PHL Yang Mengabdi Puluhan Tahun Kecewa, Tak Lulus Uji Kompetensi


Prabumulih, Merdekasumsel.com - Setelah sekian lama menunggu hasil tes uji kompetensi pegawai Harian Lepas (PHL) kota prabumulih yang dilaksanakan pada 07 Desember 2019 lalu.

Pengumuman hasil uji kompetensi PHL tersebut dilakukan oleh Pemerintah kota Prabumulih melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang di umumkan di Asrama diklat Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Jumat (03/01/2020) sekitar pukul 16.00 Wib.

Menurut hasil yang didapat Merdekasumsel.com untuk bagian atau Formasi Teknis diikuti sebanyak 2.239 PHL dan sebanyak 1.639 orang yang dinyatakan lulus, tidak lulus sebanyak 551 orang dan tidak hadir sebanyak 49 orang.

Kemudian untuk Formasi Kesehatan diikuti sebanyak 913 PHL dan sebanyak 756 orang yang dinyatakan lulus, tidak lulus sebanyak 153 dan tidak hadir sebanyak 4 orang.

Lalu untuk Formasi Pendidikan diikuti sebanyak 853 PHL, dimana sebanyak 617 dinyatakan lulus, sebanyak 118 tidak lulus dan sebanyak 118 dinyatakan tidak hadir.

Selanjutnya dari total keseluruhan PHL yang dinyatakan lulus sebanyak 3.012 orang, yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 822 dan yang dinyatakan tidak hadir sebanyak 171 orang.

Kepala BKPSDM kota Prabumulih Benny Rizal SH MH melalui kasi kepegawaian Yandi mengatakan hasil uji kompetensi PHL telah diumumkan dan ditempel di asrama Diklat untuk selanjutnya PHL yang dinyatakan lulus tes uji kompetensi maka dapat melengkapi berkas perpanjangan Surat Keputusan (SK) PHL 2020 dengan membawa beberapa persyaratan.

"Hasil tes sudah kami tempel tadi di BLK selanjutnya untuk PHL yang lulus segera melengkapi persyaratan dengan membawa berupa Fotocopy SK PHL tahun sebelumnya,
Materai 6000 (3 lembar) serta membawa Map berwarna Merah untuk Teknis, Map berwarna Kuning untuk Kesehatan dan Map berwarna Biru untuk Pendidikan," katanya.

Sementara itu, salah satu PHL yang dinyatakan tidak lulus mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap pemerintah kota atas ketidak adilan nya terhadap PHL yang tidak lulus.

"Kami kecewa sudah lama mengabdi bekerja sebagai PHL tapi begitu tes ini kami tidak lulus, apa salah kami. Lalu gimana dengan TKS yang baru mendapat acc PHL langsung mengikuti tes dan dinyatakan lulus, sedangkan kami yang sudah jelas lama tidak dinyatakan lulus padahal waktu itu pak wali mengatakan akan mempertimbangkan masa kerja," ungkapnya seraya menuturkan jika ingin melakukan pengurangan harapnya tidak lagi ada penambahan.(FAP)

Share:

1 komentar:

  1. -Akan menjadi ladang!!
    -Penganguran yg suda banyak akan
    bertamba banyak!
    -kota yg tingkat pengangguran nya
    bertambah! maka pemimpin kota di
    anggap suda gagal dlm memimpin rakyat
    nya.

    BalasHapus