Kunjungi Rumah Warga Tak Layak Huni, TP PKK Prabumulih Harapkan Instansi Beri Bantuan

Prabumulih, Merdekasumsel.com - Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan bersama Staf Ahli TP PKK Kota Prabumulih, Nuning Mulya Franky menunjau rumah tidak layak huni milik warga di dua tempat, Minggu (24/05/2026).

Linda Arlan dan rombongan meninjau rumah takayak huni milik Buang yanf merupakan warga RT 02 RW 03 Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan dan rumah Asmi di Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat kota Prabumulih.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh TP Posyandu Kota Prabumulih dan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni dinas PU, Dinas Kesehatan, Disdikbud, BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perkim ini turut dihadiri Sekretaris Posyandu Hj Reni Indayani Fikri SKm MSi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung kondisi tempat tinggal warga bernama Buang dan Asmi yang sama-sama hidup seorang diri dengan kondisi serba kekurangan di rumahnya. 


Meski di tempat terpisah, dua warga itu memiliki nasib yang sama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain rumah tak layak huni, dua warga ini bergantung ke warga dan tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keduanya selama ini dibantu oleh warga sekitar yang peduli terhadap kondisi kehidupannya.

Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj Linda Apriana Arlan pada kesempatan munjungan mengaku sangat prihatin atas kondisi yang dialami kedua warga itu. Linda berharap agar bantuan sosial berupa pangan maupun sandang dapat segera diberikan melalui instansi terkait, sehingga dapat membantu meringankan beban hidup beliau.

"Kita turut prihatin dengan kondisi dialami warga kita ini, kami berharap instansi terkait dapat memberikan bantuan kepada warga tersebut," ungkap Hj Linda Apriana disela-sela kunjungan itu.

Kunjugan ke rumah warga tak kayak huni itu menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Prabumulih bersama TP PKK terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial. Kegiatan ini juga sekaligus mempererat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dalam kunjungan lapangam itu, rombongan tim penggerak PKK turut didampingi Lurah Sukaraja dan lurah Payuputat, serta kader Posyandu Kecamatan Prabumulih Selatan serta Kecamatan Prabumulih Barat.(BR)

Share:

DPRD dan Pemkot Prabumulih Sepakati Raperda Insentif Investasi dan Penanggulangan Bencana


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih resmi memberikan persetujuan dan menyepakati keputusan bersama atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis tahun 2026.

Keputusan besar bagi regulasi daerah ini disahkan dalam Rapat Paripurna ke-XXI Masa Persidangan ke-III yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Kamis (21/5/2026).

Rapat paripurna penting tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, S.H., M.Si., didampingi Wakil Ketua I Aryono, S.T. Jalannya rapat juga dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih H. Arlan, Wakil Walikota Franky Nasril, S.Kom., M.M., serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah se-Kota Prabumulih.

Agenda utama dalam rapat paripurna kali ini berfokus pada empat tahapan krusial, yaitu:

1. Penyampaian laporan Hasil Kerja Panitia Khusus (Pansus) terhadap Pembahasan 3 (Tiga) Raperda Kota Prabumulih Tahun 2026.

2. Pengambilan Persetujuan Anggota DPRD Kota Prabumulih.

3. Penyampaian Pendapat Akhir Walikota Prabumulih.

4. Penandatanganan Keputusan Bersama terhadap Pengesahan Raperda.

Melalui pembahasan yang dinamis, Anggota DPRD Kota Prabumulih akhirnya resmi menyepakati dua Raperda strategis untuk dijadikan peraturan daerah, di antaranya Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Penanaman Modal di Kota Prabumulih serta Raperda tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, menegaskan bahwa pengesahan regulasi ini merupakan wujud nyata komitmen legislatif dalam mengawal roda pembangunan dan memajukan perekonomian daerah. "Dengan adanya payung hukum yang jelas mengenai insentif investasi, kita berharap roda ekonomi Prabumulih bergerak lebih cepat. Begitu juga dengan raperda penanggulangan bencana, ini adalah langkah preventif kita untuk memberikan rasa aman yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat," ujar pria yang akrab disapa DV tersebut.

Di tempat yang sama, Walikota Prabumulih H. Arlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kerja keras dan sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran legislatif. "Kami atas nama jajaran eksekutif mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota dewan. Sinergi yang baik ini membuktikan bahwa kita memiliki visi yang sama. Regulasi investasi dan mitigasi bencana ini akan segera kita implementasikan demi kesejahteraan warga Kota Prabumulih," pungkas Walikota yang akrab disapa Cak Arlan ini.

Dengan ditandatanganinya keputusan bersama tersebut, kedua regulasi baru ini diharapkan dapat segera berjalan efektif untuk menarik para investor sekaligus memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di Kota Prabumulih.(BR)

Share:

Kapolres Prabumulih Resmikan Satkamling KARLA, Minta Warga Jaga Kamtibmas

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Polres Prabumulih kembali menggelar kegiatan Sambang Satkamling Keliling (Samling) guna memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan kali ini berpusat di Pos Satkamling Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, pada Jumat malam (15/5/2026).

Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai pukul 21.10 WIB tersebut. Kehadiran Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Chindi Helyadi, Kasat Binmas AKP Sardinata, dan Kapolsek RKT IPDA Wendy Kurniawan. Turut hadir Camat RKT Satria Karsa, Kepala Desa Karangan Yayan Kurniawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, anggota linmas, serta warga setempat. 

Peresmian Satkamling KARLA

Dalam suasana penuh kehangatan, Kepala Desa Karangan, Yayan Kurniawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan dari pihak kepolisian. Ia mengumumkan bahwa pos keamanan di wilayahnya kini resmi diberi nama Satkamling KARLA (Karangan Lama).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Prabumulih beserta jajaran yang telah bersilaturahmi. Kami siap terus menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif," ujar Yayan.

Apresiasi dan Evaluasi Kapolres

Kapolres AKBP Bobby Kusumawardhana memberikan pujian tinggi kepada warga Desa Karangan yang dinilai aktif menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan secara mandiri. Menurutnya, satkamling merupakan garda terdepan dalam mencegah gangguan keamanan.

Meski demikian, Kapolres memberikan catatan evaluasi terkait aspek keselamatan petugas jaga. Mengingat posisi Pos Satkamling KARLA berada terlalu dekat dengan jalan lintas yang ramai, ia menyarankan agar posisinya digeser sedikit ke belakang demi keamanan.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang aktif menghidupkan kembali Satkamling. Kami juga berharap masyarakat tetap aktif bersinergi dengan bhabinkamtibmas dan pihak kepolisian," tegas AKBP Bobby.

Penyerahan Sarana Pendukung Pos Ronda

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keamanan swakarsa, Kapolres meresmikan Satkamling KARLA sekaligus menyerahkan bantuan operasional berupa dispenser dan senter untuk menunjang kebutuhan petugas ronda malam.

Kegiatan Samling ini berakhir pada pukul 22.30 WIB dengan sesi foto bersama. Melalui program ini, sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin solid demi mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah RKT.(BR)

Share:

Tetap Produktif di Usia Senja, 115 Lansia di Desa Pangkul Resmi Wisuda

 



Prabumulih, Portalsriwijaya.comSebanyak 115 ibu-ibu dan bapak-bapak lanjut usia (lansia) resmi menyandang status wisudawan. Mereka dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Harapan Bunda, Desa Pangkul, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, pada Selasa (12/5/2026).
Prosesi wisuda untuk Standar 1 (S1), Standar 2 (S2), dan Standar 3 (S3) ini berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Desa Pangkul. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Walikota Prabumulih, H. Arlan, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dr. Anos Saplis, serta Ketua TP PKK Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan.
Dalam sambutannya, Walikota H. Arlan memberikan apresiasi tinggi terhadap program besutan BKKBN ini. Menurutnya, sekolah lansia menjadi solusi agar warga senior di Prabumulih tetap aktif dan tidak sekadar berdiam diri di rumah.
"Pemerintah Kota Prabumulih menyambut baik program ini. Kami berharap dengan adanya sekolah lansia, para orang tua kita tetap aktif dan produktif sehingga tubuh menjadi sehat," ujar Arlan. Ia juga berharap program serupa dapat dikembangkan di desa-desa lain di wilayah Prabumulih karena manfaatnya yang besar bagi kesehatan fisik, mental, maupun sosial para lansia.
Sementara itu, Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi SH MM, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia Tangguh Harapan Bunda dibentuk sebagai wadah pemberdayaan. Tujuannya agar para lansia bisa mandiri dan tetap memiliki aktivitas positif di masa tua.
"Kami ingin mereka tidak merasa sendiri. Materi pembelajaran yang diberikan pun disesuaikan, mulai dari edukasi kesehatan, aktivitas fisik ringan, pembinaan mental spiritual, hingga keterampilan sederhana," jelas pria yang akrab disapa Jaka ini.
Jaka menambahkan, tenaga pengajar yang dilibatkan merupakan orang-orang berpengalaman di bidangnya. Kehadiran sekolah ini terbukti memberikan dampak positif bagi kebugaran dan kualitas hidup masyarakat lansia di Desa Pangkul.
Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli TP PKK Nuning Mulya, perangkat desa, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.(BR)
Share:

Jelang Idul Adha, Warga Mulai Ramai Beli Hewan Kurban, Eki Prabu Jual Hewan Kurban Sesuai Syariat

 



Prabumulih, Merdekasumsel.com - Menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pedagang hewan kurban di Kota Prabumulih mulai ramai menjajakan dagangannya di berbagai sudut kota. Pantauan di lapangan pada Selasa (12/5/2026), para pedagang hewan kurban mulai membuka lapak dagangan di kawasan Cambai, Jalan Lingkar Timur, pasar Prabumulih dan sejumlah titik lainnya.

Hewan kurban jenis sapi dan kambing dijual dengan harga bervariasi menyesuaikan ukuran tubuh serta usia, untuk kambing dijual mulai harga Rp 2 juta per ekor hingga harga Rp 5 juta bahkan lebih. Sedangkan untuk hewan kurban jenis sapi dijual mulai harga Rp 14 juta hingga mencapai Rp 50 juta lebih.

Berbagai promo diterapkan para pedagang dalam menjual hewan kurban mulai promo harga murah, promo beli 3 sapi gratis kambing untuk konsumsi panitia kurban dan promo lainnya. Hal itu yang membuat warga mulai ramai membeli hewan kurban baik jenis sapi maupun kambing.

Eki, satu diantara pedagang hewan kurban ketika diwawancarai di lapak dagangan di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari Tugu Air mancur mengaku antusiasme masyarakat tahun ini tergolong tinggi. Menurut Eki, meski hari raya masih masih cukup lama, namun banyak warga yang memilih untuk memesan hewan kurban lebih awal.

"Alhamdulillah saat ini pembeli sudah mulai ramai. Dari total 30 ekor hewan yang kami sediakan, saat ini sudah lebih dari separuhnya laku terjual dipesan masyarakat," ujar Eki saat ditemui di lapak dagangannya.

Eki menuturkan, pihaknya akan kembali menambah stok dagangan sebanyak 25 hewan kurban untuk dijual karena melihat animo masyarakat untuk membeli cukup banyak. "Hewan kurban ini kita datangkan dari peternak-peternak di kota Prabumulih dan dari Lampung. Untuk kualitas, kami menjamin seluruh hewan yang dijualnya dalam kondisi sehat dan memenuhi kriteria syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban," ungkapnya.

Hal ini lanjut Eki, menjadi prioritas utama guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para calon pekurban. Sedangkan untuk urusan harga, masyarakat memiliki pilihan yang cukup beragam. Hewan jenis kambing dibanderol mulai dari harga Rp2 juta hingga Rp4,5 juta per ekor. Sementara untuk sapi, harga dipatok mulai dari Rp14 juta hingga menembus angka Rp30 juta, tergantung ukuran dan bobot hewan.

"Untuk harga kita murah meriah, harga itu termasuk gratis mengurus dan gratis antar hingga jelang penyembelihan, hewan kami jamin dirawat dan diantar sesuai keinginan pembeli," katanya seraya mengajak warga Prabumulih yang sedang mencari hewan kurban dengan kualitas terjamin bisa datang ke lapak Eki Prabu di Jalan Lingkar Timur tak jauh dari tugu air mancur Prabumulih. 

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Iswan Hadi ketika dikomfirmasi mengakui saat ini pedagang hewan kurban mulai ramai dan pihaknya terus melakukan pendataan tidak hanya ke pedagang namun juga jumlah hewan. 

"Meskipun keterbatasan anggaran namun tim kita tetap turun lapangan melakukan pendataan hewan-hewan kurban dan pedagang hewan kurban di kota Prabumulih," ujarnya. Iswan Hadi mengimbau kepada para pedagang untuk menyediakan hewan kurban sesuai syariat baik kesehatan, umur dan lainnya sehingga masyarakat yang membeli tidak merasa tertipu. "Kepada para pembeli juga hendaknya membeli itu memperhatikan hewan sudah sesuai syariat atau belum, jangan tergiur harga murah dan tidak memperdulikan kesehatan hewan, umur hewan dan syarat kurban lainnya," imbau Iswan. (05)

Share: