Bupati Muba Dodi Reza Salurkan Modal Usaha ke 11 Ribuan BPUM dan Bangun Kios Gratis



Muba, Merdekasumsel.com - Sebagai upaya mendukung pemerintah pusat dalam pemulihan ekonomi ditengah masa Pandemi COVID-19 Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyerahkan bantuan produktif usaha mikro hingga sarana dan prasarana bagi pelaku usaha.


Bantuan berupa uang modal usaha dari presiden kepada 11.869 BPUM dan 40 unit bangunan kios yang dibangun di Kecamatan Sekayu, Lawang Wetan, Lais, Babat Toman, dan Kecamatan Sungai Lilin dari Bupati Muba ini diserahkan secara simbolis di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (6/5/2021).


Program nyata dan konkrit Bupati Muba dalam pemberdayaan UMKM khususnya ditengah pandemi COVID-19 pun telah mendapat sorotan positif dari berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun lalu memberikan penghargaan Internasional Council For Small Business (ICSB) Indonesia City Award 2020, dengan kategori Nakamukti atas keberhasilannya mendorong keberlangsungan UKM di daerah, terutama di masa pandemi.


Dimana, untuk penghargaan kategori Nakamukti tersebut hanya diperoleh 22 kabupaten saja di Indonesia, dan di Sumsel, Kabupaten Muba menjadi satu-satunya.


"Pada saat pandemi tahun lalu saya putar otak memikirkan bagaimana masyarakat dikurangi beban hidup, dengan memberikan bukan hanya bantuan dari pemerintah pusat melainkan juga dari kabupaten seeprti bantuan langsung tunai dan bantuan lainnya," ujar Bupati dalam sambutannya.


Ia juga bersyukur tahun ini Kabupaten Muba kembali mendapatkan Rp 1.200.000 per usaha mikro kecil dan menengah sekaligus mendapatkan untuk 200 modal usaha pemula dari Kementerian Koperasi UKM yang diberikan kepada hanya sebagian Kabupaten yang dinilai sebagai kabupaten yang peduli dengan usaha mikro kecil menengah.


"Oleh karena itu penghargaan yang kita dapatkan sebagai Kabupaten pionir satu-satunya di Sumatera Selatan penghargaan dari menteri Koperasi dan UKM Bapak Teten Masduki kita mendapatkan langsung insentif, insentif daerah dan modal usaha di luar dari BPUM dan juga dari batuan Bupati Musi Banyuasin berupa sarana prasarana maupun jaring pengaman sosial," tuturnya.


Bupati Dodi berharap bantuan-bantuan ini dapat pergunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat pelaku usaha UMKM.


"Saya sangat peduli dengan UMKM karena ini bersentuhan langsung ke masyarakat, selamat kepada penerima. Bantuan ini untuk mengiringi bapak ibu supaya bisa terus survive di masa Pandemi COVID-19," ucapnya.


Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba Ir Zulfakar melaporkan, untuk tahun 2020 bantuan sebesar 2,4 juta rupiah BPUM sudah disalurkan sebanyak 10.857 UKM dengan total jumlah 26.056.800.000 yang disalurkan melalui Bank BNI sebanyak 6.976 usaha mikro dengan total Rp 16.742.400.000 dan BRI sebanyak 3.881 total Rp.9.314.400.000.


"Sedangkan untuk tahun 2021, sebesar 1,2 juta rupiah sesuai data yang kami peroleh BPUM yang sudah disetujui dari Kementerian Koperasi UKM sampai bulan April 2021 sebanyak 11.869 BPUM dengan total anggaran 14.242.800.000 yang saat ini tengah proses pencarian atau pengambilan oleh masyarakat di Bank BRI 1.122 BPUM sudah mencapai 67, 65% dan BNI 10.747 BPUM progres pengambilan 63,74%," paparnya.


Lanjutnya, Dinas Koperasi dan UKM Muba sedang mengusulkan susulan tahap sekarang sebanyak 4.945 BPUM pelaku UKM dari PKK, IWAPI, HIPMI, Akomindo, dan masyarakat UKM. "Target BPUM 2021 sebanyak 15.000 sampai dengan 17.500 UMKM," pungkasnya.


Salah satu penerima bantuan asal Desa Epik Aisyah mengucapkan sangat berterimakasih kepada Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin atas bantuan modal usaha dan kios usaha gratis.


"Dengan adanya bantuan dari bapak Bupati sangat bermanfaat bagi kami menjalankan usaha terutama di masa pandemi COVID-19 ini," ujarnya.


Kegiatan ini turut dihadiri Kajari Muba Marcos Marudut Mangapul Simare Mare Sah MHum, Kasdim 04010 Muba Mayor Info M Daud, Kasat Binmas Polres Muba AKP Nofrizal Dwiyanto SH, Asisten Bidang Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, para camat, pimpinan perbankan, dan Ketua Organisasi Kadin, Iwapi, HIPMI, serta masyarakat penerima BPUM dan bangunan kios.(Sri)

Share:

0 komentar:

Posting Komentar