Bekerjasama Dengan Telkomsel, Diskominfo Sosialisasikan Pemasangan Jaringan Internet Ke Desa dan Kelurahan



PRABUMULIH, MERDEKASUMSEL.COM -- Dalam memenuhi penyediaan internet desa tampaknya terus dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Prabumulih dalam mensosialisasikan pemasangan jaringan internet ke desa dan kelurahan yang wilayahnya belum memiliki jaringan internet. 


Dalam kesempatan tersebut, Diskominfo Prabumulih mengadakan rapat bersama seluruh Kepala Desa (Kades) serta Camat se- kota Prabumulih dalam hal bekerjasama dengan Perusahaan telekomunikasi nasional Telkomsel yang dilaksanakan di gedung rapat Pemkot Prabumulih, senin (12/10/2020). 


Dengan menggandeng Telkomsel Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Prabumulih Drs. Mulyadi Musa, Msi mengatakan agar pihak Kelurahan dan Desa yang belum memiliki jaringan internet atau tower BTS (Base Transceiver Stasiun) dan jaringan Fiber Optic (FO). 


"Ya kita harapkan pihak Telkomsel segera memasang jaringan internet apalagi ditengah Pandemi Covid-19 banyak siswa yang menggunakan jaringan internet untuk belajar Daring, " katanya. 


Mulyadi menuturkan, program tersebut harus mendapat dukungan dari Pihak Kelurahan dan Desa yang belum memiliki jaringan internet dengan menyiapkan kebutuhan dilapangan dan kesiapan lainnya yang diketahui kebutuhan disetiap daerah pastinya berbeda. 


"Kebutuhan setiap wilayah sangat berbeda contohnya jika wilayahnya sudah memiliki jaringan yang kuat maka cocoknya dipasang Cable Fiber Optic (Internet Kabel telepon) sedangkan untuk wilayah yang jauh maka solusinya jaringan satelit (Tower BTS)," ujarnya. 


Sementara, Manager AF Goverment Servis Telkom wilayah Sumatera Selatan Wessi Prawinnetou mengatakan saat ini diwilayah Prabumulih masih banyak yang belum tercover memiliki jaringan internet. 


"Ya saat ini masih banyak diwilayah Prabumulih yang belum tercover Internet untuk itu kita sosialisasikan untuk wilayahnya jauh maka kita bisa pasang jaringan satelit Mango Sky" jelasnya. 


Untuk pemasangan jatingan tersebut pihak telkomsel masih menunggu kesiapan dari pihak desa /kelurahan yang bersedia memasang jaringan internet. "Untuk pemasangan jaringan kita menunggu kesiapan pihak desanya karena anggaran tersebut menggunakan Dana Desa" lanjut Wesi.


Diketahui untuk pemasangan jaringan Cable fiber Optic pihak Telkom meminta warga desa / Kelurahan mengajukan pemasangan terlebih dahulu karena anggaran pemasangan tersebut sedikitnya menghabiskan Rp.400 juta sedangkan untuk Pemasangan Jaringan Internet berbasis Satelit (Tower BTS) pihaknya juga meminta kesiapan warga tesebut seperti penyediaan lahan dan sebelumnya akan dilakukan survey lokasi dan pemetaan pemasangan tower. (FAP) 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar