir.(tim)

Share:

Konsolidasi dan Bahas Program Kerja, PA GMNI Sumsel Gelar Rakerda di Musi Rawas, PA GMNI Prabumulih Sampaikan Beberapa Usulan


Musi Rawas, Merdekasumsel.com - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Sumatera Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I dan Dialog Kebangsaan PA GMNI Sumsel yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Jumat (5/6/2026). 

Kegiatan ini merupakan konsolidasi sekaligus penyusunan program kerja yang diharapkan berdampak langsung bagi masyarakat dan mampu menjawab berbagai tantangan kebangsaan sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Rakerda ke-1 PA GMNI Sumatera Selatan yang berlangsung hingga 7 Juni 2026 tersebut tema 'Rekonstruksi Demokrasi Berdasarkan Pancasila dalam Menghadapi Dinamika Kebangsaan'.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris DPP PA GMNI Dr. H. Abdy Yuhana, S.H., M.H., Ketua DPD PA GMNI Sumsel Dr. H. Giri Ramadan N. Kemas, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Wakil Wali Kota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, organisasi kepemudaan, serta kader dan alumni GMNI dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Ketua Pelaksana Rakerda, Angga Juli Nastionsyah, menegaskan bahwa agenda tersebut tidak hanya membahas urusan internal organisasi namun juga menjadi wadah memperkuat jaringan alumni sekaligus menyusun langkah strategis yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Berbagai program kerja yang dibahas dalam Rakerda diarahkan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah maupun nasional. Dengan demikian, peran organisasi tidak berhenti pada tataran gagasan, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan publik.

Ketua DPD PA GMNI Sumsel, Dr. H. Giri Ramadan N. Kemas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjalankan berbagai agenda kebangsaan di tengah tantangan yang terus berkembang.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud menilai PA GMNI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Ratna juga menekankan pentingnya sinkronisasi program organisasi dengan prioritas pembangunan daerah khususnya di sektor pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan sebagai agenda yang perlu mendapat perhatian bersama. "Arah pembangunan tersebut sejalan dengan semangat Trisakti Bung Karno yang menempatkan kemandirian dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama," katanya.

Dalam sesi Dialog Kebangsaan, Sekretaris DPP PA GMNI Dr. H. Abdy Yuhana menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia. Abdy menilai nilai-nilai Pancasila masih relevan untuk menjawab berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat sekaligus menjaga keutuhan nasional. "Kader dan alumni GMNI saat ini telah berkiprah di berbagai sektor strategis. Selain itu, organisasi PA GMNI telah terbentuk di 320 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia," ujarnya.

PA GMNI Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi, memperkuat persatuan nasional, serta mendorong aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. "Hasil Rakerda diharapkan tidak hanya menjadi dokumen organisasi, tetapi mampu melahirkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah. Di tengah tantangan kebangsaan yang terus berubah, konsolidasi gagasan dan aksi nyata menjadi bagian penting untuk menjaga demokrasi dan memperkuat persatuan nasional," tegasnya.

Dalam kegiatan itu, DPC PA GMNI Kota Prabumulih yang diketuai Edison Bastari, S.Kom hadir bersama Sekretaris Yudiansyah, S.Kom dan Bendahara Bayu Barata, A.Md dan pengurus Arie Putra Utama, SH dan Nandra. Pada kegiatan itu, DPC PA GMNI kota Prabumulih juga menyampaikan beberapa usulan serta masukan untuk dijadikan program kerja maupun perhatian dari GMNI Sumatera Selatan.(05)

Share:

Kunjungi Rumah Warga Tak Layak Huni, TP PKK Prabumulih Harapkan Instansi Beri Bantuan

Prabumulih, Merdekasumsel.com - Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan bersama Staf Ahli TP PKK Kota Prabumulih, Nuning Mulya Franky menunjau rumah tidak layak huni milik warga di dua tempat, Minggu (24/05/2026).

Linda Arlan dan rombongan meninjau rumah takayak huni milik Buang yanf merupakan warga RT 02 RW 03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan dan rumah Asmi di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh TP Posyandu Kota Prabumulih dan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni dinas PU, Dinas Kesehatan, Disdikbud, BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perkim ini turut dihadiri Sekretaris Posyandu Hj Reni Indayani Fikri SKm MSi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi tempat tinggal warga bernama Buang dan Asmi yang sama-sama hidup seorang diri dengan kondisi serba kekurangan di rumahnya. 


Meski di tempat terpisah, dua warga itu memiliki nasib yang sama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain rumah tak layak huni, dua warga ini bergantung ke warga dan tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keduanya selama ini dibantu oleh warga sekitar yang peduli terhadap kondisi kehidupannya.

Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan pada kesempatan munjungan mengaku sangat prihatin atas kondisi yang dialami kedua warga itu. Linda berharap agar bantuan sosial berupa pangan maupun sandang dapat segera diberikan melalui instansi terkait, sehingga dapat membantu meringankan beban hidup beliau.

"Kita turut prihatin dengan kondisi dialami warga kita ini, kami berharap instansi terkait dapat memberikan bantuan kepada warga tersebut," ungkap Hj Linda Apriana disela-sela kunjungan itu.

Kunjugan ke rumah warga tak kayak huni itu menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih bersama TP PKK terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial. Kegiatan ini juga sekaligus mempererat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan lapangam itu, rombongan tim penggerak PKK turut didampingi Lurah Sukaraja dan lurah Payuputat, serta kader Posyandu Kecamatan Prabumulih Selatan serta Kecamatan Prabumulih Barat.(BR)

Share:

DPRD dan Pemkot Prabumulih Sepakati Raperda Insentif Investasi dan Penanggulangan Bencana


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih resmi memberikan persetujuan dan menyepakati keputusan bersama atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis tahun 2026.

Keputusan besar bagi regulasi daerah ini disahkan dalam Rapat Paripurna ke-XXI Masa Persidangan ke-III yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Kamis (21/5/2026).

Rapat paripurna penting tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., didampingi Wakil Ketua I Aryono, S.T. Jalannya rapat juga dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih H. Arlan, Wakil Walikota Franky Nasril, S.Kom., M.M., serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah se-Kota Prabumulih.

Agenda utama dalam rapat paripurna kali ini berfokus pada empat tahapan krusial, yaitu:

1. Penyampaian laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus) terhadap Pembahasan 3 (Tiga) Raperda Kota Prabumulih Tahun 2026.

2. Pengambilan Persetujuan Anggota DPRD Kota Prabumulih.

3. Penyampaian Pendapat Akhir Walikota Prabumulih.

4. Penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Pengesahan Raperda.

Melalui pembahasan yang dinamis, Anggota DPRD Kota Prabumulih akhirnya resmi menyepakati dua Raperda strategis untuk dijadikan peraturan daerah, di antaranya Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Penanaman Modal di Kota Prabumulih serta Raperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, menegaskan bahwa pengesahan regulasi ini merupakan wujud nyata komitmen legislatif dalam mengawal roda pembangunan dan memajukan perekonomian daerah. "Dengan adanya payung hukum yang jelas mengenai insentif investasi, kita berharap roda ekonomi Prabumulih bergerak lebih cepat. Begitu juga dengan raperda penanggulangan bencana, ini adalah langkah preventif kita untuk memberikan rasa aman yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat," ujar pria yang akrab disapa DV tersebut.

Di tempat yang sama, Walikota Prabumulih H. Arlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kerja keras dan sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran legislatif. "Kami atas nama jajaran eksekutif mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan. Sinergi yang baik ini membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama. Regulasi investasi dan mitigasi bencana ini akan segera kita implementasikan demi kesejahteraan warga Kota Prabumulih," pungkas Walikota yang akrab disapa Cak Arlan ini.

Dengan ditandatanganinya keputusan bersama tersebut, kedua regulasi baru ini diharapkan dapat segera berjalan efektif untuk menarik para investor sekaligus memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di Kota Prabumulih.(BR)

Share: