Ridho Yahya Bersama Istri Beserta Jajaran Sholat Ied di Lapangan Tennis Dupra Kelurahan Prabumulih

 


Prabumulih, Merdekasumsel.com — Gema takbir berkumandang setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan yang juga menandai hari kemenangan telah tiba.


Menyambut hari suci ummat islam itu, tentu dengan menunaikan sholat Ied berjamaah di Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 Hijriyah, Sabtu 22 April 2023.


Wali Kota (Wako) Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM bersama keluarga melakukan sholat ied di Lapangan Tennis Dupra Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat sembari bersilaturahmi bersama masyarakat Bumi Seinggok Sepemuyian ini.


Dalam sambutannya, Ridho Yahya menyampaikan bahwa hari Raya Idul Fitri merupakan hari dimana kita semua menjadi fitrah, semua dosa dihapuskan, dan dimana merupakan kesempatan bagi setiap keluarga untuk berkumpul kembali.


"Hari ini bukan hanya sekedar Idul Fitri buat saya dan keluarga. Karena, ini terakhir bagi saya sebagai Wako Prabumulih dipenghujung masa jabatan, mari kita saling memaafkan," kata Ridho Yahya.


Pada kesempatan itu pula, suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Prabumulih. Apalagi Idul Fitri tahun ini merupakan terakhir sebelum masa jabatannya berakhir. 


"Bila ada masyarakat yang belum puas, masa kepemimpinan saya sebagai Walikota. Saya meminta maaf," ucapnya.


Sementara itu, Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH yang mengikuti sholat ied di lapangan bola Muara Dua menghaturkan maaf secara langsung kepada para jamaah shalat ied di lapangan sepak bola muara dua.


"Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah saya memohon maaf lahir dan batin karena semua tahu, dalam 10 tahun masa jabatan bersama bapak walikota tentunya masih ada kekurangan ataupun kelalaian lainnya," jelasnya.


Tak hanya itu, mengingat bahwa massa jabatannya yang sudah berada di pengujung maka dari itu dirinya mengingatkan agar pada tahun politik kekeluargaan dan silaturahmi masyarakat Kota Prabumulih tak ada putusnya.


"Kita tahu bahwa tahun depan adalah tahun politik, maka dari itu walaupun menghadapi tahun tersebut kita jangan sampai putus tali persaudaraan, jangan sampai putus kekeluargaan, politik tetap jalan," ungkapnya. (Ril)


Share:

0 komentar:

Posting Komentar