Bupati Abusama Pimpin Upacara HUT OKU Selatan ke 22 Tahun, Berlangsung Meriah dan Khidmat



OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-22 Tahun 2026 di Lapangan Pemkab OKU Selatan. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU Selatan, Abusama, pada Rabu (07/01/2026).


Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati OKU Selatan Haji Misnadi, unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kades, Tokoh Masyarakat, jajaran ASN, Insan Pers serta sejumlah undangan lainnya.


Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat daerah sebagai bentuk komitmen pelestarian nilai-nilai budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan adat istiadat OKU Selatan kepada masyarakat luas. Peringatan Hari Jadi OKU Selatan ke-22 tahun ini mengusung tema “Merawat Kebersamaan, serta Melanjutkan Pembangunan OKU Selatan yang Maju dan Berdaya.”


Menurut Bupati OKU Selatan Abusama, tema tersebut mencerminkan semangat persatuan dan menjadi landasan penting dalam melanjutkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Bupati juga menegaskan bahwa tema ini sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, dimana daerah memiliki peran strategis sebagai penggerak utama kemajuan bangsa.


Pada kesempatan ini, Bupati OKU Selatan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di seluruh wilayah OKU Selatan untuk berpartisipasi aktif serta menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas daerah.

"Momentum HUT ini adalah wujud kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Mari kita rayakan dengan penuh sukacita, tertib, dan bertanggung jawab demi OKU Selatan yang semakin maju,"  jelasnya.


Usai pelaksanaan upacara, Bupati OKU Selatan beserta rombongan meninjau langsung rangkaian kegiatan bakti sosial yang meliputi donor darah, pengobatan gratis, serta pelayanan KB gratis.

Kegiatan sosial tersebut akan berlangsung mulai 7 hingga 31 Januari 2026 sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Fr86)

Share:

Luar biasa ! Kurang dari 24 Jam Polres OKU Selatan Berhasil Ungkap Kasus Curas dan Percobaan Pembunuhan

 



OKU Selatan, Merdekasumsel.com - Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, jajaran Polres OKU Selatan berhasil mengungkap kasus dugaan percobaan pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat. 


Pelaku diamankan adalah seorang pria berinisial HR (23 tahun) ditangkap kurang dari 24 jam setelah laporan polisi diterima. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam press release yang dipimpin langsung Kapolres OKU Selatan pada hari ini di Mapolres OKU Selatan.


Peristiwa terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB di jalan areal kebun kopi Talang Serian Desa Simpang Jaya Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan. Korban diketahui bernama Restu Andrian (23), seorang petani asal Kabupaten OKU Timur, yang mengalami luka tembak dan luka tusuk serius.


Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana SH SIK MIK didampingi Kasihumas AKP Amir Hamzah Sos MM dan Kasatreskrim AKP Aston Sinaga SH menjelaskan bahwa kejadian bermula dari ajakan pelaku kepada korban untuk pergi ke rumah orang tua pelaku di Desa Air Alun Kecamatan Kisam Tinggi, dengan alasan mengambil uang guna membayar utang sebesar Rp 10,9 juta.


Dalam perjalanan, pelaku dan korban sempat singgah di rumah kerabat pelaku untuk menukar sepeda motor. Keduanya kemudian bermalam di pondok kebun orang tua pelaku. Keesokan harinya, pelaku mengajak korban melanjutkan perjalanan menuju rumah kakaknya dengan membawa senapan angin yang dipinjam dari tetangga, ujar Kapolres.


Lebih lanjut Kapolres menuturkan, Saat melintasi jalan kebun dengan kondisi rusak, pelaku dan korban terlibat cekcok mulut. Di tanjakan yang sepi, pelaku turun dari sepeda motor dan menembak korban menggunakan senapan angin. "Satu tembakan mengenai punggung korban, disusul tiga tembakan lainnya yang mengenai bagian leher dan tubuh korban," tukasnya.


Kemudian, korban sempat memohon ampun dan meminta dibawa berobat. Namun, pelaku kembali melakukan kekerasan dengan menusuk korban menggunakan pisau ke bagian pinggang kiri sambil mengancam agar peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke polisi. Pelaku kemudian membawa korban ke Puskesmas Muaradua Kisam. Sebelum tiba, pelaku sempat singgah untuk menitipkan senapan angin yang digunakan. "Setelah korban mendapat penanganan medis awal, pelaku meninggalkan korban dan membawa kabur barang-barang milik korban, termasuk dua unit telepon genggam, uang tunai Rp1 juta, sepeda motor, helm, serta kunci kendaraan," jelasnya.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tembak di leher, lengan kanan, dan punggung, serta luka tusuk di pinggang kiri. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.

* Total kerugian materiil korban diperkirakan mencapai Rp25 juta.

Setelah menerima laporan polisi, tim gabungan Satreskrim dan Satintelkam Polres OKU Selatan melakukan penyelidikan hingga ke luar daerah. Pelaku diketahui melarikan diri ke wilayah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.


Dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Aston L Sinaga SH MH, tim berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan pada Minggu 4 Januari 2026 sekitar pukul 23.30 WIB, saat pelaku berada di teras Masjid Al-Taqwa, Kelurahan Sukoharjo 3 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.


Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Selain itu Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata Tajam yang di gunakan pelaku untuk menusuk pinggang korban sebelah kiri, dua unit telepon genggam milik korban, satu unit sepeda motor Honda Beat Street, tas gendong, serta kotak bekas peluru senapan angin.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 459 juncto Pasal 17 KUHP dan/atau Pasal 479 ayat (2) huruf c KUHP tentang percobaan pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat. Saat ini, tersangka ditahan di Mapolres OKU Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.


Dalam press release tersebut, Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana SH SIK MIK mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan serta segera melaporkan setiap tindak pidana kepada pihak kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata dan tidak menyelesaikan masalah dengan cara kekerasan. Apabila terjadi persoalan hukum, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani sesuai ketentuan," ujar Kapolres.


"Penyidikan kasus ini masih berlanjut. Penyidik saat ini melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya," katanya. (Fr86)

Share:

Relawan SPPG Kembali Cuci Omprengan Jelang Distribusi, Pastikan Bersih dan Steril

  



* Meski Disimpan Saat Libur Sekolah Kondisi Bersih

Prabumulih, Portalsriwijaya.com - Untuk memastikan Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribuskian ke para siswa bersih dan steril, seluruh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bambu Kuning Kelurahan Gunung Ibul membersihkan seluruh seluruh sarana prasarana.


Pantauan Tribun Sumsel pada Rabu (7/1/2026), seluruh relawan SPPG Bambu Kuning sejak Selasa (6/1/2026) melakukan pembersihan sarana prasarana yang akan dipakai untuk operasional serta distribusi makan bergizi gratis ke para pelajar.

Meski selama libur sekolah seluruh sarana prasarana telah dibersihkan sebelum disimpan, namun kembali dilakukan pembersihan dan sterilisasi agar membuahkan hasil maksimal.


Tidak hanya melakukan pembersihan sarana prasarana yang ada, SPPG Bambu Kuning Gunung Ibul juga membersihkan alat-alat baru khususnya omprengan. Hal itu disebabkan, jika sebelumnya SPPG Bambu Kuning hanya melayani 1060 pelajar, pada tahun 2026 ini bertambah menjadi 1678 pelajar. "Kita melakukan pembersihan sarana prasarana untuk memastikan semua bersih dan higienis," ungkap Pengelola SPPG Bambu Kuning, Nyayu Fauziah ketika dibincangi, Rabu (7/1/2026).

Wanita berhijab yang akrab disapa Zhia ini menuturkan makan bergizi gratis mulai di distribusikan ke sekolah-sekolah oleh seluruh SPPG di Prabumulih dimulai pada Kamis (8/1/2026) dan sebelum pendistribusian dilakukan persiapan dan pembersihan. "Tentu kita sudah melakukan pembersihan, persiapan sehingga ketika mendistribusikan tidak menemui kendala," katanya.


Terpisah, Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) kota Prabumulih, Serka D Pardosi membenarkan mulai Kamis (8/1/2026) seluruh SPPG di Prabumulih mulai mendistribusikan MBG kepada pelajar. "Seluruh SPPG sudah melakukan persiapan sejak beberapa hari terakhir, malam ini mereka masak dan Kamis distribusi ke pelajar dimulai," ujarnya.


Pardosi menuturkan saat ini ada sebanyak 11 SPPG di kota Prabumulih yang telah mendistribusikan makan bergizi gratis kepada belasan ribu pelajar mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat. "Ada beberapa SPPG lagi yang tahap pembangunan dan tahap finishing, kemungkinan bertambah terus," tuturnya.(05)

Share:

Kementerian ATR/BPN Tetap Buka Layani Masyarakat Selama Libur Nataru

 


Jakarta, Merdekasumsel.com — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tetap membuka layanan pertanahan bagi masyarakat selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 



Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sudah dituangkan melalui Surat Edaran Pelayanan Pertanahan. Menurutnya, momen libur panjang sering dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung dan membicarakan berbagai hal, termasuk aset keluarga.


“Ketika masyarakat pulang kampung, biasanya membicarakan aset, pembagian waris, status sertipikat, atau tanah yang belum terdaftar. Karena itu, hari libur Nataru ini kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan layanan pertanahan,” ujar Dalu Agung Darmawan saat ditemui di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (23/12/2025).


Sekjen ATR/BPN menyampaikan, setidaknya ada tiga jenis layanan yang tetap diberikan Kantor Pertanahan selama libur Nataru. Pertama, pemberian informasi terkait pengurusan administrasi pertanahan. Kedua, penerimaan pendaftaran layanan dalam rangka pemeliharaan data. 



Ketiga, penyerahan produk layanan berupa sertipikat yang telah selesai diproses. Pelayanan akan bisa diakses masyarakat pada 25-26 Desember 2025 serta 1 Januari 2026, dengan jam layanan mulai pukul 09.00 hingga 12.00 waktu setempat.


“Kantor Pertanahan menyusun jadwal agar tiga hal tersebut tetap bisa berjalan di hari libur. Ini juga pernah kita lakukan pada libur Hari Raya sebelumnya dan terbukti memberi ruang bagi masyarakat,” jelas Dalu Agung Darmawan.


Selain itu, masa libur Nataru juga dinilai tepat untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengelola aset tanah, terutama bagi pemilik yang tinggal di luar lokasi tanah tersebut. Sekjen ATR/BPN menekankan pentingnya menjaga batas tanah, memanfaatkannya secara bijak, atau menitipkannya kepada pihak yang dipercaya agar tidak disalahgunakan.


Dalam kesempatan ini, ia juga menjelaskan bahwa layanan di hari libur Nataru turut dimanfaatkan untuk pemutakhiran dan digitalisasi data pertanahan. “Sekarang layanan sudah berbasis elektronik, jadi alih media dan pemutakhiran data juga bisa dilakukan,” kata Dalu Agung Darmawan.


Terkait cakupan layanan, ia menegaskan bahwa seluruh Kantor Pertanahan di Indonesia tetap buka selama libur Nataru, tidak hanya Kantor Pertanahan di kota/kabupaten besar. Pengawasan pelaksanaan layanan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi, yang menghimpun laporan dari seluruh Kantor Pertanahan untuk memastikan layanan berjalan dengan baik.


“Seperti saat libur Idulfitri kemarin, Kepala Kantor Wilayah memastikan pelaksanaan layanan tetap berjalan. Apalagi masih ada pekerjaan dan tunggakan yang harus diselesaikan menjelang akhir tahun,” imbuh Dalu Agung Darmawan.



Ia pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang telah disediakan Kementerian ATR/BPN. “Kalau membutuhkan informasi, pendaftaran, atau ingin mengambil produk layanan yang belum sempat di hari kerja, silakan datang ke Kantor Pertanahan. Intinya, ATR/BPN ingin lebih dekat dan menyediakan waktu bagi masyarakat,” pungkas Dalu Agung Darmawan. (Ril/FAP)





Sumber : Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional. (BPN Prabumulih)


Share:

Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97: Penghargaan Bangsa terhadap Perjuangan Perempuan

 


Jakarta, Merdekasumsel.com — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke 97 di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (22/12/2025). 



Selaku inspektur upacara, Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Embun Sari, membacakan Pidato Amanat Pembina Upacara Hari Ibu 2025 dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). 


“Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan wujud penghargaan bangsa Indonesia terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan dalam merebut serta mengisi kemerdekaan,” tutur Embun Sari. 


Tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045” yang dipilih untuk tahun ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi menjadi motor utama perubahan. “Perempuan Indonesia bekerja dalam berbagai keterbatasan, namun tetap menjadi pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaku usaha, dan penjaga keberlanjutan kehidupan,” ujarnya. 


Embun Sari yang mengenakan kebaya sebagai identitas perjuangan perempuan Indonesia, menekankan bahwa Hari Ibu bukan sekadar perayaan, namun jadi pengingat pentingnya tindak lanjut peran ibu dalam langkah nyata melalui kolaborasi lintas sektor, dukungan publik, serta komitmen berkelanjutan, untuk memastikan perempuan Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan. 


“Saya mengajak kita semua, pemerintah, dunia usaha, masyarakat sipil, organisasi perempuan, dunia pendidikan, media, dan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” terang Dirjen Penataan Agraria. 


Dalam upacara ini, bukan hanya Embun Sari yang mengenakan kebaya, para petugas dan peserta upacara perempuan juga seluruhnya mengenakan kebaya. Dalam peringatan Hari Ibu tahun 2025 ini juga dibacakan Sejarah Peringatan Hari Ibu di Indonesia, yang berakar dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928 di Yogyakarta. Dalam upacara ini juga dilantunkan Hymne Hari Ibu dan Mars Hari Ibu. 


Petugas Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 merupakan gabungan dari perwakilan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Agraria; Ditjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan; serta Ditjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan. Upacara diikuti oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, beserta jajaran Kementerian ATR/BPN. (Ril/FAP)





Sumber : Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional. (BPN Prabumulih)


Share: